Kamis, 23 Jul 2026 11:52 WIB

Rombongan Paslon Bupati Sampang Diserang, 1 Orang Tewas, Polda Jatim Buru Pelaku

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto

selalu.id - Peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, langsung terjun ke Sampang, Senin (18/11/2024).

Saat di Sampang, Madura. Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, mengatakan, bahwa atas kejadian itu Polda Jatim langsung melakukan koordinasi, konsolidasi terutama kepada para tim pemenangan Pasangan calon yang berkontestasi.

"Saya pastikan bahwa Polri dan stakeholder terkait dan TNI, kita khususnya Polri akan mengejar pelaku sampai dapat. Alhamdulillah tadi malam sudah kita dapatkan satu terduga tersangka inisial FS," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, saat konferensi pers di Sampang, Senin (18/11/2024) petang.

Kapolda menambahkan, saat ini kasus nya sedang dianalisa, kami kembangkan terus mudah-mudahan dari tersangka FS ini bisa berkembang kepada tersangka tersangka yang lain.

"Tim saat ini sedang bekerja di lapangan semoga segera bisa ditangkap pelaku pelaku lain sehingga bisa kita proses dan kita tegakkan hukum seadil adilnya," tegas Kapolda Jatim.

"Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim," lanjutnya.

Sementara saat ditanya soal motif, Kapolda menyebut, untuk motif sampai saat ini masih didalami, mudah mudahan tidak ada kaitan dengan berbau politik.

"Terduga pelaku yang ditangkap untuk peran masih kita dalami, semoga waktu yang tidak begitu lama semua pelaku bisa kita tangkap. Sehingga tau kontruksi hukumnya dari peristiwa kemarin," terangnya.

Dijelaskan, peristiwa ini berawal pada hari Minggu, dimana pasangan Paslon Bupati nomor urut 2, H. Slamet Junaidi itu silaturahim ke kyai di Sampang khususnya di Kecamatan Ketapang, keluar dari kediaman kyai Mualif tiba tiba rombongan Paslon nomor urut 2 dicegat oleh beberapa orang yang tidak dikenal.

"Tapi kami pastikan, bahwa yang melakukan pelanggaran, melakukan kerusuhan, keributan apalagi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang pasti hukum akan ditegakkan," ucapnya.

Saat ini satu pelaku dibawa ke Polda dan saat ini ada 4 tim yang mengejar pelaku pelaku yang lain. Atas kejadian kemarin Polda Jatim melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi. Dan khusus Kabupaten Sampang akan menjadi perhatian khusus masuk tahapan inti pilkada nanti tanggal 27 November 2024.

"Dan pada 3-4 hari sebelumnya akan mempertebal keamanan kurang lebih 5 SSK lagi, ada Brimob 2 SSK, TNI AD ada 2 SSK dan Marinir ada 1 SSK. Nantinya akan kita posisikan di lokasi lokasi yang kita nilai memiliki kerawanan tinggi," tutup Kapolda Jatim.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.