Selasa, 20 Okt 2026 11:28 WIB

Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 16:44 WIB

selalu.id – Kunjungan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke Kota Malang bersama mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memicu sorotan publik. Kegiatan di luar wilayah tugasnya itu dinilai menimbulkan pertanyaan soal izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

 

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni menilai Armuji seharusnya berhati-hati dalam menentukan agenda di luar kota, terutama bila dilakukan saat jam kerja.

 

“Sebagai salah satu pimpinan tertinggi di Kota Surabaya, seharusnya Pak Armuji cukup mawas diri. Apakah itu bertentangan atau tidak dengan aturan jam kerja, tentu perlu ditelaah,” kata Ken Bimo kepada selalu.id, Sabtu (11/10/2025).

 

Menurutnya, dalam tata kelola pemerintahan, setiap pejabat daerah wajib mematuhi prosedur izin jika melakukan kegiatan di luar wilayah, terutama yang tidak berkaitan dengan tugas resmi.

 

“Mungkin bisa dikonfirmasi ke Pak Wali (Eri Cahyadi) apakah kunjungan itu sudah seizin pihak Pemkot atau belum. Karena, bagaimanapun, secara tupoksi, Pak Armuji fokusnya adalah Surabaya,” tegasnya.

 

Ken Bimo menambahkan, kunjungan Armuji dan Dedi Mulyadi tersebut tidak hanya menimbulkan tanda tanya soal izin, tetapi juga memiliki dimensi politik simbolik. Ia menilai kehadiran dua tokoh dari luar daerah itu justru menyindir Wali Kota Malang.

 

“Kalau kita lihat secara lebih luas, yang tersindir bukan Pak Armuji, tapi Wali Kota Malang. Karena ada dua tokoh luar daerah yang datang dan menunjukkan kepedulian terhadap warga Malang,” jelasnya.

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

 

Ia juga menilai kehadiran keduanya dapat dibaca sebagai strategi komunikasi politik untuk membangun kedekatan dengan publik melalui media sosial.

 

“Keduanya figur publik yang aktif di media sosial dan punya kanal Youtube. Jadi secara marketing politik, langkah ini cukup bagus, meski tetap harus sesuai etika jabatan,” ujarnya.

 

Meski begitu, Ken Bimo mengingatkan agar Armuji tetap memastikan kegiatan di luar wilayah tidak mengganggu tanggung jawabnya terhadap warga Surabaya.

 

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

“Kalau dilakukan di jam kerja, tentu publik wajar mempertanyakan. Tapi kalau itu murni silaturahmi pribadi dan tidak melanggar aturan Pemkot, ya sah-sah saja,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Dedi Mulyadi bersama Armuji diketahui berkunjung ke rumah Kiai Muhammad Imam Muslimin (Yai Mim) di Perumahan Joyogrand, Kota Malang, Senin (6/10/2025). Dalam kunjungan itu, keduanya tampak akrab berbincang dengan tuan rumah dan warga sekitar, bahkan sempat bermain wayang di rumah Yai Mim.

 

“Pak Yai kemarin datang ke rumah dinas saya di Bandung. Terus Mbak Sahara datang ke rumah pribadi saya di Subang. Jadi dua-duanya ke saya. Terus saya pulang kerja mampir ke sini dan sekarang saya pulang lagi,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.