Selasa, 03 Feb 2026 04:36 WIB

Surabaya Darurat Narkoba, BNN: Banyak Anak-anak Konsumsi Sabu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Sep 2023 12:41 WIB
Kantor BNN
Kantor BNN

selalu.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah Kabupaten/Kota Surabaya menyebut terdapat total 24 Kelurahan yang dinyatakan sebagai wilayah darurat narkoba kategori bahaya.

Kasi Humas BNN Kabupaten/Kota Surabaya, Singgih Pratomo mengatakan dalam menentukan indikasi level darurat narkoba, terdapat beberapa indikator yang bisa digunakan, yakni: aman, siaga, waspada, dan bahaya. Ironisnya, dari 154 kelurahan yang ada di Surabaya, 24 kelurahan diantaranya dalam kategori 'bahaya'. Selain itu juga, Singgih menambahkan bahwa masyarakat kelas bawah adalah kelompok paling rentan terpapar.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Ironisnya beberapa indikator skala penilaian kedaruratan narkoba, kota Surabaya memiliki semuanya, yakni, banyak tempat hiburan malam, ada kasus pemakaian, pengedar, temuan barang bukti, kasus tidak kriminalitas dan termasuk angka kemiskinan yang masih tinggi, karena rata-rata korban adalah masyarakat dari kalangan kelas menengah kebawah," kata Singgih saat dihubungi, Kamis (7/9/2023).

Singgih menjelaskan perkembangan kasus narkoba di Surabaya sejak 2020 begitu mengkhawatirkan. Bahkan BNNK Surabaya pernah menemukan anak yang baru berusia 8 tahun tapi sudah mengonsumsi sabu-sabu. Menurutnya banyak faktor yang membuat anak 8 tahun terpapar dan mengkonsumsi sabu-sabu, yakni salah satunya adalah faktor keluarga.

“Dia keluarga broken home ibunya bekerja di warung kopi. Kakaknya pakai, adiknya juga ikutan pakai, anak-anak bergaul di lingkungan orang dewasa, ya mau bagaimana dikuatkan dari sektor keluarga,” jelasnya.

Sedangkan dengan perkembangan kasus pemakaian narkoba pada 2021-2023 di Surabaya, Singgih menyampaikan bahwa pelajar SMP dan SMA juga ada banyak yang terpapar.

"Pelajar banyak jumlahnya, puluhan. Tren 2023 sama pasca Covid, paling banyak injek ekstasi. Saat sidak di hiburan malam juga banyak yang positif. Kalau sabu, trennya dari tahun ke tahun memang naik. Banyak dari mereka yang mengkonsumsi sabu untuk dopping di pekerjaan mereka," paparnya.

Berikut 24 Kelurahan di Surabaya yang dikategorikan sebagai daerah Darurat Narkoba kategori Bahaya.

1.KELURAHAN KENJERAN

2.KELURAHAN SUKOLILO BARU

3.KELURAHAN GUNDIH

4.KELURAHAN TEMBOK DUKUH

5.KELURAHAN DUKUH PAKIS

6.KELURAHAN BULAK BANTENG

7.KELURAHAN TAMBAK WED

8.KELURAHAN DUPAK

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

9.KELURAHAN MOROKREMBANGAN KELURAHAN PERAK UTARA

10.KELURAHAN MEDOKAN AYU

11.KELURAHAN BANYUURIP

12.KELURAHAN PAKIS

13.KELURAHAN PETEMON

14.KELURAHAN PUTAT JAYA

15.KELURAHAN SIDOTOPO

16.KELURAHAN WONOKUSUMO

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

17.KELURAHAN SIMOLAWANG

18.KELURAHAN DR SUTOMO

19.KELURAHAN KEDUNGDORO

20.KELURAHAN TEGALSARI

21.KELURAHAN BABATAN

22.KELURAHAN SIWALANKERTO

24.KELURAHAN SAWUNGGALING

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.