Jumat, 23 Okt 2026 12:52 WIB

Akan Ada Hari Tanpa Bayangan di Surabaya Pada 12 Oktober, Begini Penjelasan BMKG

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Okt 2023 09:46 WIB
Ilustrasi matahari
Ilustrasi matahari

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur akan mengalami hari Tanpa Bayangan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto mengatakan bahwa fenomena ini terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi. Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

"Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala atau titik zenit. Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,"kata Teguh, melalui informasi BMKG, Minggu (8/12/2023).

Nantinya pada tanggal 12 Oktober 2023 di sejumlah Kota di Jawa Timur yakni Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, dan Surabaya akan terjadi hari tanpa bayangan.

"Di Surabaya akan terjadi pukul 11.15 WIB,"ujarnya.

Teguh menjelaskan, terjadinya hari tanpa bayangan ini karena bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Sehingga posisi matahari dari bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari,"jelasnya.

Pada tahun ini, kata dia, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21 Maret 2023 pukul
04.24 WIB dan 23 September 2023 pukul 13.50 WIB.

Adapun pada 21 Juni 2023 pukul 21.57
WIB matahari berada di titik balik Utara dan pada 22 Desember 2023 pukul 10.27 WIB matahari berada di titik balik Selatan.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Lebih lanjut Teguh juga menjelaskan bahwa terjadinya peristiwa hari tanpa bayangan itu posisi Indonesia berada di sekitar ekuator.

"kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa,"terangnya.

Di kota-kota lain, tambahnya, kulminasi utama terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut. Khusus untuk kota Jakarta, fenomena ini terjadi pada 5 Maret 2023, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan pada 9 Oktober 2023, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11.40 WIB.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.