Selasa, 21 Jul 2026 03:14 WIB

Fokus Tangani Kekerasan Anak, Komisi D DPRD Surabaya Kumpulkan Dinas Terkait hingga Polisi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Mar 2023 10:49 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah saat reses di wilayah Bulak
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah saat reses di wilayah Bulak

selalu.id - Komisi D DPRD mengggelar hearing dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Jumat (10/3/2023). Hal ini dilakukan untuk membahas maraknya kasus kekerasan pada anak dan pelajar.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengatakan bahwa dalam sebulan ini beberapa kasus kekerasan anak menjadi tren. Hal ini membuat Pemkot harus melakukan pembenahan, apalagi Surabaya menjadi Kota Layak Anak (KLA).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kondisi ini jad pelecut kita semua untuk bekerja keras lagi menggali upaya-upaya yang harus dilakukan. Apa ada progam yang gak pas atau apa?,"kata Khusnul usai hearing.

Khusnul menyebutkan beberapa kasus yang mencuat akhir akhir ini, di Wilayah Surabaya utara. Kemudian, kekerasan anak di Shelter milik Pemkot.

Bahkan, baru- baru saja terjadi yakni pengeroyokan terjadi di salah satu SMPN Surabaya, Hingga korban MD (16) mengalami luka dan patah tulang akibat lari saat dikeroyok oleh para pelajar dan ketabrak pengendara motor.

Dalam Hearing tersebut, Komisi D juga memanggil sejumlah pihak terkait yakni, sekolah, polisi hingga beberapa orang tua murid. Ia menyebut, sudah dilakukan mediasi terhadap kasus tersebut.

"Segala upaya sudah dilakukan pihak sekolah. Bahkan Kepolisian sudah melakukan upaya mediasi. Tapi kami berharap ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat anak-anak ini usia belajar,"tuturnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Kami berharap ini bisa diselesaikan dengan pendekatan persuasif," lanjutnya.

Komis D DPRD Surabaya juga meminta Dispendik, DP3A, maupun Kapolsek dan para guru untuk tidak lelah mengunjungi para pelajar yang terlibat kasus, untuk dilakukan pendekatan dan mediasi.

"Saya yakin, sekeras-kerasnya batu Insyaallah kalau terus ditetesi kelembutan, pendekatan berbasis agama, pendekatan perlindungan anak dan perlindungan lainnya. Tentu kami yakin masalah ini bisa diselesaikan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah seperti memberitahu kepada setiap guru agama untuk kuat memberikan pesan moral, kepada pelajar.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Guru agama kuati religi pesan-pesan moral. Diajak ngaji dan lainnya. Guru Bimbingan Konseling (BK) juga meningkatkan pendekatan. Serta Osis sekolah agar bisa curhat sesama, tapi solusinya dari guru,"ucapnya

Kepala (DP3APPKB) Surabaya, Nanik Sukristina menambahkan, pihaknya tetap memberikan layanan edukasi dan sosialisasi terhadap anak-anak maupun pelajar. Menurutnya orang tua harus dilibatkan terkait pendidikan anak.

"Iya kita akan menguatkan lagi, nanti kita akan lebih sering koordinasi. Karena tidak menutup kemungkinan upaya-upaya ini harus lebih dan Dispendik juga menguatkan di sekolahan. Ada usulan, bukan hanya anak saja dilibatkan tapi orang tua juga harus dilibatkan dalam pendidikan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.