Selasa, 10 Feb 2026 13:53 WIB

Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Salah satu perwakilan Dia Puspitasari
Salah satu perwakilan Dia Puspitasari

selalu.id - Menjawab tantangan dinamika zaman yang kerap mengaburkan nilai tradisional, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melakukan langkah strategis dengan berpartisipasi aktif dalam penyusunan pedoman pembelajaran Pendidikan Pancasila jenjang perguruan tinggi bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

Baca Juga: Dapur Bergizi Perdana di Sukomanunggal Resmi Beroperasi, Ribuan Pelajar Siap Nikmati MBG

Kegiatan lokakarya "Akseptasi Pedoman Pembelajaran Pendidikan Pancasila Jenjang Perguruan Tinggi" yang telah digelar pada Sabtu (18/10/2025) lalu, di Auditorium A Lantai 3 Kampus Widya Mandala Surabaya, kini mulai diwujudkan dalam langkah konkret penguatan kurikulum kampus.
 
Rektor UNTAG Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA, melalui Surat Tugas Nomor 2653/K/Um/X/2025, telah mengutus empat akademisi unggulan untuk mewakili kampus dalam kegiatan tersebut. Para perwakilan yang memiliki keahlian di bidang sosial, politik, dan administrasi publik adalah Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom; Dia Puspitasari, S.Sosio., M.Si, M.I.Kom; Rizkya Dwijayanti, S.IP., M.IP; dan Hasan Ismail, S.AP., M.AP.
 
"Dalam era di mana disinformasi dan polarisasi sering melanda ruang digital mahasiswa, pemahaman Pancasila di perguruan tinggi harus memiliki standar adaptif namun tetap kokoh pada esensi sejarahnya," ujar Dia Puspitasari kepada selalu.id, pada Rabu (14/1/2026) malam.
 
Kegiatan tersebut fokus pada sinkronisasi kurikulum yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. "Jadi, Pendidikan Pancasila tidak lagi hanya disampaikan melalui metode ceramah satu arah, melainkan dirancang lebih interaktif dengan menyoroti implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengambilan keputusan, etika bermedia sosial, dan sikap toleransi di lingkungan kampus multikultural," tambah Dia sembari menjelaskan.
 
Menurutnya, UNTAG Surabaya yang memiliki beragam fakultas mulai dari Hukum, Teknik, hingga Ilmu Budaya, pedoman yang disepakati bersama BPIP akan menjadi acuan bagi seluruh program studi agar nilai kebangsaan terintegrasi dalam setiap disiplin ilmu. Ia juga mengatakan, bahwa pemilihan lokasi di Kampus Widya Mandala juga menjadi simbol kolaborasi antar-perguruan tinggi Jawa Timur dalam menangani tanggung jawab kolektif penguatan ideologi negara.
 
Para delegasi telah menyampaikan hasil kegiatan kepada Rektor, yang nantinya akan menjadi dasar kebijakan internal dalam menyesuaikan kurikulum Pendidikan Pancasila. Tujuan utama adalah memastikan mahasiswa tidak hanya menghafal butir-butir Pancasila, tetapi mampu mempraktikkannya sebagai karakter bangsa yang unggul, inovatif, dan berintegritas di tengah arus globalisasi.

Baca Juga: Kebocoran Data Mahasiswa, Bom Waktu di Dunia Pendidikan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu 2024, yang mana Adela meraih suara terbanyak kedua.

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Peserta yang lolos akan melanjutkan tahap pemberkasan daring, termasuk pengisian rekening atas nama siswa penerima beasiswa.