Minggu, 19 Jul 2026 19:38 WIB

Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Salah satu perwakilan Dia Puspitasari
Salah satu perwakilan Dia Puspitasari

selalu.id - Menjawab tantangan dinamika zaman yang kerap mengaburkan nilai tradisional, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melakukan langkah strategis dengan berpartisipasi aktif dalam penyusunan pedoman pembelajaran Pendidikan Pancasila jenjang perguruan tinggi bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Kegiatan lokakarya "Akseptasi Pedoman Pembelajaran Pendidikan Pancasila Jenjang Perguruan Tinggi" yang telah digelar pada Sabtu (18/10/2025) lalu, di Auditorium A Lantai 3 Kampus Widya Mandala Surabaya, kini mulai diwujudkan dalam langkah konkret penguatan kurikulum kampus.
 
Rektor UNTAG Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA, melalui Surat Tugas Nomor 2653/K/Um/X/2025, telah mengutus empat akademisi unggulan untuk mewakili kampus dalam kegiatan tersebut. Para perwakilan yang memiliki keahlian di bidang sosial, politik, dan administrasi publik adalah Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom; Dia Puspitasari, S.Sosio., M.Si, M.I.Kom; Rizkya Dwijayanti, S.IP., M.IP; dan Hasan Ismail, S.AP., M.AP.
 
"Dalam era di mana disinformasi dan polarisasi sering melanda ruang digital mahasiswa, pemahaman Pancasila di perguruan tinggi harus memiliki standar adaptif namun tetap kokoh pada esensi sejarahnya," ujar Dia Puspitasari kepada selalu.id, pada Rabu (14/1/2026) malam.
 
Kegiatan tersebut fokus pada sinkronisasi kurikulum yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. "Jadi, Pendidikan Pancasila tidak lagi hanya disampaikan melalui metode ceramah satu arah, melainkan dirancang lebih interaktif dengan menyoroti implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengambilan keputusan, etika bermedia sosial, dan sikap toleransi di lingkungan kampus multikultural," tambah Dia sembari menjelaskan.
 
Menurutnya, UNTAG Surabaya yang memiliki beragam fakultas mulai dari Hukum, Teknik, hingga Ilmu Budaya, pedoman yang disepakati bersama BPIP akan menjadi acuan bagi seluruh program studi agar nilai kebangsaan terintegrasi dalam setiap disiplin ilmu. Ia juga mengatakan, bahwa pemilihan lokasi di Kampus Widya Mandala juga menjadi simbol kolaborasi antar-perguruan tinggi Jawa Timur dalam menangani tanggung jawab kolektif penguatan ideologi negara.
 
Para delegasi telah menyampaikan hasil kegiatan kepada Rektor, yang nantinya akan menjadi dasar kebijakan internal dalam menyesuaikan kurikulum Pendidikan Pancasila. Tujuan utama adalah memastikan mahasiswa tidak hanya menghafal butir-butir Pancasila, tetapi mampu mempraktikkannya sebagai karakter bangsa yang unggul, inovatif, dan berintegritas di tengah arus globalisasi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.