Sabtu, 05 Sep 2026 09:24 WIB

Awas! Tak Cepat Layani Adminduk, Wali Kota Eri Ancam Potong Tunjangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Jan 2024 16:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengancam bakal memotong tunjungan kinerja pejabat lingkungan Pemerintah Kota jika lambat dan tak berhasil melayani Adminitrasi Kependudukan (Adminduk) dalam satu hari.

Eri menegaskan bahwa Pemkot sudah melakukan perubahan pada sistem pelayanan perizinan maupun mengurus kependudukan agar lebih cepat yakni dengan semua pengurusan berada di masing-masing Balai RW.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

“Pelayanan KTP, Akta kematian, perubahan dan masukan akta itu sehari harus jadi. Masuk ke Balai RW, masuk ke aplikasi maka maksimal besok 24 jam harus selesai,” kata Eri, Selasa (2/1/2024).

Oleh karenanya, apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai target atau telat, Pemkot Surabaya akan memberikan sanksi.

“Ada sanksinya (kalau telat) pemotongan tunjangan kinerja. Karena (pelayanan) izin itu gak lama,” tegasnya.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

Dalam rekleksi akhir tahun, Minggu lalu, Eri mengumpulkan seluruh jajaran lingkungan Pemkot Surabaya dan menyampaikan agar ada evaluasi dan beberapa yang harus segera diperbaiki di 2024.

“Salah satunya percepatan perizinan, pelayanan publik. Sekarang kan Dinas perizinan cuma satu. Tempatnya di Dinas Penanaman Modal ya. semua perizinan semua ada disana sehingga mempercepat pergerakan ekonomi kita,” jelasnya.

Kemudian soal pelayanan publik, Eri kembali menegaskan pelayanan harus cepat dalam satu hari. Sehingga, ia meminta setiapa kepala Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap haris harus mengevealuasin kinerja masing-masing.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

“Evaluasinya di sampaikan di grup kepala OPD disitu ada saya,”tegasnya.

“Begitu juga diperizinan. Harusnya kepala dinas perizinan yang harus tanya kepala bidangnya. Hari ini ada berapa perizinan. sehingga masalah itu bisa dikendalikan. Dan itu harus dilakukan setiap hari oleh kepala OPD harus tahu apa yang dikerjakan. Tidak seperti biasanya. Insyallah 2024 lebih baik dari 2023,” imbuhnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.