Minggu, 20 Sep 2026 03:41 WIB

Legislator NasDem Pertanyakan Kenaikan Anggaran Kunker Luar Negeri DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Sep 2023 13:43 WIB
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya Imam Syafi'i
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya Imam Syafi'i

selalu.id - Komisi A DPRD Surabaya mempertanyakan perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 yang mengalami penurunan hampir Rp 500 miliar, yakni dari Rp11.3 triliun menjadi Rp10.8 triliun.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya Imam Syafi'i yang mengatakan bahwa terjadinya penurunan anggaran perubahan APBD 2023 itu karena banyak target pendapatan yang tidak tercapai.

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

"Kami konfirmasi dari rapat-rapat komisi A hampir semua kena rasionalisasi. Tapi justru yang perlu kami pertanyakan ada anggaran bagian umum yang bertambah. Kami tanya Kepala Bagian Umum, Protokol dan Informasi bu Fika karena disitu ada kenaikan Rp 18 miliar," kata Imam, kepada Selalu.id, Jumat (22/9/2023).

Imam menyampaikan penambahan atau kenaikan anggaran itu adalah untuk perjalanan dinas luar negeri untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tercatat dari Anggaran Murni APBD 2023 perjalanan luar negeri sebesar Rp.14.995.689.412 miliar tambah menjadi Rp17.539.375.830.

"Ada kenaikan sekitar Rp3 miliar untuk kunjungan kepala daerah dan wakil kepala daerah ke luar negeri," ujarnya.

Pihaknya pun mempertanyakan penambahan anggaran perjalanan luar negeri sebanyak Rp3 miliar itu tujuannya untuk dipakai kemana saja. Karena itu, Imam meminta secara detail pengeluaran Rp.14.995 689.412 miliar APBD Murni dengan penambahannya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

"Saya ingin tahu apakah anggaran yang lama sekitar Rp14 miliar itu sudah habis. Kalau memang habis kemarin perginya kemana saja, kegiatan apa, kalau ada tambahan tujuannya untuk apa," ucap Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu.

"Biar saya dan publik juga ingin tahu. Kalau memang urgent ya monggo. Tapi kita ini minta detailnya. Karena sejak seminggu yang lalu kami minta rincian semua penambahan anggaran itu sampai hari ini belum ada," lanjutnya.

Lebih lanjut Politisi NasDem itu juga menyampaikan tambahan anggaran dalam perubahan RAPBD sebanyak Rp3 miliar itu terlalu banyak. Bahkan, ia menemukan anggaran untuk Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya justru ada yang dipangkas.

Baca Juga: Tagihan Retribusi Sampah Perumahan Elit Surabaya Capai Puluhan Juta, Ini Penjelasan DLH

"Itu dipangkas, misal untuk korban bencana yang mendapat bantuan selimut, kasur, dan lain-lain itu ada stok tersisa. Saya tanya masih ada? tinggal 40 stoknya. Kalau habis gimana? nanti minta Basnas katanya. Ini kan kurang pas kenapa langsung minta Basnas karena kan bencana bisa terjadi sewaktu-waktu," terangnya.

Ia berharap Pemerintah Kota bisa menyampaikan secara rinci detail RAPBD untuk tahun 2023 ini yang ternyata ada rosionalisasi pengurangan pendapatan APBD Pemkot Surabaya.

"Intinya kami bukan tidak setuju. Kami ingin hanya detailnya semua anggaran-anggaran mengingat OPD lainnya justru terjadi di rasionalisasi pengurangan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.

Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

TPK Merauke terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Merauke.