Senin, 05 Okt 2026 08:14 WIB

400 Pedagang Pasar Tumpah Keputran Ditertibkan, Pemkot Beri Solusi Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Agu 2023 14:44 WIB
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan

selalu.id - Kepala Satpol PP Surabaya Muhamad Fikser menyebut total sebanyak sekitar 400 pedagang pasar tumpah di pasar Keputran yang menganggu pedestrian dan sirkulasi pasar yang membuat ketidak kenyamanan jalan telah ditertibkan, Senin (14/08/2023).

Fikser mengatakan sebelumnya sejak Mei 2023 lalu, pihaknya sudah sering kali melakukan penertipan terhadap pasar-pasar tumpah, tetapi kejadian serupa, yakni ketidak tertiban yang menyebabkan terganggunya pedestrian di sekitar pasar masih saja terjadi. Sehingga, hari ini, Satpol PP bersama petugas gabungan, yakni: Kepolisian, Dishub, maupun jajaran samping lainnya kembali laksanakan penertiban tersebut.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Belum Tetapkan Kerugian dalam Kasus Korupsi PD Pasar Surya Surabaya

"Sasaran kita pasar tumpah yang ada di Keputran. Kalau yang di dalam (pasar) tidak kita sentuh. Mereka (pedagang di dalam pasar, red) mengaku tidak laku karena pasar tumpah di luar yang juga memang mengganggu pengguna jalan," tegasnya, usai Apel penertiban di Keputran, Senin (14/8/2023).

Meski penertiban ini untuk pasar tumpah, Fikser menerangkan bahwa pihaknya juga memfasilitasi para pedagang yang di badan jalan itu untuk mengikuti atau bergabung ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, sehingga bisa berjualan di dalam pasar.

"Kurang lebih 400 sekian pedagang yang di badan jalan, kami tertibkan dan kami harap untuk pengalihan ini mereka juga untuk pedagang di PD Pasar Surya. Sudah kami diskusikan lewat korlap dan kita tawarkan demikian," jelasnya.

Baca Juga: Penataan Pasar Tumpah, Gebrakan Pemkot dalam Benahi Perdagangan Tradisional di Surabaya

Tak hanya itu, Fikser juga menjelaskan bahwa pedagang dari pasar tumpah itu bisa memilih untuk masuk ke dalam pasar mana saja. Terlebih lagi, Pemkot Surabaya memberikan beberapa kuota masing-masing stand di tiap pasar di bawah naungan PD Pasar Surya.

"Kita tak menghalau saja, tapi kita juga memberi solusi agar tetap bisa berdagang. Kita membuka berapa kuota masing-masing stand yang ada di pasar. Silahkan kalau mau masuk ke Keputran, ada kurang lebih 200 stand yang masih tersedia. Stand i Keputran Utara juga sudah kami siapkan," jelasnya.

Lebih lanjut Fikser juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya akan fokus menertibkan pasar tumpah yang ada di Pasar Keputran. Selanjutnya, akan di lakukan pasar tumpah di tempat lainnya, seperti kawasan Pandegiling.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Usut Dugaan Korupsi di PD Pasar Surya Surabaya, 15 Orang Diperiksa

Menurutnya, alasan para pedagang pasar tumpah tetap berjualan di badan jalan karena lebih mudah menjadi rujukan lokasi para pembeli. Namun, Fikser tetap menegaskan bahwa hal tersebut menggangu pengguna jalan dan pedestrian.

"Kami ingin mengembalikan fungsi badan sebagai trotoar atau pedestrian sebagaimana mestinya. Kami juga memastikan pedagang yang ada di dalam mereka bisa berjualan dengan nyaman, Jadi tidak ada cemburuan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Bea Cukai hingga Maling Kotak Amal di Nganjuk

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.

Lima Kendaraan Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Begini Kondisi para Korban

Atas insiden ini, Sat PJR Polda Jatim mengimbau para pengguna jalan tol untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan.

Persela Lamongan Menang Lagi, Kini Bungkam Barito Putera 0-1

Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela Lamongan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027.

Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Gubernur Khofifah menyebut bantuan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi kerja petani agar produktivitas pertanian di Jatim terdongkrak.

Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada, apalagi di jam-jam sepi.

Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan, selain untuk menstabilkan harga, pasar murah ini juga digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim ke-81.