Rabu, 04 Feb 2026 03:52 WIB

Aksi Gasak Lampu Kota Lama Terungkap, Ayah Anak Dibekuk

selalu.id Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengamankan dua terduga pelaku pencurian puluhan lampu taman di kawasan Kota Lama Surabaya. Penangkapan dilakukan setelah video aksi pencurian viral di media sosial.

 

Baca Juga: Ringkus Komplotan Pembobol Toko Perhiasan, Polres Magetan Kembalikan Emas Senilai Rp 1 Miliar

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Rahmad Aji Prabowo, menjelaskan pencurian berlangsung sejak Juni 2025. Lokasi yang disasar berada di sepanjang Jalan Mliwis dan Jalan Panggung.

 

Menurutnya, hilangnya 77 lampu tempel diketahui dari rekaman CCTV. Dalam rekaman terlihat seorang pria memakai kaos biru mengendarai motor Honda PCX putih saat mengambil lampu pada malam hari.

 

"Dari rekaman CCTV tersebut, tim Jatanras melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku," jelas Kompol Rahmad Aji, Selasa 18 November 2025.

 

Baca Juga: Curi Elpiji dan Minuman Sachet, Pria di Mojokerto Bawa Anak Istri

Dua pelaku berinisial MA dan MU, warga Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya. Keduanya merupakan ayah dan anak yang tinggal satu rumah. Polisi menyita satu hardisk berisi rekaman CCTV sebagai barang bukti.

 

Kompol Rahmad Aji menyebut motif pelaku adalah kebutuhan ekonomi. Lampu yang dicuri dibongkar menjadi beberapa bagian sebelum dijual terpisah. "Motifnya ekonomi, hasil penjualannya masih didalami. Untuk satu unit lampu, diperkirakan pelaku memperoleh sekitar seratus tiga puluh lima ribu rupiah," tambahnya.

 

Baca Juga: Dua Waria di Mojokerto Gagalkan Aksi Pencurian, Pelaku Tak Berdaya

Polisi mendapati 15 unit lampu yang sudah dijual. Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Polrestabes Surabaya Polda Jatim menyatakan penyelidikan tetap berlanjut untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.