Kamis, 23 Jul 2026 05:49 WIB

Begini Ciri-ciri Korban Hilang Perahu Tenggelam, BPBD Ajak Warga Turut Memantau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 14:16 WIB

Selalu.id - Belasan orang menjadi korban tragedi perahu tambang tenggelam di sungai berantas yang berada di Jalan Mastrip, Sabtu (25/3/2023) pagi.

Saat ini, melalui data terkini Badan Penanggalungan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, tercatat sebanyak 12 orang korban selamat termasuk dua pengemudi yang berada di perahu tersebut. Dalam peristiwa itu diketahui para penumpang juga membawa beberapa sepeda motor.

Baca Juga: Tragedi Perahu Tambang Karangpilang, DPRD Desak Kajian dan Pembangunan Jembatan

12 orang tersebut diantaranya 3 dilarikan di rumah sakit Wiyung Sejahtera, 6 perawatan ringan tanpa rumah sakit, dan 1 hilang belum ditemukann hingga saat ini.

Terpantau selalu.id, tercatat 1 korban yang hilang berjenis perempuan berisinial D (23) dengan ciri-ciri berpakaian jaket merah, celana krem dan memakai helm putih.

Kemudian untuk korban yang dilarikan RS, Akbar Firdaus Muzakki Anggota BPBD Kota Surabaya mengatakan, pihaknya mengantar 2 korban yang merupakan pasangan suami istri itu dibawa ke Puskesmas Kedurus pukul 08.20 WIB.

Kemudian, 2 korban pasutri itu dirujuk ke RS Wiyung Sejahtera menggunakan ambulan Puskesmas Kedurus sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kedua orang suami istri dilakukan observasi 2 jam, karena kemasukan air," kata Akbar.

Baca Juga: Perahu Tambang Wajib Tutup Operasional Mulai Pekan Depan, Ini Peraturannya

Akbar menjelaskan untuk kedua korban pasutri itu, dokter yang betugas di IGD menyatakan kondisi pasien sudah baik. Sehingga pasutri ini diperbolehkan pulang pukul 11.20 WIB.

Sebelumnya, Akbar menambahkan, juga ada pasien yang dibawa ke RS Wiyung Sejahtera. Namun ia tidak dapat memastikan identitas dan keluhan yang dialami. Sebab ia hanya mengantar dua korban.

"Sebelumnya ada 1 ke RS Wiyung Sejahtera langsung pulang karena kondisi baik," terangnya.

Baca Juga: Dishub Surabaya Sempat Labeli Perahu Tambang yang Tenggelam Tidak Penuhi Syarat Kelaikan

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Laksita Rini mengatakan bahwa pihaknya masih mencari korban D hingga saat ini.

Rini menjelaskan petugas masih kesulitan mencari akibat arus sungai yang sangat tinggi. Terlebih sungainya memiliki banyak lumpur. Ia pun menghimbau untuk warga sekitar bantaran sungai turut memantau.

"Arusnya sangat tinggi, banyak lumpur, meski kami pun bergegas, baiknya masyarakat juga turut memantau, semakin banyak yang memantau, semakin cepat korban bisa segera ditemukan," pungkas Rini. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.