Selasa, 03 Feb 2026 02:13 WIB

Pelaku Penganiayaan ABH di Shelter Tambah Dua Oknum

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Mar 2023 20:42 WIB
Shelter khusus Anak Berhubungan Hukum (ABH) Milik Pemkot Surabaya
Shelter khusus Anak Berhubungan Hukum (ABH) Milik Pemkot Surabaya

selalu.id - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser menyebut bahwa total sebanyak tiga orang oknum yang diduga kekerasan terhadap Anak Berhadapan Hukum (ABH) di shelter milik Pemkot Surabaya.

Fikser menyebut bahwa bukan hanya BG (35) yang diduga melakukan kekerasan kepada RPR (17), di shelter milik Pemkot Surabaya. Melainkan ada dua oknum lainnya.

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

"Yang dua ini dalam proses pemeriksaan. Kalau terbukti melakukan tindakan penganiayaan, bisa diproses dan dilakukan pemecatan," kata Fikser, saat ditemui Selalu.id, Jumat (2/3/2023).

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah melakulan pemecetan kepada oknum Linmas berisinial BG yang dilaporkan oleh Surabaya Children Crisis Center (SCCC). Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap BG.

Baca Juga: Aksi Gasak Lampu Kota Lama Terungkap, Ayah Anak Dibekuk

"Dengan pengalaman inilah, tadi pagi dirapatkan untuk merombak semua rekrutmen yang tugas di sana (shelter). Lalu membuat SOP yang lebih baik disana," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengaku telah mengunjungi shelter atau rumah aman milik Pemkot Surabaya di Kawasan Jalan Injoko. Ia menyebut shelter tersebut bukanlah tempat tahanan melainlan tempat perlindungan anak.

Baca Juga: Mulai 1 Oktober Pemkot Bakal Datangi Semua Rumah Keluarga Surabaya, Ada Apa

"Ini tempat perlindungan anak termasuk di dalamnya ABH. Saya tadi kesana, anaknya sedang istirahat. Kami gak lama," terang Khusnul. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.