Sabtu, 06 Jun 2026 03:47 WIB

'Kisah Kebaya' Busana Tradisional Karya Desainer Asal Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 09:27 WIB
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Surabaya (selalu.id) - Desainer asal Surabaya memamerkan 6 karya kebayanya pada acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Sedkitnya 6 karya kebaya Ayu Mega (33) yang diberi tema 'Kisah Kebaya' dipamerkan dalam acara tersebut. Kebaya-kebaya itu didesain secara elegan dan menonjolkan kekhasan Indonesia.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Kita fokus kebaya tradisional Indonesia. Tapi, tahun 2022 itu kita keluarkan 6 koleksi karya terbaru. Dimana warna-warna itu masih dominan di tahun 2022," ujar Ayumi sapaan akrabnya, saat ditemui di acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021.

Dari 6 desain itu, ada satu kebaya yang ia pernah pakai, yaitu kebaya ekor yang cocok digunakan untuk wedding atau pengantin. 5 diantara desain itu untuk semua acara formal.

Selain itu, untuk bahan desain Kebayanya menggunakan bahan brokat, bahan tersebut bisa digunakan untuk semua kalangan.

Semua bahan yang digunakan, kata dia, adalah bahan lokal, hal tersebut karena ia ingin menggaungkan tradisi budaya Indonesia.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Kita gabungkan dengan batik sebagai bawahan. Kalau batiknya, karena kita mengeluarkan 6 koleksi tidak jauh dari nuansa bunga atau sekar jagad," ujarnya.

Sementara, lanjut ia, untuk warna-warna yang ia gunakan adalah pastel, hal ini agar meskipun kebaya adalah busana tradisional, dengan warna pastel kebaya akan terlihat lebih modern.

"Anak muda masih bisa pakai. Sehingga Harapannya juga anak muda itu tidak ragu untuk memakai kebaya untuk semua acara, Jadi jangan meninggalkan budaya kita untuk mencintai budaya itu sendiri," ujar Ayumi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan desain yang tampilkan tersebut kebaya tak hanya sebagai sebuah busana yang dikenakan saat pernikahan atau tunangan saja, akan tetapi kebaya juga bisa digunakan di berbagai acara formal lainnya.

"Harapannya dari enam koleksi kebaya yanh saya tampilkan, bisa dipakai juga untuk acara-acara itu," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.