Sabtu, 05 Sep 2026 01:02 WIB

Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 16:44 WIB

selalu.id – Kunjungan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke Kota Malang bersama mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memicu sorotan publik. Kegiatan di luar wilayah tugasnya itu dinilai menimbulkan pertanyaan soal izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

 

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni menilai Armuji seharusnya berhati-hati dalam menentukan agenda di luar kota, terutama bila dilakukan saat jam kerja.

 

“Sebagai salah satu pimpinan tertinggi di Kota Surabaya, seharusnya Pak Armuji cukup mawas diri. Apakah itu bertentangan atau tidak dengan aturan jam kerja, tentu perlu ditelaah,” kata Ken Bimo kepada selalu.id, Sabtu (11/10/2025).

 

Menurutnya, dalam tata kelola pemerintahan, setiap pejabat daerah wajib mematuhi prosedur izin jika melakukan kegiatan di luar wilayah, terutama yang tidak berkaitan dengan tugas resmi.

 

“Mungkin bisa dikonfirmasi ke Pak Wali (Eri Cahyadi) apakah kunjungan itu sudah seizin pihak Pemkot atau belum. Karena, bagaimanapun, secara tupoksi, Pak Armuji fokusnya adalah Surabaya,” tegasnya.

 

Ken Bimo menambahkan, kunjungan Armuji dan Dedi Mulyadi tersebut tidak hanya menimbulkan tanda tanya soal izin, tetapi juga memiliki dimensi politik simbolik. Ia menilai kehadiran dua tokoh dari luar daerah itu justru menyindir Wali Kota Malang.

 

“Kalau kita lihat secara lebih luas, yang tersindir bukan Pak Armuji, tapi Wali Kota Malang. Karena ada dua tokoh luar daerah yang datang dan menunjukkan kepedulian terhadap warga Malang,” jelasnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

 

Ia juga menilai kehadiran keduanya dapat dibaca sebagai strategi komunikasi politik untuk membangun kedekatan dengan publik melalui media sosial.

 

“Keduanya figur publik yang aktif di media sosial dan punya kanal Youtube. Jadi secara marketing politik, langkah ini cukup bagus, meski tetap harus sesuai etika jabatan,” ujarnya.

 

Meski begitu, Ken Bimo mengingatkan agar Armuji tetap memastikan kegiatan di luar wilayah tidak mengganggu tanggung jawabnya terhadap warga Surabaya.

 

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

“Kalau dilakukan di jam kerja, tentu publik wajar mempertanyakan. Tapi kalau itu murni silaturahmi pribadi dan tidak melanggar aturan Pemkot, ya sah-sah saja,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Dedi Mulyadi bersama Armuji diketahui berkunjung ke rumah Kiai Muhammad Imam Muslimin (Yai Mim) di Perumahan Joyogrand, Kota Malang, Senin (6/10/2025). Dalam kunjungan itu, keduanya tampak akrab berbincang dengan tuan rumah dan warga sekitar, bahkan sempat bermain wayang di rumah Yai Mim.

 

“Pak Yai kemarin datang ke rumah dinas saya di Bandung. Terus Mbak Sahara datang ke rumah pribadi saya di Subang. Jadi dua-duanya ke saya. Terus saya pulang kerja mampir ke sini dan sekarang saya pulang lagi,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.