Rabu, 23 Sep 2026 18:02 WIB

Warga Miskin Terancam Tak Bisa Sekolah Negeri, DPRD Surabaya Desak Pemkot Beri Solusi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Mei 2023 12:02 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

Selalu.id - DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota untuk segera memberikan solusi terkait keluhan warga miskin yang tidak bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri, melalui jalur mitra warga.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi'i mengaku hatinya terenyuh saat mendengar warga miskin mengeluh karena anaknya terancam tak bisa masuk ke Sekolah Negeri.

Imam mengatakan, warga yang hendak mendaftarkan anaknya rata-rata masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), kemudian diubah menjadi Keluarga Miskin (Gamis).

Apalagi diketahui Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) bakal dibuka pada bulan Juni mendatang itu membutuhkan Surat Keterangan miskin (SKM) untuk mendaftar sekolah jalur Mitra Warga. Akan tetapi, kata Imam, SKM kini tidak bisa dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui kelurahan.

"Parahnya SKM sudah tidak bisa dikeluarkan. Kalau tidak dikeluarkan, seharusnya Pemkot Surabaya memberikan solusi. Apalagi sebentar lagi masuk tahun ajaran baru, yang untuk jalur Mitra Warga ini sangat membutuhkan surat itu," kata Imam, kepada Selalu.id, Selasa (16/5/2023).

Terlebih lagi, lanjutnya, warga yang sempat berstatus MBR kini tak masuk kategori Gamis itu belum berubah kondisi ekonomi secara sepenuhnya. Bahkan, pasca pandemi Covid-19 kondisi ekonomi Keluarga Miskin di Surabaya tercatat sebanyak 75.069 KK (Kartu Keluarga) atau 219.427 jiwa.

Ia menilai ribuan warga miskin ini masih memerlukan solusi untuk mendaftarkan anaknya di sekolah negeri, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Ini bayangkan kalau tidak ada solusi. Bahkan mungkin mustahil kalau mau masuk sekolah negeri. Jalur Mitra Warga itu kuotanya terbatas, kan tidak bisa masuk lewat jalur itu karena statusnya tidak MBR lagi. Kemudian rumahnya jauh dari sekolah negeri, apalagi secara prestasi akademik non akademik, kan tambah susah," tegasnya. (Ade) ADV

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta setiap Kepala Perangkat Daerah menempatkan ASN yang memiliki kemampuan untuk menjadi pengampu wilayah.

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.