Selasa, 20 Okt 2026 23:31 WIB

Mulai 1 Oktober Pemkot Bakal Datangi Semua Rumah Keluarga Surabaya, Ada Apa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 28 Sep 2025 15:38 WIB

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mempersiapkan langkah besar dalam membangun basis data tunggal. 

Nantinya seluruh keluarga akan disisir petugas door-to-door melalui program Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada 1–31 Oktober 2025.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, menyebut bahwa saat ini petugas tengah mengikuti pelatihan intensif pada 25–28 September 2025. 

Ia menegaskan program ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya kebijakan yang tepat sasaran.

DTSEN adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokkannya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” tegas Fikser, Minggu (28/9/2025).

Fikser menjelaskan, pemutakhiran data ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menciptakan Satu Data untuk semua program pemerintah, mulai dari subsidi hingga perlindungan sosial. Kedua, memastikan program lebih tepat sasaran.

 “Tanpa data terbaru, bantuan sosial akan berisiko salah sasaran. Ini adalah upaya kami meminimalisir inclusion error dan exclusion error,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Ketiga, lanjutnya, menyediakan data mutakhir untuk mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang. 

“Khususnya dalam merancang intervensi di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan berbasis bukti (evidence-based),” imbuhnya.

Mulai 1 Oktober, kata Fikser, petugas yang sudah dilatih akan mendatangi rumah-rumah warga. Pendataan dilakukan lewat wawancara singkat mengenai identitas keluarga, kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, hingga sarana prasarana rumah tangga.

Seluruh data dikumpulkan secara digital melalui aplikasi resmi BPS FASIH-Mobile, lengkap dengan pengambilan foto rumah dan pencatatan lokasi menggunakan geotag.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

“Petugas yang telah dilatih akan melakukan wawancara singkat untuk mengumpulkan data penting, meliputi identitas keluarga dan anggota keluarga, kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan. Serta, sarana prasarana rumah tangga,” jelas Fikser.

Lebih lanjut Fikser menegaskan, kerahasiaan data warga terjamin dalam proses DTSEN ini.

“Partisipasi warga sangat menentukan. Data yang lengkap akan membuat program pembangunan di Surabaya semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.