Sabtu, 06 Jun 2026 18:30 WIB

Tidak Ada Kenaikan Air Laut, BMKG Cabut Peringatan Tsunami di NTT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Des 2021 13:56 WIB
Konfrensi pers BMKG
Konfrensi pers BMKG

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pasca gempa NTT dengan kekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Selasa, (14/12/2021).

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan, bahwa saat ini dua jam setelah kejadian gempa bumi pukul 11.20 WITA, tidak ada kenaikan muka air laut.

Baca Juga: Fenomena Baru Muncul di Indonesia, Begini Imbauan Penting dari BMKG

"Peringatan tsunami dinyatakan telah berakhir. Jadi saya ulangi, peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," kata Dwikorita saat konferensi pers daring.

Ia menjelaskan, bahwa wilayah Muamere NTT dampak gempa tersebut tidak ada kerusakan. Namun, hanya kenaikan permukaan air laut ke wilayah darat secara perlahan.

Selain itu, ia menegaskan, gempa bumi ini tidak ada kaitannya dengam aktivitas gunung api seperti Semeru ataupun Merapi.

"Untuk aktivitas gunung api lebih ke ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). BMKG tidak ada kaitannya gunung api,"tegasnya.

Sementara itu, Dwikorita meminta Gubernur NTT meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat.

"Masyarakat sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," ujar dia.

Baca Juga: Gempa Susulan di Sulawesi Utara Capai 180 Kali

Lebih lanjut ia mengingatkan, meski sudah tenang. Tetapi masih mungkin terjadi gemoa susulan. Ia menghimbau kepada masyarakat jika merasakan ayunan lagi mohon ketempat yang tinggi.

"Tapi seandianya terlalu kuat. Merasakan ayunan lagi mohon menuju ketempat yang tinggi. jangan menunggu sirine," terangnya.

Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami berdasarkan pemodelan di beberapa wilayah NTT, yaitu Flores Timur, bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.

Status peringatan adalah 'Waspada’ yang merujuk pada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang berada pada status tersebut.

Baca Juga: Gempa Dahsyat Magnitudo 7,6 Guncang Sulawesi Utara

BMKG menginformasikan estimasi tiba tsunami dengan waktu berbeda pada wilayah-wilayah tersebut. (Ade/SL1)

 

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.