Sabtu, 06 Jun 2026 15:11 WIB

Sempurnakan Kya-Kya jadi Sister City China, Wali Kota Eri dan Konjen Tiongkok Perkuat Kerjasama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Apr 2023 13:30 WIB

Selalu.id - Kya-Kya sebagai ikon wisata Pecinan Surabaya tak hanya dibuka kembali sebagai pusat kuliner khas Tiongkok tapi juga dihidupkan secara maksimal sebagai pusat kebudayaan Tiongkok. Terutama, saat ini Indonesia gencar untuk menjalin kerja sama secara bilateral dengan banyak negara untuk menciptakan sister city.

Sister City merupakan konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik dengan tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk, yang bisa dilakukan antar Negara. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Terkait itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak Konsul Jendral Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk menyempurnakan kampung pecinan atau wisata Kya-Kya Surabaya. Wali Kota Eri Cahyadi pun bertemu dengan Konjen RRT Mr Xu Yong bersama rombongannya, kemarin, Senin (10/4/2023) di Balai Kota Surabaya.

Pertemuan itu juga membahas tentang tindak lanjut sister city antara Surabaya dengan sejumlah kota di China sekaligus menyempurnakan Kampung Pecinan atau Wisata Kya-kya.

Eri mengatakan sister city yang sudah dilakukan selama ini dengan sejumlah kota di China. Ia berharap sister city terus diperkuat dan dimasifkan, sehingga dampaknya kepada kedua kota terlihat nyata.

“Jadi, saya berharap tidak hanya sekadar tandatangan sister city saja, tapi harus ada dampak yang nyata bagi kedua belah pihak,” tegas Eri, Selasa (11/4/2023).

Menurutnya, selama ini Surabaya memang sudah menjalin sister city dengan Xiamen dan Guangzhou. Salah satu bentuknya ada pertukaran pelajar, pegawai negeri pemkot, ekonomi, budaya dan transportasi. Namun, kerjasama itu harus lebih diperkuat dan dampaknya harus terlihat dan dapat dirasakan oleh Surabaya dan kota sister city.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

“Misalnya produk UMKM Surabaya bisa dipamerkan dan dijual di sana dan begitu juga sebaliknya. Jadi, di sini kita membawa misi UMKM internasional juga, karena itu adalah salah satu program pemkot saat ini, bagaimana produk UMKM Surabaya bisa internasional. Sebelumnya Singapura sudah menyediakan tempat khusus untuk UMKM kita dan itu gratis, sehingga dampak sister city ini bisa langsung dirasakan oleh warga Surabaya,” tegasnya.

Di sisi lain, lanjut Eri, di Surabaya ini memiliki kampung pecinan, yaitu di Wisata Kya-kya. Ia pun langsung mengajak Konjen RRT untuk berkunjung dan melihat langsung Wisata Kya-kya itu. Ia berharap mereka bisa memberikan sebuah prasasti yang menjadi penanda kerjasama Kota Surabaya dengan China.

“Saya minta beliau untuk datang ke Kya-kya supaya melihat langsung suasana di sana. Bahkan, saya juga meminta beliau untuk memberikan masukan pada kami karena tempat itu sekarang terus kami bangun supaya benar-benar menjadi Kampung Pecinan,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Baginya, masukan dan sumbangan pemikiran dari Konjen RRT itu sangat berarti supaya Kya-kya itu benar-benar menjadi Chinatown atau seperti wilayah China.

“Beliau akan ke sana bersama konsultannya. Bahkan, beliau juga menyampaikan akan siap support penuh Pemkot Surabaya untuk mengembangkan Kya-kya. Mereka juga berterimakasih kepada Pemkot Surabaya yang konsen dan terus bekerjasama dengan para orang-orang Tionghoa di Surabaya,” ujarnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya Mr. Xu Yong meyakini dengan adanya pertemuan kemarin, kerjasama antara Kota Surabaya dengan China bisa terus ditingkatkan. Bahkan, ia juga berharap kerjasama antara kedua belah pihak ini bisa saling mensejahterakan warganya.

“Saya yakin atas dukungan dan bantuan dari Pak Wali Kota Surabaya ini, kerjasama antar kedua kota akan terus berkembang dan semakin meningkat ke depannya,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.