Selasa, 03 Feb 2026 06:16 WIB

Berbenah, Pemkot Surabaya Usir Penghuni Liar yang Tinggal di Pasar Keputran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Agu 2023 12:00 WIB
Pasar Keputran
Pasar Keputran

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan penataan dan perapian ulang Pasar Keputran agar menjadi lebih bersih dan nyaman untuk pedagang maupun pembeli.

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya juga melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan yang melakukan bongkar muat liar di sepanjang kawasan Jalan Keputran.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Kepala Satpol PP Surabaya, Muhamad Fikser mengatakan kendaraan yang melakukan bongkar muat liar itu biasanya yang mensuplai barang dagangan kepada PKL pedestrian yang mengakibatkan pedestrian Jalan Keputran menjadi kotor.

"Kenapa kita harus ditindak? Karena bongkar muat di luar itu membuat area di luar menjadi kotor, bekas-bekas dari bongkar muat itu. Yang kedua kemudian, itulah yang mensuplai kepada pedagang (PKL) di luar pasar," tegasnya.

Pemkot Surabaya juga akan melakukan operasi yustisi kepada orang-orang yang tinggal secara liar atau ilegal di dalam Pasar Keputran sejak Rabu (23/8/2023) kemarin. Fikser bilang petugas tengah berfokus di lantai dua Pasar Keputran. Sebab, lokasi tersebut digunakan sejumlah orang untuk tempat tinggal.

"Pasca penghalauan (pedagang liar,red)), kami mengembalikan fungsi di dalam (pasar,red)) agar tidak dipakai tempat tinggal, maka itu (tempat tinggal,red) dibongkar," kata Fikser, Kamis (24/8/2023).

Fikser menyebut, sejumlah orang yang tinggal di Pasar Keputran sudah dipulangkan ke daerah masing-masing. Namun, beberapa diantara mereka masih menempati lantai dua pasar itu.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

“Sasaran selanjutnya, mereka yang masih tinggal di pasar. Termasuk lansia di sini sudah dibawa ke Liponsos untuk dipulangkan, itu juga dilakukan mulai kemarin," jelasnya.

Lebih lanjut Fikser menyampaikan bahwa pihaknya bakal menerjunkan anggotanya untuk memperbaiki beberapa titik di Pasar Keputran. Agar para pedagang maupun pembeli dapat melakukan transaksi dengan nyaman.

"Ada delapan akses (Pasar Keputran) akan kami buka. Kemudian melakukan pengecatan di dalam gedung, dan mengganti lampu penerangan yang rusak," ucapnya.

Selain itu, Fikser juga meminta petugas mengurus seluruh area yang ada di luar Pasar Keputran. Yakni, mulai dari pembersihan sampah, hingga penataan lokasi parkir kendaraan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

“Kami merapikan pedestrian yang selama ini enggak maksimal, pembersihan saluran yang buntu ditumpukin sampah, juga penataan parkir. Kita minta pedagang agar tidak bongkar muat di luar,” ujar dia.

Berdasarkan pantauan selalu.id, akses menuju Pasar Keputran dari sejumlah arah tampak dijaga petugas. Mereka bertanya terkait tujuan kepada setiap supir mobil boks pembawa sayur yang hendak masuk.

Sedangkan, area Pasar Keputran yang biasa digunakan para pedagang liar juga sudah mulai bersih. Mereka tampak tidak lagi berjualan di sepanjang Jalan Dinoyo hingga Jalan Keputran.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.