Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

KPLB Diberikan pada Asisten Pemkot, DPRD Surabaya: Mereka Memang Baik tapi Tak Istimewa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jul 2023 10:03 WIB
Imam Syafi'i, anggota komisi A DPRD Surabaya
Imam Syafi'i, anggota komisi A DPRD Surabaya

selalu.id - DPRD Surabaya mempertanyakan terkait Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) terhadap pejabat yang seharusnya diberikan pada Lurah dan Camat dan bukannya diberikan pada Asisten Pemkot Surabaya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi'i menilai Lurah dan Camat lebih memiliki kinerja yang lebih bagus, inovatif dan kreatif. Terlebih lagi mereka garda terdepan pelayanan publik Pemkot Surabaya.

"Kok ternyata yang diusulkan kenaikan pangkat luar biasa bukan ASN yang langsung frontliner dengan masyarakat contohnya Lurah-Camat. Yang terus terang sangat berkeringat hari-hari ini," ungkap Imam kepada selalu.id, Rabu (6/7/2023).

Imam pun mempertanyakan usulan Eri Cahyadi yang merekomendasikan KPLB kepada Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Erna Purnawati dan Asisten 3 (Asisten Administrasi Umum) Febria Rachmanita.

"Asisten dua bu Erna dan Bu Feni. Mereka memang baik tapi ndak istimewa. Harusnya betul-betul istimewa, nah ukurannya apa? Ada inovasinya nggak? Kreatif nggak?" jelasnya.

Menurutnya, hal itu pula juga mematikan harapan Lurah dan Camat yang kinerjanya lebih baik. Bahkan, kerjanya bukan hanya 24 jam tetapi 26 jam sehari.

"Itu kan jadi percuma, janji tapi yang dikasihkan assisten-assisten itu. Saya pikir ndak perlu. Yang penting kan mereka yang betul-betul membuktikan kinerja dan inovasi," ucapnya.

Mengingat peristiwa seperti yang dialami mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Justamadji dan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Suharto Wardoyo tidak terulang kembali.

"Kejadian Justamadji kemudian juga pak Anang itu kan luar biasa kan. Orang baik tapi kemudian mendapat tempat yang tidak baik dijadikan fungsional ndak ada pekerjaannya," katanya.

"Padahal Surabaya masih membutuhkan orang-orang seperti mereka. Jangan sampai ada lagi kasus  meng-Anang-kan atau meng-Justamaji-kan lagi kepada pejabat-pejabat yang berprestasi," imbuhnya,

Di sisi lain, informasi yang didapat selalu.id, beredar kabar bahwa bahwa rotasi atau mutasi lima pejabat lebih yang akan dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi, salah satunya tidak menutup kemungkinan salah satu pejabat Asisten yang akan turun jabatan sebagai Staf Ahli Pemkot Surabaya.

Diketahui pula beredar informasi ada empat Kepala Dinas yang mengikuti uji kompetensi seiring kabarnya rotasi mutasi pejabat, yakni Kadiskominfo Muhammad Fikser, Kasatpol PP Eddy Christijanto, Kadispendukcapil Agus Imam Sonhanji, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dedik Irianto, dan Staf Ahli Afgani Wardana. (Ade/Adg)

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.