Senin, 02 Nov 2026 02:25 WIB

Perahu Tambang Wajib Tutup Operasional Mulai Pekan Depan, Ini Peraturannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Mar 2023 10:55 WIB

Selalu.id - Pasca peristiwa perahu tambang tenggelam di sungai kawasan Jalan Mastrip Kemlaten yang menyebabkan 13 orang menjadi korban dan diantaranya satu meninggal, Sabtu (25/3/2023) lalu.

Kini, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan evaluasi terhadap operasional perahu tambang guna keselamatan dan keamanan warga saat menggunakan transportasi air.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Tundjung Iswandaru menegaskan evaluasi dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemkot terhadap keselamatan dan keamanan warga dalam bidang transportasi.

Hasil evaluasi itu, Tundjung menyampaikan nantinya seluruh pemilik perahu tambang wajib berhenti beroperasi jika tidak memiliki izin. Perizinan itu harus mendapatkan rekomendasi izin dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Mulai pekan depan, Dishub Surabaya akan melakukan penutupan operasional kepada pemilik perahu tambang yang tidak sesuai aturan atau tidak memiliki izin operasional.

"Kami akan melakukan sosialisasi perihal perahu tambang yang Insyaallah mulai minggu depan diarahkan pada penutupan operasional bagi yang perahunya tidak sesuai aturan atau tidak layak," kata Tundjung, Jumat (31/3/2023).

Sosialisasi ini juga akan dikembangkan dan dikoordinasikan dengan kecamatan di wilayah setempat.

"Nanti diharapkan koordinasi sama kecamatan, karena kan di wilayah kecamatan masing-masing. Karena bisnis perahu tambang ini kan sudah turun temurun, mereka dari dulu tidak ada izinnya," jelasnya.

Ia menyebut, ada belasan perahu tambang yang saat ini beroperasi di Surabaya. Namun, tak ada satupun yang memiliki izin operasional.

"Saya tidak tahu itu (satu perahu tambang) dapat izin dari mana, di kami (Dishub) tidak ada," ungkapnya.

Lebih lanjut Tundjung menjelaskan bahwa izin operasional tambang saat ini tidak hanya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Tetapi wajib juga melalui dari BPTD.

Menurutnya, izin yang dikeluarkan BPTD ini berkaitan dengan kelangsungan sungai, dermaga, fasilitas keselamatan hingga alur pelayaran.

"Setelah rekomendasi dari sana (BPTD),  baru kami mengeluarkan izin, tetapi dari BBWS juga harus ada karena yang punya wilayah," katanya.

Tundjung menambahkan, pada tahun 2019, pihaknya bersama Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak telah melakukan sosialisasi kepada para pemilik perahu tambang.

Bahkan saat itu pihaknya juga menyarankan para pemilik untuk berhenti beroperasi karena tidak layak.

"Di tahun 2019 kami sudah sama Syahbandar ke mereka. Kami menanyakan juga, seharusnya mereka ditutup karena sudah tidak sesuai, tidak layak dan lain-lain," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Dishub Surabaya Sempat Labeli Perahu Tambang yang Tenggelam Tidak Penuhi Syarat Kelaikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.