Kamis, 23 Jul 2026 00:24 WIB

Wadul ke Armuji, Warga Tolak Perluasan Pembangunan Cluster Garden Ville 2, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Mei 2023 19:50 WIB
Armuji bersama warga Garden Ville 2 Graha Natura
Armuji bersama warga Garden Ville 2 Graha Natura

Selalu.id - Puluhan warga Cluster Garden Ville 2 mengguruduk Kantor Perumahan Graha Natura, Lontar, Kota Surabaya, Selasa (30/5/2023).

Puluhan warga itu melakukan demo terkait menolak perluasan pembangunan Cluster Garden Villa 2. Mereka meminta fasilitas umum (fasum) perumahan yang kini rata dengan tanah untuk dikembalikan seperti semula.

"Apa yang diinginkan warga, harus dikembalikan sebagaimana dibeli. saya tentu mendukung langkah yang ditempuh warga," kata Sunardi, Ketua RT 1 RW 6 Lontar.

Kemudian, salah satu perwakilan warga, Santoso mengatakan bahwa pihaknya merasa dibohongi oleh pihak Graha Natura. Sejak 2018 lalu dirinya bersama warga membeli Cluster Garden Ville 2 Graha Natura pada 2018.

Kata dia, awal mulanya polemik itu oleh para pengembang, warga dijanjikan hunian eksklusif 24 rumah beserta fasilitas umum (fasum) berupa taman dan pepohonan.

Masalah mulai muncul saat pengembang Graha Natura ingin memperluas perumahan dengan membabat habis fasum warga. Warga lalu menyatakan protes ke pengembang.

Bahkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji turun tangan dengan polemik itu. Santoso puna mencerikan Wadul ke Wawali Armuji adanya perbedaan site plan yang dimiliki warga dengan pengembang.

Kata dia, site plan versi pengembang sama dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman serta Perumahan (DPRKPP) Kota Surabaya.

Menurutnya, site plan versi warga sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Anehnya lagi, DPRKPP memiliki 2 site plan yang berbeda di tanggal yang sama.

"Aneh, penerbitan site plan tanggal sama, tahun sama, tapi (ada site plan) berbeda," ungkapnya.

Sementara itu, mendengar keluhan warga Wawali Armuji meminta site plan yang dikeluarkan DPRKPP dikoreksi. Sebab, site plan yang awalnya untuk fasum berubah menjadi hunian.

"Ini kan suatu tanda tanya besar. otomatis disitu juga ada hal yang diuntungkan dengan adanya replanning untuk membangun suatu rumah disitu," tegasnya.

Armuji menuding perubahan site plan DPRKPP menguntungkan pihak tertentu. Di satu sisi, warga jelas dirugikan karena telah kehilangan fasum.

"Namanya beli (rumah), site plannya jelas dengan site plan yang aslinya. Terus ujug-ujug ada replanning dibangunkan rumah. Berarti disitu ada keuntungan. Yang dirugikan ya warga yang beli disitu sudah lama," urai Cak Ji.

Dirinya pun meminta DPRKPP karena kegegabahannya dievaluasi. Karena site plan baru DPRKPP dianggap merugikan warga. "Warga kita dengarkan, apa yang kita lihat seperti ini kita suarakan," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Dinilai Rugikan Pemilik Rumah Sah, Langkah Mediasi Wawali Surabaya Armuji Tuai Protes

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.