Minggu, 27 Sep 2026 11:12 WIB

Potensi Peralihan Suara Jika Pilpres 2024 Dua Putaran, Begini Kata Pengamat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jan 2024 19:59 WIB
Pilpres 2024
Pilpres 2024

selalu.id - Mendekati Pilpres 2024, persaingan politik yang terjadi dengan skema tiga pasangan calon pun semakin ketat. Untuk itu, pengamat politik menilai bahwa pendukung masing-masing calon bisa jadi masih akan menjaga fanatismenya meski terjadi dua putaran pemilu.

Oleh karenanya isu jika pemilih dari paslon-paslon akan beralih mendukung paslon yang menang di putaran pertama pemilu pun bisa jadi tidak terwujud. Hal tersebut pun menjadi sorotan tersendiri bagi pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura UTM) Surokim Abdussalam Surokim.

Baca Juga: Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

“Jika pilpres berlangsung dua putaran tentu tidak otomatis dan juga belum tentu yang kalah akan mengeroyok yang menang,” kata Pengamat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam Surokim, saat dihubungi selalu.id (9/1/2024).

Ia menilai setiap paslon Pilpres 2024 mempunyai voters yang beragam. Sehingga, jika putaran satu nantinya yang kalah akan mendukung salah satu paslon putaran kedua, ia menilai hal itu akan dinamis.

“Voters kita beragam ada logika elit dan logika voters bawah yang tidak selalu linier. Ya memang ada yang strike mengikuti tetapi juga ada yang split tidak mengikuti. Jadi masih selalu dinamis,” ujarnya.

Baca Juga: Plt PDIP Surabaya Tak Mampu Redam Konflik Internal, Ini Saran Pengamat

Tak hanya itu, Surokim menilai nantinya para pemilih yang sudah mendukung kedua paslon Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin, tidak menutup kemungkinan memilih untuk golong putih (Golput) untuk menjaga fanatismenya.

“Bisa jadi yang gak sreg akan juga bisa golput khususnya pemilih-pemilih fanatik dan ideologis,” ungkapnya.

Baca Juga: Rombongan Paslon Bupati Sampang Diserang, 1 Orang Tewas, Polda Jatim Buru Pelaku

Meski begitu, dukungan menyatu ini bisa terjadi apabila ada instruksi dari politik elit yang mendukung kedua Paslon. Ia menilai hal itu belum tentu efektif.

“Bisa dilakukan intsruksi, elit tetapi itu juga belum tentu efektif untuk konteks pemilih saat ini yang lebih independen,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia

Kedekatan imam dengan masyarakat menjadikan pemimpin keagamaan memiliki posisi strategis untuk membangun dialog.

Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang

Ia juga mengingatkan BPD bukan lawan, melainkan mitra kerja kades.

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.

Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Penyidik telah memeriksa sekitar 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.