Minggu, 01 Feb 2026 20:28 WIB

Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id - Meski telah memakan waktu dua bulan, kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Sukomanunggal, Surabaya, tetap akan dilanjutkan dalam proses penyidikan. Hal ini disampaikan Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Octavianus Edi Mamoto, setelah upaya mediasi yang diajukan pihak terlapor ditolak oleh keluarga korban.

Edi Mamoto menjelaskan bahwa pelapor, yaitu orang tua korban dengan inisial SA, sempat mengajukan surat mediasi. Namun, ketika kedua belah pihak ditemui dalam proses mediasi, keluarga korban memutuskan untuk menolaknya dan meminta agar perkara ini tetap dilanjutkan sesuai hukum.

Baca Juga: Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

"Kami tetap menghormati proses mediasi yang diajukan oleh terlapor, namun karena pelapor menolaknya, sesuai prosedur penyidikan ini tetap kami lanjutkan," ujarnya saat dikonfirmasi awak media melalui telepon pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

Dengan gagalnya mediasi, pihak kepolisian akan melanjutkan langkah pemeriksaan dan pemberkasan untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh.

Perlu diketahui, laporan dugaan pencabulan tersebut diajukan setelah terlapor dengan inisial DR mengaku melakukan perbuatan tidak senonoh di hadapan ketua RT setempat dan disaksikan oleh sejumlah warga sekitar, yang prosesnya juga terekam dalam video.

Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

Korban mengaku telah mengalami perlakuan tidak senonoh sejak kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dan sering diancam agar tidak memberitakan kepada siapapun, termasuk orang tuanya. "Katanya DR akan marah kalau saya cerita kepada orang apalagi sama mama. Jadi saya tidak berani," ucap korban saat ditemui di kawasan Sukomanunggal.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.