Senin, 02 Feb 2026 07:39 WIB

Wali Kota Eri Targetkan Surabaya Zero Pernikahan Dini di 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Sep 2023 14:18 WIB
Kantor Pemerintah Kota Surabaya
Kantor Pemerintah Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa angka pernikahan dini di Kota Pahlawan adalah yang terendah di Jawa Timur. Meski demikian, Pemkot Surabaya terus berupaya untuk merealisasikan zero cases untuk pernikahan dini, terutama di tahun 2024 mendatang.

"Surabaya ini yang terendah di Jawa Timur angka pernikahan dininya, itu disampaikan langsung oleh Pengadilan Agama. Dan tahun 2024 kita mencanangkan Zero Pernikahan dini," kata Eri Cahyadi, kepada selalu.id, Senin (25/9/2023).

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Untuk mencapai zero pernikahan dini ini, Eri mengungkapkan bahwa Pemkot telah melakukan penandatangan MoU Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk upaya untuk mencegah upaya pernikahan dini tersebut.

"Kita sudah MoU dan berdiskusi terkait hal itu. Jadi ketika ada stunting atau angka kematian ibu dan anak dan stunting itu salah satu faktor terbesarnya disebabkan oleh pernikahan sebelum umurnya. Sehingga rawan terhadap penyakit, kematian," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Eri menjelaskan untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak, Pemkot Surabaya telah melakukan langkah dengan sosialisasi terkait Pernikahan di bawah umur.

"Pernikahan di bawah umur ini dampaknya luar biasa. Satu terhadap keluarga, kedua keselamatannya istri. Oleh karena itu orang tua diberikan edukasi dan nanti kita tidak memberikan izin lagi sesuai dengan peraturan yang ada di Indonesia maupun yang kita perkuatkan dengan Perda dan Perwali," tegasnya.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Eri berharap Pemkot bersama DPRD bisa mencapai target pernikahan dini di tahun 2024. Hal itu pula mengurangi angka kematian ibu dan anak.

"Karena tujuan menikah itu menghentikan pernikahan itu tidak tapi dampaknya yang luar biasa yang menyebabkan dampak kematian ibu dan anak dan stunting. Nasibnya manusia itu kan menjadi tidak baik. Oleh karena itu kita mengambil sebuah keputusan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.