Kamis, 23 Jul 2026 12:03 WIB

Potensi Peralihan Suara Jika Pilpres 2024 Dua Putaran, Begini Kata Pengamat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jan 2024 19:59 WIB
Pilpres 2024
Pilpres 2024

selalu.id - Mendekati Pilpres 2024, persaingan politik yang terjadi dengan skema tiga pasangan calon pun semakin ketat. Untuk itu, pengamat politik menilai bahwa pendukung masing-masing calon bisa jadi masih akan menjaga fanatismenya meski terjadi dua putaran pemilu.

Oleh karenanya isu jika pemilih dari paslon-paslon akan beralih mendukung paslon yang menang di putaran pertama pemilu pun bisa jadi tidak terwujud. Hal tersebut pun menjadi sorotan tersendiri bagi pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura UTM) Surokim Abdussalam Surokim.

Baca Juga: Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

“Jika pilpres berlangsung dua putaran tentu tidak otomatis dan juga belum tentu yang kalah akan mengeroyok yang menang,” kata Pengamat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam Surokim, saat dihubungi selalu.id (9/1/2024).

Ia menilai setiap paslon Pilpres 2024 mempunyai voters yang beragam. Sehingga, jika putaran satu nantinya yang kalah akan mendukung salah satu paslon putaran kedua, ia menilai hal itu akan dinamis.

“Voters kita beragam ada logika elit dan logika voters bawah yang tidak selalu linier. Ya memang ada yang strike mengikuti tetapi juga ada yang split tidak mengikuti. Jadi masih selalu dinamis,” ujarnya.

Baca Juga: Plt PDIP Surabaya Tak Mampu Redam Konflik Internal, Ini Saran Pengamat

Tak hanya itu, Surokim menilai nantinya para pemilih yang sudah mendukung kedua paslon Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin, tidak menutup kemungkinan memilih untuk golong putih (Golput) untuk menjaga fanatismenya.

“Bisa jadi yang gak sreg akan juga bisa golput khususnya pemilih-pemilih fanatik dan ideologis,” ungkapnya.

Baca Juga: Rombongan Paslon Bupati Sampang Diserang, 1 Orang Tewas, Polda Jatim Buru Pelaku

Meski begitu, dukungan menyatu ini bisa terjadi apabila ada instruksi dari politik elit yang mendukung kedua Paslon. Ia menilai hal itu belum tentu efektif.

“Bisa dilakukan intsruksi, elit tetapi itu juga belum tentu efektif untuk konteks pemilih saat ini yang lebih independen,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.