Sabtu, 13 Jun 2026 15:23 WIB

Elektabilitas Risma Menurun di Survei SSC, Peneliti: Kurang Publikasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Agu 2023 10:38 WIB
Peneliti Direktur Riset Surabaya Center Survei (SSC), Mochtar W. Oetomo
Peneliti Direktur Riset Surabaya Center Survei (SSC), Mochtar W. Oetomo

selalu.id - Peneliti Direktur Riset Surabaya Center Survei (SSC), Mochtar W. Oetomo menyebut elektabiltas Tri Rismaharini di bursa Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur untuk Pemilu 2024 mulai mengalami penurunan.

Tercatat dalam hasil survei yang dilakukan SSC terkait perilaku politik warga Jawa Timur menjelang Pemilu 2024. Untuk bursa Pilihan Gubernur (Pilgub), elektabilitas Risma sebesar 18.4 persen setelah Khofifah sebagai penempat posisi paling kuat, yakni sebesar 34.2 persen, kemudian Emil Dardak sebesar 11.5 persen. Lalu Eri Cahyadi 6.7 persen.

"Risma cenderung turun dalam hasil survei ini meski masih nomor urut dua. Sedangkan Emil Dardak masih sama, sementara pergerakan Eri mulai bergerak meski dibawah 27 persen," kata Mochtar, kepada selalu.id, Kamis (10/8/2023).

Meski begitu, Mochtar menjelaskan bahwa Risma masih memliki legasi yang paling kuat di  Jawa Timur dari Kepala Daerah yang lain. Hal itu terlihat hasil kerjanya di Surabaya terkait ketertiban, kebersihan, penghijauan.

"Jadi terutama hasil banyak survei kita adalah di Surabaya. Warga surabaya sampai saat ini belum bisa melupakan Risma, sehingga masih banyal pemilih Risma di Surabaya," ujarnya.

Kemudian, kata dia, dukungan untuk Risma juga masih kuat di wilayah arek seperti di Sidoarjo, Jombang, Malang. "efek arek tadi apa yang terjadi di Surabaya ini pasti ada wilayah fibrasi di wilayah arek, Sidoarjo, Jombang, Malang. Jadi dukungan risma mayoritas wilayah arek ini," jelasnya.

Lebih lanjut Mochtar menerangkan bahwa Risma meski elektabiltasnya masih di urutan kedua untuk bursa Pilgub 2024. Namun, mantan Wali Kota Surabaya cenderung mulai turun. Karena dia jarang muncul di Jatim.

"Tapi kecenderungannya mulai turun, artinya mulai jarang muncul dan publikasi itu berdampak pada elektabilitas beliau," pungkasnya.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.