Sabtu, 06 Jun 2026 00:02 WIB

400 Pedagang Pasar Tumpah Keputran Ditertibkan, Pemkot Beri Solusi Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Agu 2023 14:44 WIB
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan

selalu.id - Kepala Satpol PP Surabaya Muhamad Fikser menyebut total sebanyak sekitar 400 pedagang pasar tumpah di pasar Keputran yang menganggu pedestrian dan sirkulasi pasar yang membuat ketidak kenyamanan jalan telah ditertibkan, Senin (14/08/2023).

Fikser mengatakan sebelumnya sejak Mei 2023 lalu, pihaknya sudah sering kali melakukan penertipan terhadap pasar-pasar tumpah, tetapi kejadian serupa, yakni ketidak tertiban yang menyebabkan terganggunya pedestrian di sekitar pasar masih saja terjadi. Sehingga, hari ini, Satpol PP bersama petugas gabungan, yakni: Kepolisian, Dishub, maupun jajaran samping lainnya kembali laksanakan penertiban tersebut.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Belum Tetapkan Kerugian dalam Kasus Korupsi PD Pasar Surya Surabaya

"Sasaran kita pasar tumpah yang ada di Keputran. Kalau yang di dalam (pasar) tidak kita sentuh. Mereka (pedagang di dalam pasar, red) mengaku tidak laku karena pasar tumpah di luar yang juga memang mengganggu pengguna jalan," tegasnya, usai Apel penertiban di Keputran, Senin (14/8/2023).

Meski penertiban ini untuk pasar tumpah, Fikser menerangkan bahwa pihaknya juga memfasilitasi para pedagang yang di badan jalan itu untuk mengikuti atau bergabung ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, sehingga bisa berjualan di dalam pasar.

"Kurang lebih 400 sekian pedagang yang di badan jalan, kami tertibkan dan kami harap untuk pengalihan ini mereka juga untuk pedagang di PD Pasar Surya. Sudah kami diskusikan lewat korlap dan kita tawarkan demikian," jelasnya.

Baca Juga: Penataan Pasar Tumpah, Gebrakan Pemkot dalam Benahi Perdagangan Tradisional di Surabaya

Tak hanya itu, Fikser juga menjelaskan bahwa pedagang dari pasar tumpah itu bisa memilih untuk masuk ke dalam pasar mana saja. Terlebih lagi, Pemkot Surabaya memberikan beberapa kuota masing-masing stand di tiap pasar di bawah naungan PD Pasar Surya.

"Kita tak menghalau saja, tapi kita juga memberi solusi agar tetap bisa berdagang. Kita membuka berapa kuota masing-masing stand yang ada di pasar. Silahkan kalau mau masuk ke Keputran, ada kurang lebih 200 stand yang masih tersedia. Stand i Keputran Utara juga sudah kami siapkan," jelasnya.

Lebih lanjut Fikser juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya akan fokus menertibkan pasar tumpah yang ada di Pasar Keputran. Selanjutnya, akan di lakukan pasar tumpah di tempat lainnya, seperti kawasan Pandegiling.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Usut Dugaan Korupsi di PD Pasar Surya Surabaya, 15 Orang Diperiksa

Menurutnya, alasan para pedagang pasar tumpah tetap berjualan di badan jalan karena lebih mudah menjadi rujukan lokasi para pembeli. Namun, Fikser tetap menegaskan bahwa hal tersebut menggangu pengguna jalan dan pedestrian.

"Kami ingin mengembalikan fungsi badan sebagai trotoar atau pedestrian sebagaimana mestinya. Kami juga memastikan pedagang yang ada di dalam mereka bisa berjualan dengan nyaman, Jadi tidak ada cemburuan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.