Kamis, 22 Okt 2026 02:04 WIB

Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id - Meski telah memakan waktu dua bulan, kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Sukomanunggal, Surabaya, tetap akan dilanjutkan dalam proses penyidikan. Hal ini disampaikan Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Octavianus Edi Mamoto, setelah upaya mediasi yang diajukan pihak terlapor ditolak oleh keluarga korban.

Edi Mamoto menjelaskan bahwa pelapor, yaitu orang tua korban dengan inisial SA, sempat mengajukan surat mediasi. Namun, ketika kedua belah pihak ditemui dalam proses mediasi, keluarga korban memutuskan untuk menolaknya dan meminta agar perkara ini tetap dilanjutkan sesuai hukum.

Baca Juga: Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Tim Hukum Tersangka Kasus Seksual di Sidoarjo Minta Uji Psikiatri

"Kami tetap menghormati proses mediasi yang diajukan oleh terlapor, namun karena pelapor menolaknya, sesuai prosedur penyidikan ini tetap kami lanjutkan," ujarnya saat dikonfirmasi awak media melalui telepon pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Bos Biro Umroh Surabaya Dipolisikan Kasus Kekerasan Seksual-Aborsi, Kuasa Hukum Bantah Begini

Dengan gagalnya mediasi, pihak kepolisian akan melanjutkan langkah pemeriksaan dan pemberkasan untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh.

Perlu diketahui, laporan dugaan pencabulan tersebut diajukan setelah terlapor dengan inisial DR mengaku melakukan perbuatan tidak senonoh di hadapan ketua RT setempat dan disaksikan oleh sejumlah warga sekitar, yang prosesnya juga terekam dalam video.

Baca Juga: Pemilik Travel Umrah di Surabaya Dipolisikan, Dugaan atas Kekerasan Seksual dan Paksa Aborsi

Korban mengaku telah mengalami perlakuan tidak senonoh sejak kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dan sering diancam agar tidak memberitakan kepada siapapun, termasuk orang tuanya. "Katanya DR akan marah kalau saya cerita kepada orang apalagi sama mama. Jadi saya tidak berani," ucap korban saat ditemui di kawasan Sukomanunggal.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.