Jumat, 05 Jun 2026 03:27 WIB

Awas! Tak Cepat Layani Adminduk, Wali Kota Eri Ancam Potong Tunjangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Jan 2024 16:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengancam bakal memotong tunjungan kinerja pejabat lingkungan Pemerintah Kota jika lambat dan tak berhasil melayani Adminitrasi Kependudukan (Adminduk) dalam satu hari.

Eri menegaskan bahwa Pemkot sudah melakukan perubahan pada sistem pelayanan perizinan maupun mengurus kependudukan agar lebih cepat yakni dengan semua pengurusan berada di masing-masing Balai RW.

Baca Juga: Di HUT Surabaya ke-733, DPRD Soroti Penumpukan Sampah hingga Layanan Adminduk

“Pelayanan KTP, Akta kematian, perubahan dan masukan akta itu sehari harus jadi. Masuk ke Balai RW, masuk ke aplikasi maka maksimal besok 24 jam harus selesai,” kata Eri, Selasa (2/1/2024).

Oleh karenanya, apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai target atau telat, Pemkot Surabaya akan memberikan sanksi.

“Ada sanksinya (kalau telat) pemotongan tunjangan kinerja. Karena (pelayanan) izin itu gak lama,” tegasnya.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Dalam rekleksi akhir tahun, Minggu lalu, Eri mengumpulkan seluruh jajaran lingkungan Pemkot Surabaya dan menyampaikan agar ada evaluasi dan beberapa yang harus segera diperbaiki di 2024.

“Salah satunya percepatan perizinan, pelayanan publik. Sekarang kan Dinas perizinan cuma satu. Tempatnya di Dinas Penanaman Modal ya. semua perizinan semua ada disana sehingga mempercepat pergerakan ekonomi kita,” jelasnya.

Kemudian soal pelayanan publik, Eri kembali menegaskan pelayanan harus cepat dalam satu hari. Sehingga, ia meminta setiapa kepala Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap haris harus mengevealuasin kinerja masing-masing.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

“Evaluasinya di sampaikan di grup kepala OPD disitu ada saya,”tegasnya.

“Begitu juga diperizinan. Harusnya kepala dinas perizinan yang harus tanya kepala bidangnya. Hari ini ada berapa perizinan. sehingga masalah itu bisa dikendalikan. Dan itu harus dilakukan setiap hari oleh kepala OPD harus tahu apa yang dikerjakan. Tidak seperti biasanya. Insyallah 2024 lebih baik dari 2023,” imbuhnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.