Senin, 02 Feb 2026 18:31 WIB

Awas! Tak Cepat Layani Adminduk, Wali Kota Eri Ancam Potong Tunjangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Jan 2024 16:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengancam bakal memotong tunjungan kinerja pejabat lingkungan Pemerintah Kota jika lambat dan tak berhasil melayani Adminitrasi Kependudukan (Adminduk) dalam satu hari.

Eri menegaskan bahwa Pemkot sudah melakukan perubahan pada sistem pelayanan perizinan maupun mengurus kependudukan agar lebih cepat yakni dengan semua pengurusan berada di masing-masing Balai RW.

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

“Pelayanan KTP, Akta kematian, perubahan dan masukan akta itu sehari harus jadi. Masuk ke Balai RW, masuk ke aplikasi maka maksimal besok 24 jam harus selesai,” kata Eri, Selasa (2/1/2024).

Oleh karenanya, apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai target atau telat, Pemkot Surabaya akan memberikan sanksi.

“Ada sanksinya (kalau telat) pemotongan tunjangan kinerja. Karena (pelayanan) izin itu gak lama,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Dalam rekleksi akhir tahun, Minggu lalu, Eri mengumpulkan seluruh jajaran lingkungan Pemkot Surabaya dan menyampaikan agar ada evaluasi dan beberapa yang harus segera diperbaiki di 2024.

“Salah satunya percepatan perizinan, pelayanan publik. Sekarang kan Dinas perizinan cuma satu. Tempatnya di Dinas Penanaman Modal ya. semua perizinan semua ada disana sehingga mempercepat pergerakan ekonomi kita,” jelasnya.

Kemudian soal pelayanan publik, Eri kembali menegaskan pelayanan harus cepat dalam satu hari. Sehingga, ia meminta setiapa kepala Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap haris harus mengevealuasin kinerja masing-masing.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

“Evaluasinya di sampaikan di grup kepala OPD disitu ada saya,”tegasnya.

“Begitu juga diperizinan. Harusnya kepala dinas perizinan yang harus tanya kepala bidangnya. Hari ini ada berapa perizinan. sehingga masalah itu bisa dikendalikan. Dan itu harus dilakukan setiap hari oleh kepala OPD harus tahu apa yang dikerjakan. Tidak seperti biasanya. Insyallah 2024 lebih baik dari 2023,” imbuhnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.