Selasa, 08 Sep 2026 00:10 WIB

Rombongan Paslon Bupati Sampang Diserang, 1 Orang Tewas, Polda Jatim Buru Pelaku

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto

selalu.id - Peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, langsung terjun ke Sampang, Senin (18/11/2024).

Saat di Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, mengatakan, bahwa atas kejadian itu Polda Jatim langsung melakukan koordinasi, konsolidasi terutama kepada para tim pemenangan Pasangan calon yang berkontestasi.

"Saya pastikan bahwa Polri dan stakeholder terkait dan TNI, kita khususnya Polri akan mengejar pelaku sampai dapat. Alhamdulillah tadi malam sudah kita dapatkan satu terduga tersangka inisial FS," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, saat konferensi pers di Sampang, Senin (18/11/2024) petang.

Kapolda menambahkan, saat ini kasus nya sedang dianalisa, kami kembangkan terus mudah-mudahan dari tersangka FS ini bisa berkembang kepada tersangka tersangka yang lain.

"Tim saat ini sedang bekerja di lapangan semoga segera bisa ditangkap pelaku pelaku lain sehingga bisa kita proses dan kita tegakkan hukum seadil adilnya," tegas Kapolda Jatim.

"Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim," lanjutnya.

Sementara saat ditanya soal motif, Kapolda menyebut, untuk motif sampai saat ini masih didalami, mudah mudahan tidak ada kaitan dengan berbau politik.

"Terduga pelaku yang ditangkap untuk peran masih kita dalami, semoga waktu yang tidak begitu lama semua pelaku bisa kita tangkap. Sehingga tau kontruksi hukumnya dari peristiwa kemarin," terangnya.

Dijelaskan, peristiwa ini berawal pada hari Minggu, dimana pasangan Paslon Bupati nomor urut 2, H. Slamet Junaidi itu silaturahim ke kyai di Sampang khususnya di Kecamatan Ketapang, keluar dari kediaman kyai Mualif tiba tiba rombongan Paslon nomor urut 2 dicegat oleh beberapa orang yang tidak dikenal.

"Tapi kami pastikan, bahwa yang melakukan pelanggaran, melakukan kerusuhan, keributan apalagi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang pasti hukum akan ditegakkan," ucapnya.

Saat ini satu pelaku dibawa ke Polda dan saat ini ada 4 tim yang mengejar pelaku pelaku yang lain. Atas kejadian kemarin Polda Jatim melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi. Dan khusus Kabupaten Sampang akan menjadi perhatian khusus masuk tahapan inti pilkada nanti tanggal 27 November 2024.

"Dan pada 3-4 hari sebelumnya akan mempertebal keamanan kurang lebih 5 SSK lagi, ada Brimob 2 SSK, TNI AD ada 2 SSK dan Marinir ada 1 SSK. Nantinya akan kita posisikan di lokasi lokasi yang kita nilai memiliki kerawanan tinggi," tutup Kapolda Jatim.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.