Rabu, 22 Jul 2026 10:26 WIB

Plt PDIP Surabaya Tak Mampu Redam Konflik Internal, Ini Saran Pengamat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Jul 2025 11:48 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, Yordan Batara-Goa (Unesa), Ken Bimo Sultoni
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, Yordan Batara-Goa (Unesa), Ken Bimo Sultoni

selalu.id — Gonjang-ganjing internal DPC PDI Perjuangan Surabaya di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, Yordan Batara-Goa, belum juga mereda. Tiga bulan sejak ditunjuk DPP PDIP, konflik dan tarik-menarik kepentingan justru kian terasa di tubuh partai.

 

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menilai kondisi ini menunjukkan perlunya figur pemimpin yang bukan sekadar loyal, tapi juga memiliki pengaruh kuat di pusat dan di akar rumput.

 

“Masalah internal ini tak bisa diselesaikan jika Plt hanya sebagai pelaksana tugas. Butuh sosok yang punya dukungan DPP, akses ke pusat, pengaruh lokal, dan bisa meredam konflik,” ujar Bimo saat dihubungi selalu.id, Jumat (18/7/2025).

 

Bimo menyebut dua nama yang dianggap berpotensi menggantikan Yordan, yakni Fuad Bernardi dan Eri Cahyadi. Keduanya dinilai memiliki modal politik kuat di internal PDIP Surabaya.

 

“Fuad kuat karena didukung Bu Risma dan punya akses ke pusat, apalagi dia tokoh muda PDIP yang mulai mengakar. Meski pengaruh lokalnya belum sekuat Pak Eri, potensinya besar,” jelas Bimo.

 

Sedangkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menurut Bimo, memiliki pengaruh lokal yang besar. Namun, peluangnya dinilai kecil karena Eri beberapa kali menolak menjadi Ketua DPC.

 

“Pak Eri memang punya basis dukungan yang kuat, tapi kecenderungannya enggan merangkap jabatan. Jadi secara peluang lebih rendah dibanding Mas Fuad,” imbuhnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

 

Bimo menambahkan, siapa pun calon yang ditunjuk, harus memenuhi syarat bukan hanya dekat dengan Tri Rismaharini, tetapi juga mendapat restu dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

 

“PDIP Surabaya itu simbol kehormatan partai. Yang akan dipilih pasti sosok yang bisa menjaga marwah partai, bukan hanya populer,” tegasnya.

 

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, turut berpendapat. Ia menilai posisi Ketua DPC PDIP Surabaya sangat strategis karena kota ini menjadi barometer politik nasional.

Baca Juga: Kisah Menyentuh Rizky Andranata, Dari Bukan Siapa-siapa Kini Masuk PDIP

 

“Siapa pun yang ditunjuk pasti senang, walau banyak yang masih malu-malu menyatakan minat secara terbuka. Karena ini posisi strategis, DPP pasti akan selektif,” kata Surokim.

 

Surokim menilai, kedekatan dengan Megawati tetap menjadi faktor kunci. Jika Risma tidak ditunjuk kembali karena mendapat penugasan lain, maka kemungkinan besar orang kepercayaan Risma yang akan mendapat mandat.

 

“Kuncinya tetap di Bu Mega. Kalau bukan Bu Risma langsung, ya orang yang dekat dan dipercaya beliau yang akan ditunjuk DPP,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.