Jumat, 05 Jun 2026 12:47 WIB

Surabaya Darurat Narkoba, BNN: Banyak Anak-anak Konsumsi Sabu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Sep 2023 12:41 WIB
Kantor BNN
Kantor BNN

selalu.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah Kabupaten/Kota Surabaya menyebut terdapat total 24 Kelurahan yang dinyatakan sebagai wilayah darurat narkoba kategori bahaya.

Kasi Humas BNN Kabupaten/Kota Surabaya, Singgih Pratomo mengatakan dalam menentukan indikasi level darurat narkoba, terdapat beberapa indikator yang bisa digunakan, yakni: aman, siaga, waspada, dan bahaya. Ironisnya, dari 154 kelurahan yang ada di Surabaya, 24 kelurahan diantaranya dalam kategori 'bahaya'. Selain itu juga, Singgih menambahkan bahwa masyarakat kelas bawah adalah kelompok paling rentan terpapar.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Ironisnya beberapa indikator skala penilaian kedaruratan narkoba, kota Surabaya memiliki semuanya, yakni, banyak tempat hiburan malam, ada kasus pemakaian, pengedar, temuan barang bukti, kasus tidak kriminalitas dan termasuk angka kemiskinan yang masih tinggi, karena rata-rata korban adalah masyarakat dari kalangan kelas menengah kebawah," kata Singgih saat dihubungi, Kamis (7/9/2023).

Singgih menjelaskan perkembangan kasus narkoba di Surabaya sejak 2020 begitu mengkhawatirkan. Bahkan BNNK Surabaya pernah menemukan anak yang baru berusia 8 tahun tapi sudah mengonsumsi sabu-sabu. Menurutnya banyak faktor yang membuat anak 8 tahun terpapar dan mengkonsumsi sabu-sabu, yakni salah satunya adalah faktor keluarga.

“Dia keluarga broken home ibunya bekerja di warung kopi. Kakaknya pakai, adiknya juga ikutan pakai, anak-anak bergaul di lingkungan orang dewasa, ya mau bagaimana dikuatkan dari sektor keluarga,” jelasnya.

Sedangkan dengan perkembangan kasus pemakaian narkoba pada 2021-2023 di Surabaya, Singgih menyampaikan bahwa pelajar SMP dan SMA juga ada banyak yang terpapar.

"Pelajar banyak jumlahnya, puluhan. Tren 2023 sama pasca Covid, paling banyak injek ekstasi. Saat sidak di hiburan malam juga banyak yang positif. Kalau sabu, trennya dari tahun ke tahun memang naik. Banyak dari mereka yang mengkonsumsi sabu untuk dopping di pekerjaan mereka," paparnya.

Berikut 24 Kelurahan di Surabaya yang dikategorikan sebagai daerah Darurat Narkoba kategori Bahaya.

1.KELURAHAN KENJERAN

2.KELURAHAN SUKOLILO BARU

3.KELURAHAN GUNDIH

4.KELURAHAN TEMBOK DUKUH

5.KELURAHAN DUKUH PAKIS

6.KELURAHAN BULAK BANTENG

7.KELURAHAN TAMBAK WED

8.KELURAHAN DUPAK

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

9.KELURAHAN MOROKREMBANGAN KELURAHAN PERAK UTARA

10.KELURAHAN MEDOKAN AYU

11.KELURAHAN BANYUURIP

12.KELURAHAN PAKIS

13.KELURAHAN PETEMON

14.KELURAHAN PUTAT JAYA

15.KELURAHAN SIDOTOPO

16.KELURAHAN WONOKUSUMO

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

17.KELURAHAN SIMOLAWANG

18.KELURAHAN DR SUTOMO

19.KELURAHAN KEDUNGDORO

20.KELURAHAN TEGALSARI

21.KELURAHAN BABATAN

22.KELURAHAN SIWALANKERTO

24.KELURAHAN SAWUNGGALING

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.