Rabu, 21 Okt 2026 14:02 WIB

Konsep Baru Tunjungan Romansa, Pengunjung Akan Merasakan Sensasi Suasana Eropa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Des 2021 23:11 WIB
tenan yang ada di Jalan Tunjungan
tenan yang ada di Jalan Tunjungan

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya menambahkan satu konsep untuk mempercantik kawasan Tunjungan Romansa. Diklaim konsep ini akan menmabah suasana kawasan Tunjungan seperti negara-negara Eropa.

Kepala Dinas Pariwisata, Antiek Sugiharti, menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan konsep kemungkinan bagi tenant atau restaurant di sekitar Jalan Tunjungan untuk menyediakan tempat makan dan minum di pedestrian.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

"Konsep kita kan di jalan Tunjungan warga bisa menikmati jalanan sekaligus makan dan minum. Jadi tenant itu bisa menyediakan makan minum di pinggir jalan," ujar Antiek, Jumat (10/12/2021).

Antiek mengakui, konsep itu akan memberikan sensasi seperti makan di jalanan yang ada di Eropa. Dengan begitu, pengunjung Jalan Tunjungan diharapkan bertambah.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya masih melaksanakan proses uji coba. Sehingga tenant belum diizinkan menata kursi dan meja di pinggir jalan.

"Sekarang masih uji coba. Nanti kita sediakan kursi dan meja itu dari Pemkot," terangnya.

Bila program itu sudah dijalankan, maka pihaknya akan menambah booth makanan dan minuman untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Prinsipnya gimana toko itu bisa hidup supaya jadi tempat yang bagus. Sementara booth untuk UMKM baru ada di depan toko peralatan kantor. Bisa ditambah lagi," ujarnya.

Baca Juga: Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Antiek juga ingin agar toko-toko yang berada di jalan Tunjungan itu dibuka. Supaya pemandangan jalanannya keliatan bagus. Namun, toko-toko tersebut banyak yang tutup.

"Karena sementara mereka (toko-toko) tutup kita minta ijin ke mereka. Seperti yang sudah ada itukan kita ijinkan, kita kasih booth," jelasnya.

Pembukaan program baru ini sebagai respon atas banyaknya pengunjung di Jalan Tunjungan. Ia menyebut mayoritas pengunjung berusia 15 hingga 40 tahun.

"Kalau weekday ada 1000 sampai 2500 pengunjung. Meningkat saat weekend, bisa sampai 5000 hingga 6000 ribu orang," ungkapnya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Selain itu, pengunjung juga paling banyak datang pada pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Mereka kebanyakan datang untuk menikmati penampilan seniman di pinggir jalan.

"Pengunjung ada yang datang sekeluarga. Ambil momen degan berfoto, makan, duduk-duduk gitu," jelasnya.

Ia juga mengakui tiap 2 Minggu, pihaknya terus melakukan evaluasi dan pengembangan konsep. Tujuannya, agar warga senang dan tetap bisa menjaga protokol kesehatan.

"Harapannya Jalan Tunjungan ini hidup lagi dengan warga yang patuh protokol kesehatan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.