Minggu, 01 Nov 2026 02:47 WIB

Tidak Ada Kenaikan Air Laut, BMKG Cabut Peringatan Tsunami di NTT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Des 2021 13:56 WIB
Konfrensi pers BMKG
Konfrensi pers BMKG

Surabaya (selalu.id) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pasca gempa NTT dengan kekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Selasa, (14/12/2021).

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan, bahwa saat ini dua jam setelah kejadian gempa bumi pukul 11.20 WITA, tidak ada kenaikan muka air laut.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

"Peringatan tsunami dinyatakan telah berakhir. Jadi saya ulangi, peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," kata Dwikorita saat konferensi pers daring.

Ia menjelaskan, bahwa wilayah Muamere NTT dampak gempa tersebut tidak ada kerusakan. Namun, hanya kenaikan permukaan air laut ke wilayah darat secara perlahan.

Selain itu, ia menegaskan, gempa bumi ini tidak ada kaitannya dengam aktivitas gunung api seperti Semeru ataupun Merapi.

"Untuk aktivitas gunung api lebih ke ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). BMKG tidak ada kaitannya gunung api,"tegasnya.

Sementara itu, Dwikorita meminta Gubernur NTT meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat.

"Masyarakat sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," ujar dia.

Baca Juga: Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Lebih lanjut ia mengingatkan, meski sudah tenang. Tetapi masih mungkin terjadi gemoa susulan. Ia menghimbau kepada masyarakat jika merasakan ayunan lagi mohon ketempat yang tinggi.

"Tapi seandianya terlalu kuat. Merasakan ayunan lagi mohon menuju ketempat yang tinggi. jangan menunggu sirine," terangnya.

Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami berdasarkan pemodelan di beberapa wilayah NTT, yaitu Flores Timur, bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.

Status peringatan adalah 'Waspada’ yang merujuk pada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang berada pada status tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Gempa Patahan Aktif, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Seismograf

BMKG menginformasikan estimasi tiba tsunami dengan waktu berbeda pada wilayah-wilayah tersebut. (Ade/SL1)

 

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.