Selasa, 21 Jul 2026 08:14 WIB

Mulai 1 Oktober Pemkot Bakal Datangi Semua Rumah Keluarga Surabaya, Ada Apa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 28 Sep 2025 15:38 WIB

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mempersiapkan langkah besar dalam membangun basis data tunggal. 

Nantinya seluruh keluarga akan disisir petugas door-to-door melalui program Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada 1–31 Oktober 2025.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, menyebut bahwa saat ini petugas tengah mengikuti pelatihan intensif pada 25–28 September 2025. 

Ia menegaskan program ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya kebijakan yang tepat sasaran.

DTSEN adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokkannya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” tegas Fikser, Minggu (28/9/2025).

Fikser menjelaskan, pemutakhiran data ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menciptakan Satu Data untuk semua program pemerintah, mulai dari subsidi hingga perlindungan sosial. Kedua, memastikan program lebih tepat sasaran.

 “Tanpa data terbaru, bantuan sosial akan berisiko salah sasaran. Ini adalah upaya kami meminimalisir inclusion error dan exclusion error,” tegasnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Ketiga, lanjutnya, menyediakan data mutakhir untuk mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang. 

“Khususnya dalam merancang intervensi di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan berbasis bukti (evidence-based),” imbuhnya.

Mulai 1 Oktober, kata Fikser, petugas yang sudah dilatih akan mendatangi rumah-rumah warga. Pendataan dilakukan lewat wawancara singkat mengenai identitas keluarga, kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, hingga sarana prasarana rumah tangga.

Seluruh data dikumpulkan secara digital melalui aplikasi resmi BPS FASIH-Mobile, lengkap dengan pengambilan foto rumah dan pencatatan lokasi menggunakan geotag.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

“Petugas yang telah dilatih akan melakukan wawancara singkat untuk mengumpulkan data penting, meliputi identitas keluarga dan anggota keluarga, kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan. Serta, sarana prasarana rumah tangga,” jelas Fikser.

Lebih lanjut Fikser menegaskan, kerahasiaan data warga terjamin dalam proses DTSEN ini.

“Partisipasi warga sangat menentukan. Data yang lengkap akan membuat program pembangunan di Surabaya semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.