Minggu, 01 Feb 2026 23:57 WIB

Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Okt 2025 16:45 WIB

Selalu.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, menegaskan pentingnya menumbuhkan mental pejuang dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. 

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Pelatihan Kepemimpinan Anak Muda Gelombang Ketiga yang digelar DPC PDIP Surabaya bersama Taruna Merah Putih (TMP) di Aula BSPN DPC PDIP Surabaya, Jalan Adityawarman, Minggu (5/10/2025).

Baca Juga: Dihadiri Armuji, Rapat Evaluasi Fraksi PDIP Surabaya Digelar Tertutup, Isyarat Perombakan?

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M. Bataragoa, serta jajaran pengurus partai. Para peserta berasal dari kalangan pelajar SMA dan SMK se-Kota Surabaya.

Dalam arahannya, Risma menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan oleh kemauan dan kedisiplinan diri untuk berjuang.

“Anak-anak ini harus cinta negaranya. Mereka tidak akan mengkhianati bangsa dengan melakukan hal-hal yang merugikan negara. Itu yang paling penting. Kedua, mereka harus punya mental pejuang, tidak mudah menyerah dalam situasi apa pun,” tegas Risma di hadapan peserta.

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu juga menegaskan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk sukses tanpa memandang status sosial.

“Keberhasilan itu hak semua anak. Bukan hanya anak pejabat, bukan anak orang kaya. Semua bisa berhasil kalau mau berjuang,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

Risma kemudian membagikan pengalaman pribadinya tentang pentingnya kerja keras dan kemauan belajar. Ia mengingatkan agar anak muda tidak larut dalam penggunaan gawai untuk hal yang tidak produktif, tetapi memanfaatkannya untuk menambah pengetahuan dan kemampuan diri.

“Daripada waktumu habis buat main game atau gosip di media sosial, lebih baik gunakan untuk belajar. Belajar bahasa, belajar teknologi, karena dunia ini cepat berubah. Kalau kalian mau, dunia bisa kalian genggam,” pesannya.

Selain semangat belajar, Risma juga menekankan pentingnya integritas dan cinta tanah air sebagai fondasi kemajuan bangsa. Ia mencontohkan Korea Selatan yang mampu bangkit karena menanamkan rasa nasionalisme dan disiplin sejak dini.

“Kalau kita cinta negara ini, kita tidak akan tega berkhianat pada perjuangan para pahlawan. Tidak akan korupsi, tidak akan menyakiti bangsa sendiri,” ujar Risma.

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M. Bataragoa, mengapresiasi kehadiran Risma yang dianggap memberikan semangat besar bagi para peserta.

“Kami sangat bersyukur Bu Risma bisa hadir langsung. Beliau sosok inspiratif, dan apa yang disampaikan sangat relevan bagi anak-anak muda agar tumbuh dengan tekad kuat, cinta tanah air, dan siap berjuang untuk masa depan mereka,” ungkap Yordan.

Pelatihan kepemimpinan anak muda ini menjadi bagian dari upaya PDIP Surabaya dan Taruna Merah Putih dalam menyiapkan kader muda yang tangguh, berkarakter nasionalis, dan memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.