Selasa, 03 Feb 2026 01:37 WIB

'Kisah Kebaya' Busana Tradisional Karya Desainer Asal Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 09:27 WIB
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Surabaya (selalu.id) - Desainer asal Surabaya memamerkan 6 karya kebayanya pada acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Sedkitnya 6 karya kebaya Ayu Mega (33) yang diberi tema 'Kisah Kebaya' dipamerkan dalam acara tersebut. Kebaya-kebaya itu didesain secara elegan dan menonjolkan kekhasan Indonesia.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Kita fokus kebaya tradisional Indonesia. Tapi, tahun 2022 itu kita keluarkan 6 koleksi karya terbaru. Dimana warna-warna itu masih dominan di tahun 2022," ujar Ayumi sapaan akrabnya, saat ditemui di acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021.

Dari 6 desain itu, ada satu kebaya yang ia pernah pakai, yaitu kebaya ekor yang cocok digunakan untuk wedding atau pengantin. 5 diantara desain itu untuk semua acara formal.

Selain itu, untuk bahan desain Kebayanya menggunakan bahan brokat, bahan tersebut bisa digunakan untuk semua kalangan.

Semua bahan yang digunakan, kata dia, adalah bahan lokal, hal tersebut karena ia ingin menggaungkan tradisi budaya Indonesia.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Kita gabungkan dengan batik sebagai bawahan. Kalau batiknya, karena kita mengeluarkan 6 koleksi tidak jauh dari nuansa bunga atau sekar jagad," ujarnya.

Sementara, lanjut ia, untuk warna-warna yang ia gunakan adalah pastel, hal ini agar meskipun kebaya adalah busana tradisional, dengan warna pastel kebaya akan terlihat lebih modern.

"Anak muda masih bisa pakai. Sehingga Harapannya juga anak muda itu tidak ragu untuk memakai kebaya untuk semua acara, Jadi jangan meninggalkan budaya kita untuk mencintai budaya itu sendiri," ujar Ayumi.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan desain yang tampilkan tersebut kebaya tak hanya sebagai sebuah busana yang dikenakan saat pernikahan atau tunangan saja, akan tetapi kebaya juga bisa digunakan di berbagai acara formal lainnya.

"Harapannya dari enam koleksi kebaya yanh saya tampilkan, bisa dipakai juga untuk acara-acara itu," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.