Jumat, 05 Jun 2026 10:37 WIB

Pertama Dalam Sejarah, Pelantikan Pengurus Kartar Kecamatan Bulak Surabaya Dihadiri Ribuan Pemuda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Jul 2023 14:38 WIB
Suasana pelantikan pengurus Karang Taruna Kecamatan Bulak, Surabaya
Suasana pelantikan pengurus Karang Taruna Kecamatan Bulak, Surabaya

selalu.id - Pelantikan pengurus Karang Taruna di Kecamatan Bulak, Surabaya dihadiri sekitar dua ribu pemuda sembari menggelar sholawatan, di halaman Taman Suroboyo, Kenjeran, pada Minggu (30/7/2023) malam.

Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus di Kecamatan itu merupakan pertama kali dalam sejarah dihadiri ribuan orang yang berasal dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Dari dulu tidak ada kepikiran kalau pelantikan pengurus digelar sholawatan. Biasanya pelantikan Karang Taruna di Gedung Kecamatan, dan hanya 100an orang yang paling. Tapi kali ini konsep berbeda ribuan pemuda yang datang,"kata Fuad, kepada Selalu.id, Senin (31/7/2023).

Fuad berharap dengan adanya acara sholawatan para pemuda tersebut membuat pergerakkan Karang Taruna di Surabaya lebih aktif lagi.

"Dengan acara sebegitu besarnya, Karang Taruna tidak dianggap vakum. Tidak hanya Agustusan saja. Dengan adanya itu bisa menggerakkan anak muda Karang Taruna yang disana sekaligus memberikan manfaat. Bagaimana pun karang taruna juga organisasi giat kepemudaan,"ungkapnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Kecamatan Bulak, Moh. Amirul Mukminin menyampaikan bahwa pelantikan pengurus di wilayahnya juga mengajak para pemuda dari OKP dan dihadiri oleh pemuda dari berbagai pemeluk agama.

"Kita undang OKP dari religius, sosial, nasionalis juga hadir, bahkan menghadirkan pemuda-pemuda agama Katolik, Hindu, dan lain-lain,"jelasnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Amirul menjelaskan bahwa konsep acara pelantikan tersebut tetap mengutamakan pancasila. Jadi tak hanya religius, namun juga sosialis dan nasionalisme.

"Kita pakai konsep layaknya pancasila, nasional banget. Kita tak membedakan perbedaan agama,"tuturnya.

Selain itu, penggelaran pelantikan pengurus di halaman Taman Suroboyo itu tak hanya hanya berdzikir dan sholawatan saja. Namun, ini lebih bisa menyatu dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kita konsep dzikir dan sholawat untuk surabaya hebat. Kita warga pesisir memang mayoritasnya religius. Tapi kita juga menunjukkan bahwa para pemuda itu bagian dari masyarakat, intinya kita menyatu dengan masyarakat,"terangnya.

"Kalau tak menyatu kita harus ada ditengah tengah masyarakat. Sehingga kita tahu keluhan keluhan apa saja masyarakat hari ini, terutama di Kecamatan Bulak," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.