Jumat, 05 Jun 2026 06:54 WIB

Rombongan Paslon Bupati Sampang Diserang, 1 Orang Tewas, Polda Jatim Buru Pelaku

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto

selalu.id - Peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, langsung terjun ke Sampang, Senin (18/11/2024).

Saat di Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, mengatakan, bahwa atas kejadian itu Polda Jatim langsung melakukan koordinasi, konsolidasi terutama kepada para tim pemenangan Pasangan calon yang berkontestasi.

"Saya pastikan bahwa Polri dan stakeholder terkait dan TNI, kita khususnya Polri akan mengejar pelaku sampai dapat. Alhamdulillah tadi malam sudah kita dapatkan satu terduga tersangka inisial FS," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, saat konferensi pers di Sampang, Senin (18/11/2024) petang.

Kapolda menambahkan, saat ini kasus nya sedang dianalisa, kami kembangkan terus mudah-mudahan dari tersangka FS ini bisa berkembang kepada tersangka tersangka yang lain.

"Tim saat ini sedang bekerja di lapangan semoga segera bisa ditangkap pelaku pelaku lain sehingga bisa kita proses dan kita tegakkan hukum seadil adilnya," tegas Kapolda Jatim.

"Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim," lanjutnya.

Sementara saat ditanya soal motif, Kapolda menyebut, untuk motif sampai saat ini masih didalami, mudah mudahan tidak ada kaitan dengan berbau politik.

"Terduga pelaku yang ditangkap untuk peran masih kita dalami, semoga waktu yang tidak begitu lama semua pelaku bisa kita tangkap. Sehingga tau kontruksi hukumnya dari peristiwa kemarin," terangnya.

Dijelaskan, peristiwa ini berawal pada hari Minggu, dimana pasangan Paslon Bupati nomor urut 2, H. Slamet Junaidi itu silaturahim ke kyai di Sampang khususnya di Kecamatan Ketapang, keluar dari kediaman kyai Mualif tiba tiba rombongan Paslon nomor urut 2 dicegat oleh beberapa orang yang tidak dikenal.

"Tapi kami pastikan, bahwa yang melakukan pelanggaran, melakukan kerusuhan, keributan apalagi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang pasti hukum akan ditegakkan," ucapnya.

Saat ini satu pelaku dibawa ke Polda dan saat ini ada 4 tim yang mengejar pelaku pelaku yang lain. Atas kejadian kemarin Polda Jatim melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi. Dan khusus Kabupaten Sampang akan menjadi perhatian khusus masuk tahapan inti pilkada nanti tanggal 27 November 2024.

"Dan pada 3-4 hari sebelumnya akan mempertebal keamanan kurang lebih 5 SSK lagi, ada Brimob 2 SSK, TNI AD ada 2 SSK dan Marinir ada 1 SSK. Nantinya akan kita posisikan di lokasi lokasi yang kita nilai memiliki kerawanan tinggi," tutup Kapolda Jatim.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Wonokusumo, Tersangka Utama Ditangkap di Sampang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.