Jumat, 04 Sep 2026 16:37 WIB

Ini Jenis Minuman yang Dikonsumsi Personel Band Tewas Usai Manggung di Hotel Vasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Des 2023 16:02 WIB
Istri korban saat di kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya
Istri korban saat di kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya

selalu.id - Istri drummer yang tewas usai manggung di Hotel Vasa Surabaya mengungkapkan jenis minum alkohol yang diminum suaminya usai kegiatan ngeband.

YS istri drummer mengungkapkan kronologi lengkap tewasnya suaminya berisinial RF itu beranama lengkap William Adolf Refly diduga keracunan usai mengkonsumsi minuman beralkohol di (mihol) di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Saat itu suaminya menjadi penampil di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, Jumat (22/12/2023) malam.

Ia tampil bersama dengan 3 korban lainnya yaitu Reza, Mitra dan Indro (sound engineering).

Saat itu, keempat korban band Surabaya ternyata juga mengkonsumsi alkohol bersama dengan 4 teman lainnya.

Sehingga YS menyebut total ada 8 orang yang ikut minum alkohol. Minuman yang dibeli diantaranya 2 buah botol vodka, 1 buah rum putih, dan perasa cranberries dari seorang bartender bernama Arnold.

Pembelian itu dilakukan secara undertable atau tidak melalui kasir Cruz Lounge Bar Vasa Hotel.

"Semua minuman itu disajikan dengan menggunakan pitcher water dan diracik oleh Arnold yang juga bekerja sebagai bartender disitu," kata Yiska, Selasa (26/12/2023).

Saat meminum alkohol, salah satu anggota berisinial ST merasa minuman yang disediakan tidak normal

ST pun menggunakan gelas sloki untuk minum, sedangkan 7 orang lainnya termasuk empat korban band Surabaya itu Refly, Reza, Mitra, dan Indro menggunakan gelas whisky.

Dari cerita ST mengaku rasa minuman racikan Arnold yang ditaruh pitcher ketiga semakin aneh. Saat itu, Reza dan Refly sudah mabuk berat.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

YS menyampaikan, suaminya, Refly, langsung pulang ke rumahnya di Simokerto dengan mengendarai sepeda motor sendirian. Sementara, Reza harus dibopong dan diantarkan teman bandnya untuk pulang.

Sesampainya di rumah, Refly sempat mengeluh bahwa badannya terasa tidak enak. Pikiran Yiska saat itu suaminya merasa tidak enak badan karena terlalu mabuk.

"Namun di hati kecil saya merasa aneh. Karena selama saya mengenal Refly, dia selalu tahu batasan untuk tubuhnya sehingga ga pernah saya lihat mabuk seperti terakhir kemarin," ungkap istrinya.

Saat itu, Refly sempat beberapa kali muntah. Saat itu kondisinya sudah lemas. Namun, ia sempat bekerja sebagai drumer pada Sabtu (23/12/2023) malam.

Anehnya, Refly pulang cepat. Ia kembali pulang ke rumah pada pukul 19.00 WIB dengan kondisi yang lemas.

"Sempat muntah terakhir itu saya kresek dan saya simpan. Sekarang sudah saya berikan ke dokter untuk diperiksa," tutur Yiska.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Kondisi Refly kian memburuk. Ia tidak bisa diajak berkomunikasi. Minggu (24/12/2023) dini hari, Refly dibawa ke RS Adi Husada oleh istrinya.

YS lantas mendengar kabar bahwa Reza meninggal dunia pada pukul 04.00 WIB. Yiska semakin panik. Ia hanya bisa berdoa untuk suaminya. Namun takdir berkehendak lain. Refly menyusul Reza meninggal pada pukul 09.00 WIB

"Dari hasil pemeriksaan dokter jumlah leukosit suami saya tidak normal," kata Yiska.

Sebenarnya, YS sudah mengikhlaskan kepergian suaminya. Ia pun sudah menaruh jenazah suami tercintanya itu di dalam peti mati. Pemakaman baru diagendakan akan dilakukan pada hari ini Selasa (26/12/2023) pagi.

Namun, pada Senin (25/12/2023) siang, anggota Polsek Sukomanunggal dan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya datang ke rumah Yiska. ia harus menerima kenyataan bahwa jenazah suaminya akan diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.