Senin, 02 Feb 2026 05:23 WIB

'Kisah Kebaya' Busana Tradisional Karya Desainer Asal Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 09:27 WIB
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.
acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Surabaya (selalu.id) - Desainer asal Surabaya memamerkan 6 karya kebayanya pada acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021 di Lagoon Avenue Mall Surabaya, Minggu (12/12/2021) malam.

Sedkitnya 6 karya kebaya Ayu Mega (33) yang diberi tema 'Kisah Kebaya' dipamerkan dalam acara tersebut. Kebaya-kebaya itu didesain secara elegan dan menonjolkan kekhasan Indonesia.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kita fokus kebaya tradisional Indonesia. Tapi, tahun 2022 itu kita keluarkan 6 koleksi karya terbaru. Dimana warna-warna itu masih dominan di tahun 2022," ujar Ayumi sapaan akrabnya, saat ditemui di acara La Fame Parade Desainer Chapter CNE 2021.

Dari 6 desain itu, ada satu kebaya yang ia pernah pakai, yaitu kebaya ekor yang cocok digunakan untuk wedding atau pengantin. 5 diantara desain itu untuk semua acara formal.

Selain itu, untuk bahan desain Kebayanya menggunakan bahan brokat, bahan tersebut bisa digunakan untuk semua kalangan.

Semua bahan yang digunakan, kata dia, adalah bahan lokal, hal tersebut karena ia ingin menggaungkan tradisi budaya Indonesia.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kita gabungkan dengan batik sebagai bawahan. Kalau batiknya, karena kita mengeluarkan 6 koleksi tidak jauh dari nuansa bunga atau sekar jagad," ujarnya.

Sementara, lanjut ia, untuk warna-warna yang ia gunakan adalah pastel, hal ini agar meskipun kebaya adalah busana tradisional, dengan warna pastel kebaya akan terlihat lebih modern.

"Anak muda masih bisa pakai. Sehingga Harapannya juga anak muda itu tidak ragu untuk memakai kebaya untuk semua acara, Jadi jangan meninggalkan budaya kita untuk mencintai budaya itu sendiri," ujar Ayumi.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan desain yang tampilkan tersebut kebaya tak hanya sebagai sebuah busana yang dikenakan saat pernikahan atau tunangan saja, akan tetapi kebaya juga bisa digunakan di berbagai acara formal lainnya.

"Harapannya dari enam koleksi kebaya yanh saya tampilkan, bisa dipakai juga untuk acara-acara itu," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.