Kamis, 17 Sep 2026 17:38 WIB

Begini Ciri-ciri Korban Hilang Perahu Tenggelam, BPBD Ajak Warga Turut Memantau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 14:16 WIB

Selalu.id - Belasan orang menjadi korban tragedi perahu tambang tenggelam di sungai berantas yang berada di Jalan Mastrip, Sabtu (25/3/2023) pagi.

Saat ini, melalui data terkini Badan Penanggalungan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, tercatat sebanyak 12 orang korban selamat termasuk dua pengemudi yang berada di perahu tersebut. Dalam peristiwa itu diketahui para penumpang juga membawa beberapa sepeda motor.

Baca Juga: Tragedi Perahu Tambang Karangpilang, DPRD Desak Kajian dan Pembangunan Jembatan

12 orang tersebut diantaranya 3 dilarikan di rumah sakit Wiyung Sejahtera, 6 perawatan ringan tanpa rumah sakit, dan 1 hilang belum ditemukann hingga saat ini.

Terpantau selalu.id, tercatat 1 korban yang hilang berjenis perempuan berisinial D (23) dengan ciri-ciri berpakaian jaket merah, celana krem dan memakai helm putih.

Kemudian untuk korban yang dilarikan RS, Akbar Firdaus Muzakki Anggota BPBD Kota Surabaya mengatakan, pihaknya mengantar 2 korban yang merupakan pasangan suami istri itu dibawa ke Puskesmas Kedurus pukul 08.20 WIB.

Kemudian, 2 korban pasutri itu dirujuk ke RS Wiyung Sejahtera menggunakan ambulan Puskesmas Kedurus sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kedua orang suami istri dilakukan observasi 2 jam, karena kemasukan air," kata Akbar.

Baca Juga: Perahu Tambang Wajib Tutup Operasional Mulai Pekan Depan, Ini Peraturannya

Akbar menjelaskan untuk kedua korban pasutri itu, dokter yang betugas di IGD menyatakan kondisi pasien sudah baik. Sehingga pasutri ini diperbolehkan pulang pukul 11.20 WIB.

Sebelumnya, Akbar menambahkan, juga ada pasien yang dibawa ke RS Wiyung Sejahtera. Namun ia tidak dapat memastikan identitas dan keluhan yang dialami. Sebab ia hanya mengantar dua korban.

"Sebelumnya ada 1 ke RS Wiyung Sejahtera langsung pulang karena kondisi baik," terangnya.

Baca Juga: Dishub Surabaya Sempat Labeli Perahu Tambang yang Tenggelam Tidak Penuhi Syarat Kelaikan

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Laksita Rini mengatakan bahwa pihaknya masih mencari korban D hingga saat ini.

Rini menjelaskan petugas masih kesulitan mencari akibat arus sungai yang sangat tinggi. Terlebih sungainya memiliki banyak lumpur. Ia pun menghimbau untuk warga sekitar bantaran sungai turut memantau.

"Arusnya sangat tinggi, banyak lumpur, meski kami pun bergegas, baiknya masyarakat juga turut memantau, semakin banyak yang memantau, semakin cepat korban bisa segera ditemukan," pungkas Rini. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga instansi teknis terkait untuk turun tangan secara nyata.

Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Selain mendesak kejaksaan, massa aksi juga menyasar Wali Kota Surabaya untuk segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya yang terindikasi kasus.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.