Selasa, 03 Feb 2026 18:57 WIB

Dishub Surabaya Sempat Labeli Perahu Tambang yang Tenggelam Tidak Penuhi Syarat Kelaikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Mar 2023 13:02 WIB
Perahu tambang tenggelam di Surabaya
Perahu tambang tenggelam di Surabaya

selalu.id - DPRD Surabaya menyoroti peristiwa perahu tambang tenggelam di Sungai Jalan Mastrip, Surabaya. Tercatat satu orang tewas akibat kejadian yang terjadi pada Sabtu (25/3/2023) kemarin.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati menyebut bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya pernah memberi penilaian terkait perahu tambang tersebut. Hasilnya standarisasi keselamatannya tidak memenuhi syarat kelaikan kapal.

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Hal itu sesuai Keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 73 tahun 2004 terkait penyelenggaraan angkutan sungai.

"Jadi itu tidak memenuhi syarat. Kalau dilihat, saya sudah cek Dishub sudah pernah melakukan sosialisasi untuk standarisasi kapal dan dermaga tetapi itu tahun 2019, kecelakaannya 2023. Jadi kalau di lihat jaraknya jauh sekali antara sosialisasi,"kata Aning, Rabu (29/3/2023).

Aning menjelaskan, tahun 2019 Pemkot Surabaya pernah merekomendasikan penutupan operasional penyebrangan tambang atas kelaikan perahu.

"Ternyata 2019 direkomendasi untuk ditutup tetapi sampai 2023 tidak ditutup, itu sudah menyalahi sebetulnya. Jadi sudah izin tidak bisa keluar karena tidak memenuhi syarat tetapi bisa berjalan sampai 2023 sampai terjadi kecelakaan, ini ada apa Dishub?,"herannya.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Menurutnya, dengan rekomendasi itu, Dishub harus melakukan penertiban kembali terhadap perahu tambang di seluruh Surabaya.

"Tidak hanya (perahu tambang yang ada) di Mastrip, karena banyak (seluruh surabaya, kawasan) Wonorejo ada. Dishub harus melakukan koordinasi kembali dengan stakeholder terkait keberadaan tambangan itu, terutama perizinan, standarisasi kelaikan,"tegasnya.

Aning menjelaskan, Pemkot Surabaya telah menganggarkan untuk membangun jembatan di beberapa tempat perahu penyeberangan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

"Jadi sudah tepat, sebetulnya perlu dilihat kan riwayatnya sudah jelas, kalau memang diperlukan jembatan untuk mobilitas itu perlu dibangun,"ungkapnya.

Sub Koordinator Angkutan Perairan, Perkeretaapian dan Tidak Bermotor Dishub Surabaya, Wandi Fauzi menyampaikan bahwa pihaknya akan memeriksa kembali terkait keamanan serta kelayakan.

"Jadi yang jelas kita diperintah untuk mendata ulang mana perahu tambang sudah beroperasi atau yang tidak beroperasi. Kita akan koordinasikan seluruh stakeholder untuk melakukan langkah sesuai arahan pak Wali (Wali Kota),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.