Kamis, 03 Sep 2026 15:00 WIB

Ini Alasan Golkar Surabaya Usulkan Usung Eri Cahyadi di Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Jan 2024 19:20 WIB
Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni
Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni

selalu.id - Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni menyatakan alasan pihaknya mengusulkan nama Eri Cahyadi untuk maju kembali periode kedua Pilwali pada November 2024 nanti. Ia menilai Wali Kota Surabaya sesuai dengan gaya kepimpinan Golkar.

Pengusulan tersebut pun sudah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui DPD Golkar Jawa Timur. Meski Eri Cahyadi merupakan Kader PDI-Perjuangan, Toni sapaan akrabnya mengatakan pihak Golkar se-kecamatan Surabaya sangat kagum dengan orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Melihat kepimpinam Eri Cahyadi selama sejak 2020 hingga saat ini, kata Toni, beliau sesuai menjalankan roda Pemerintahan Kota Surabaya itu sesuai doktrin karya kekaryaan Partai Golkar.

“Jadi gaya kepimpinan teknokratis itulah yang kemudian membuat sejumlah ketua pimpinan kecamatan ini guyonan bahwa Golkar banget mas Eri,” kata Toni, saat dihubungi selalu.id, Jumat (12/1/2024).

Tak hanya itu, Toni mengungkapkan bahwa dalam catatan Golkar melihat kepimpinan Wali Kota Eri Cahyadi selama ini. Ia menilai telah berhasil memimpin Surabaya dalam menghilangkan interkon main pembangunan antar wilayah Surabaya.

“Contohnya hari ini tidak ada interkon main antar bangunan di Surabaya pusat, selatan, dan timur semuanya rata,” jelasnya.

Kemudian keberhasilan Eri Cahyadi soal penanganan stunting. Ia juga menilai orang nomor satu di Surabaya mengupayakan dengan tidak dipasrahkan hanya di Dinas Kesehatan (Dinkes) saja.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

“Tetapi mas Eri membuat pulprin penanganan sejak komprehensif dari hulu ke hilir melibatkan sinergi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” tuturnya.

“Seperti dari hulu Dispendukcapil terlibat sejak awal dalam proses warga Surabaya mau menikah. itu kemudian mendata dan lain lain sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut Toni menyampaikan, selama pimpinan Eri Cahyadi indeks pembangunan Surabaya juga mengalami kenaikan dibandingkan dengan Wali Kota Surabaya sebelumnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Tentu keberhasilan ini harus diapresiasi makanya Golkar tidak ada nama lain kecuali Eri. Namun kami memahami Eri ini kader PDIP,” terangnya.

Ia menambahkan, nantinya Golkar Surabaya rencananya akan melakukan sowan ke PDI-Perjuangan Surabaya setelah pemilu Pileg dan Pilpres.

“Tentu selepas Pileg dan Pilpres ini kami akan kulon nuwun terhadap PDIP sebagai partai yang melahirkan membesarkan Eri. Kita akan komunikasi melakukan bukan penjajakan apakah memungkinkan koalisi mengusung mas Eri terlaksana atau tidak,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.