Selasa, 03 Feb 2026 22:10 WIB

Empat Hari Ospek, Maba Untag Surabaya Pilah 32 Meter Kubik Sampah

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 30 Agu 2023 07:16 WIB
PKKMB Untag Surabaya
PKKMB Untag Surabaya

selalu.id - Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa (PKKMB) Univesitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya telah berakhir. PKKMB ditutup dengan serangkaian kegiatan dan mengukuhkan 3.174 mahasiswa baru secara tatap muka di tahun akademik 2023/2024.

Pengukuhan yang berlangsung di lapangan timur Untag Surabaya ini secara simbolis dilakukan oleh tujuh Dekan dan perwakilan tujuh mahasiswa baru yang berasal dari tujuh fakultas yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru untuk mengenakan jas almamater, (29/8).

Baca Juga: Kebocoran Data Mahasiswa, Bom Waktu di Dunia Pendidikan

Sesuai dengan tema PKKMB tahun ini, Untag Surabaya mengedukasi mahasiswa baru untuk menyadari fenomena perubahan iklim dengan menghitung jejak karbon. Selain itu, Untag juga mengajak mahasiswa baru untuk menjalankan gaya hidup yang ramah lingkungan dengan aksi nyata dalam melakukan pemilahan sampah. Mahasiswa baru dibimbing untuk memilah sampah menjadi tiga bagian yaitu sampah botol plastik, sampah kardus, dan sampah residu atau sisa kotoran lainnya.

Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA mengapreasi para mahasiswa baru yang berhasil mewujudkan keberhasilan mewujudkan PKKMB dengan lancar. Prof. Nugroho juga berharap para mahasiswa baru akan terus mengimplementasikan pemilahan sampah di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

”Dalam proses pemilahan tersebut, calon mahasiswa baru dibimbing untuk memilah sampah. Aksi ini merupakan hal yang patut diapresiasi karena keberhasilan kegiatan PKKMB turut didukung secara penuh oleh calon mahasiswa baru sekalian. Kami harapkan, proses pemilahan sampah dalam PKKMB ini bisa menjadi pelecut bagi kita semua, khususnya para mahasiswa baru untuk terus melakukan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Prof Nugroho.

Prof. Nugroho turut memberi apresiasi pada 21 polisi sampah dengan memberikan piagam penghargaan yang membantu mahasiswa baru dalam mengumpulkan sampah selama empat hari PKKMB yang menghasilkan 32 meter kubik.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Global, Untag Surabaya Undang Akademisi Australia dan Filipina

"Kami juga mengucapkan apresiasi pada polisi sampah. Dalam acara PKKMB kali ini, kita semua didukung oleh 21 polisi sampah. Sebagai wujud apresiasi, kami akan memberikan piagam penghargaan pada 21 polisi sampah PKKMB 2023. Semoga kita semua bisa berkontribusi dalam penyelesaian masalah lingkungan seperti anomali cuaca, dan produksi sampah berlebih, atau yang kita kenal sebagai fenomena perubahan iklim,” ungkap Prof. Nugroho.

Selanjutnya, Prof. Nugroho berharap para mahasiwa baru dapat menjadi Patriot Merah Putih yang terus berkontribusi dan mengharumkan nama Indonesia. ”Selamat berproses menjadi mahasiswa, menjadi patriot Merah Putih yang terus berkontribusi, mengharumkan nama Indonesia dengan inovasi-inovasi kreatif yang berkarakter kebangsaan,” tutup Prof. Nugroho.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.