Senin, 19 Okt 2026 20:05 WIB

Ini Jenis Minuman yang Dikonsumsi Personel Band Tewas Usai Manggung di Hotel Vasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Des 2023 16:02 WIB
Istri korban saat di kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya
Istri korban saat di kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya

selalu.id - Istri drummer yang tewas usai manggung di Hotel Vasa Surabaya mengungkapkan jenis minum alkohol yang diminum suaminya usai kegiatan ngeband.

YS istri drummer mengungkapkan kronologi lengkap tewasnya suaminya berisinial RF itu beranama lengkap William Adolf Refly diduga keracunan usai mengkonsumsi minuman beralkohol di (mihol) di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Saat itu suaminya menjadi penampil di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, Jumat (22/12/2023) malam.

Ia tampil bersama dengan 3 korban lainnya yaitu Reza, Mitra dan Indro (sound engineering).

Saat itu, keempat korban band Surabaya ternyata juga mengkonsumsi alkohol bersama dengan 4 teman lainnya.

Sehingga YS menyebut total ada 8 orang yang ikut minum alkohol. Minuman yang dibeli diantaranya 2 buah botol vodka, 1 buah rum putih, dan perasa cranberries dari seorang bartender bernama Arnold.

Pembelian itu dilakukan secara undertable atau tidak melalui kasir Cruz Lounge Bar Vasa Hotel.

"Semua minuman itu disajikan dengan menggunakan pitcher water dan diracik oleh Arnold yang juga bekerja sebagai bartender disitu," kata Yiska, Selasa (26/12/2023).

Saat meminum alkohol, salah satu anggota berisinial ST merasa minuman yang disediakan tidak normal

ST pun menggunakan gelas sloki untuk minum, sedangkan 7 orang lainnya termasuk empat korban band Surabaya itu Refly, Reza, Mitra, dan Indro menggunakan gelas whisky.

Dari cerita ST mengaku rasa minuman racikan Arnold yang ditaruh pitcher ketiga semakin aneh. Saat itu, Reza dan Refly sudah mabuk berat.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

YS menyampaikan, suaminya, Refly, langsung pulang ke rumahnya di Simokerto dengan mengendarai sepeda motor sendirian. Sementara, Reza harus dibopong dan diantarkan teman bandnya untuk pulang.

Sesampainya di rumah, Refly sempat mengeluh bahwa badannya terasa tidak enak. Pikiran Yiska saat itu suaminya merasa tidak enak badan karena terlalu mabuk.

"Namun di hati kecil saya merasa aneh. Karena selama saya mengenal Refly, dia selalu tahu batasan untuk tubuhnya sehingga ga pernah saya lihat mabuk seperti terakhir kemarin," ungkap istrinya.

Saat itu, Refly sempat beberapa kali muntah. Saat itu kondisinya sudah lemas. Namun, ia sempat bekerja sebagai drumer pada Sabtu (23/12/2023) malam.

Anehnya, Refly pulang cepat. Ia kembali pulang ke rumah pada pukul 19.00 WIB dengan kondisi yang lemas.

"Sempat muntah terakhir itu saya kresek dan saya simpan. Sekarang sudah saya berikan ke dokter untuk diperiksa," tutur Yiska.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Kondisi Refly kian memburuk. Ia tidak bisa diajak berkomunikasi. Minggu (24/12/2023) dini hari, Refly dibawa ke RS Adi Husada oleh istrinya.

YS lantas mendengar kabar bahwa Reza meninggal dunia pada pukul 04.00 WIB. Yiska semakin panik. Ia hanya bisa berdoa untuk suaminya. Namun takdir berkehendak lain. Refly menyusul Reza meninggal pada pukul 09.00 WIB

"Dari hasil pemeriksaan dokter jumlah leukosit suami saya tidak normal," kata Yiska.

Sebenarnya, YS sudah mengikhlaskan kepergian suaminya. Ia pun sudah menaruh jenazah suami tercintanya itu di dalam peti mati. Pemakaman baru diagendakan akan dilakukan pada hari ini Selasa (26/12/2023) pagi.

Namun, pada Senin (25/12/2023) siang, anggota Polsek Sukomanunggal dan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya datang ke rumah Yiska. ia harus menerima kenyataan bahwa jenazah suaminya akan diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.