Senin, 02 Feb 2026 23:38 WIB

400 Pedagang Pasar Tumpah Keputran Ditertibkan, Pemkot Beri Solusi Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Agu 2023 14:44 WIB
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan
Penertiban pasar tumpah di Keputran oleh petugas gabungan

selalu.id - Kepala Satpol PP Surabaya Muhamad Fikser menyebut total sebanyak sekitar 400 pedagang pasar tumpah di pasar Keputran yang menganggu pedestrian dan sirkulasi pasar yang membuat ketidak kenyamanan jalan telah ditertibkan, Senin (14/08/2023).

Fikser mengatakan sebelumnya sejak Mei 2023 lalu, pihaknya sudah sering kali melakukan penertipan terhadap pasar-pasar tumpah, tetapi kejadian serupa, yakni ketidak tertiban yang menyebabkan terganggunya pedestrian di sekitar pasar masih saja terjadi. Sehingga, hari ini, Satpol PP bersama petugas gabungan, yakni: Kepolisian, Dishub, maupun jajaran samping lainnya kembali laksanakan penertiban tersebut.

Baca Juga: Wow! Puluhan Stan Pasar Disulap Jadi Tempat Kos di Surabaya

"Sasaran kita pasar tumpah yang ada di Keputran. Kalau yang di dalam (pasar) tidak kita sentuh. Mereka (pedagang di dalam pasar, red) mengaku tidak laku karena pasar tumpah di luar yang juga memang mengganggu pengguna jalan," tegasnya, usai Apel penertiban di Keputran, Senin (14/8/2023).

Meski penertiban ini untuk pasar tumpah, Fikser menerangkan bahwa pihaknya juga memfasilitasi para pedagang yang di badan jalan itu untuk mengikuti atau bergabung ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, sehingga bisa berjualan di dalam pasar.

"Kurang lebih 400 sekian pedagang yang di badan jalan, kami tertibkan dan kami harap untuk pengalihan ini mereka juga untuk pedagang di PD Pasar Surya. Sudah kami diskusikan lewat korlap dan kita tawarkan demikian," jelasnya.

Baca Juga: Pasar Surya Berstatus Perseroda, Pemkot Rombak Sistem dan Lelang Direksi

Tak hanya itu, Fikser juga menjelaskan bahwa pedagang dari pasar tumpah itu bisa memilih untuk masuk ke dalam pasar mana saja. Terlebih lagi, Pemkot Surabaya memberikan beberapa kuota masing-masing stand di tiap pasar di bawah naungan PD Pasar Surya.

"Kita tak menghalau saja, tapi kita juga memberi solusi agar tetap bisa berdagang. Kita membuka berapa kuota masing-masing stand yang ada di pasar. Silahkan kalau mau masuk ke Keputran, ada kurang lebih 200 stand yang masih tersedia. Stand i Keputran Utara juga sudah kami siapkan," jelasnya.

Lebih lanjut Fikser juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya akan fokus menertibkan pasar tumpah yang ada di Pasar Keputran. Selanjutnya, akan di lakukan pasar tumpah di tempat lainnya, seperti kawasan Pandegiling.

Baca Juga: Pasar Surya Menuju Perseroda, DPRD Tekankan Pembenahan Total

Menurutnya, alasan para pedagang pasar tumpah tetap berjualan di badan jalan karena lebih mudah menjadi rujukan lokasi para pembeli. Namun, Fikser tetap menegaskan bahwa hal tersebut menggangu pengguna jalan dan pedestrian.

"Kami ingin mengembalikan fungsi badan sebagai trotoar atau pedestrian sebagaimana mestinya. Kami juga memastikan pedagang yang ada di dalam mereka bisa berjualan dengan nyaman, Jadi tidak ada cemburuan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.