Kamis, 05 Nov 2026 16:09 WIB

Tak Penuhi Pesangon dan THR, Rumah Bos Besar Kapal Api Dijaga Ketat Polisi Antisipasi Demo Karyawan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 08 Apr 2023 19:45 WIB

Selalu.id - Tunjangan Hari Raya (THR) adalah hak karyawan yang harus dipenuhi oleh perusahaan dan kebijakannya telah diatur dalam peraturan Kementerian Ketenagakerjaan. Namun dalam praktiknya, hak tersebut masih banyak dicurangi, banyak karyawan yang tidak mendapat THR atau nominal THR tidak sesuai dibayarkan dan sebagainya.

Kejadian serupa terjadi baru-baru ini, puluhan karyawan atau buruh dari perusahaan Kapal Api Group, melakukan demo menuntut pembayaran uang pesangon dan THR dari dampak penutupan permanen Pabrik Permen Relaxa & Biskuit, PT. Agel Langgeng. Dikutip dari Suarasurabaya.net, demo karyawan sempat dilakukan di depan rumah pemilik PT. Agel Langgeng, Soedomo Margonoto pada Rabu lalu (5/4/2023), di kawasan Jalan Dharmahusada Surabaya.

Baca Juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

Diketahui bahwa aksi demo tersebut gagal karena karyawan tidak dapat bertemu dengan Soedomo. Agus Supriyanto koordintaor lapangan (korlap) dalam aksi tersebut mengatakan, meski difasilitasi bertemu dengan Sudomo namun pihaknya belum mendapat kabar kapan pertemuan itu akan berlangsung.

“Hingga saat ini belum ada informasi oleh Polda Jatim agar kami bisa menyampaikan tuntutan dan diskusi,” kata Agus, dikutip dari Suarasurabaya.net, Sabtu (8/4/2023).

Agus melanjutkan, tuntutan buruh kepada PT. Agel Langgeng yaitu apabila terjadi PHK maka pesangon yang diberikan harus sesuai perjanjian bersama yang sudah ditandatangani pekerja dan perusahaan.

Di dalam perjanjian yang sudah dibuat itu, apabila terjadi PHK maka pesangon akan diperhitungkan berdasarkan peraturan perusahaan dan disepakati semua pekerja. Kata Agus dalam peraturan perusahaan itu pesangon disepakati dua kali ketentuan, berdasarkan UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga: SPDP Diterima Kejari Tanjung Perak Surabaya, Go Bozze Gozali Mengaku Tak Tahu

“Tapi setelah PHK (karyawan), PT. Agel Langgeng menggunakan (peraturan) Omnibus Law mengabaikan perjanjian. Besaran upah disepakati sepihak,” katanya.

Agus menuturkan bahwa keseluruhan pekerja PT. Agel Langgeng telah di-PHK, namun yang belum mendapatkan haknya ada sekitar 157 orang.

“Kalau sesuai UU Nomor 13 total pesangon untuk 157 orang senilai Rp23 miliar. Hampir 50 persen kawan-kawan usianya juga menjelang pensiun,” jelasnya.

Baca Juga: Empat Pelamar Dishub Surabaya Diduga Kena Pungli, DPRD Desak Usut Jaringan Calo

Kemudian, selain menunggu agenda bertemu dengan pemilik PT, Agus mengatakan pihaknya juga melakukan proses aduan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan terkait masalah pesangon dan THR.

Saat ini pun, viral dipublish di TikTok bahwa hari ini, Sabtu (8/4/2023) rumah Soedomo dijaga ketat oleh pihak kepolisian yang mengantisipasi kedatangan massa karyawan yang menuntut uang pengason dan THR yang belum juga diberikan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jasa Pelubangan Plastik Mulsa Banjir Orderan Jelang Musim Tanam Melon di Nganjuk

Ukuran pelubangan dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan, sehingga memudahkan petani dalam mempersiapkan lahan sebelum memasuki masa tanam.

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh saat Silaturahmi ke KSPI

Kapolda Jatim meminta KSPI terus menyampaikan perkembangan penetapan upah minimum menjelang 21 November 2026.

Sindikat Scamming Internasional Dibongkar di Mojokerto, 23 WNA Diimingi Gaji 1000 US Dolar

Polsek Trawas lalu mengamankan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto.

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.