Selasa, 21 Jul 2026 11:53 WIB

Waspada! Kasus Diabetes Pada Anak di Surabaya Meningkat, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Feb 2023 10:33 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa kenaikan kasus penyakit diabetes pada anak, 80 persen dikarenakan makanan, bukan genetik.

"Jadi memang Kebanyakan yang terjadi karena 80 persen itu makanan, bukan karena genetik, tapi karena pola makannya. Gen ini setiap manusia itu pasti ada yang lemah," kata Eri, Sabtu (11/2/2023).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Diketahui, tercatat melalui data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, naiknya kasus diabetes pada anak dimulai pada tahun 2021 sebanyak 172 kasus hingga ke 2022 sebanyak 184 kasus.

"Pola anak-anak ini ketika gennya dia itu lemah disitulah peran orang tua. Maupun gennya kuat kalau disikat seperti itu terus (makanan) ya jebol. Kalau gennya lemah tapi tetap dijaga ya bisa bertahan,"ujarnya.

Menyikapi hal ini, Eri meminta setiap sekolah menyediakan kantin dengan makanan sehat yang rutin dikontrol.

"Kantin itu nanti yang jual adalah UMKM. Dinas Kesehatan bisa mengontrol apa saja makanan-makanan di sekolah. Itu yang kita lakukan," tegasnya.

Eri menyampaikan, banyak sekolah-sekolah yang masih membiarkan siswa-siswanya membeli makanan atau jajan di luar sekolah. Ia menyebut, jajan diluar tidak diketahui kandungannya serta kebersihannya. Apalagi, kandungan jajanan tak terkontrol.

"Ini yang penting juga orang tuanya, karena konsumsi mereka itu jadi tanggung jawab orang tua juga. Karena diabetes itu kan ginjalnya sudah tak kuat yang disebabkan oleh makan yang gak karu-karuan. Makanan cepat saji, habis itu kurang bergizi tinggi,"tuturnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Sementara itu Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina menyampaikan bahwa memang faktor penyebab diabetes karena pola makan anak-anak yang tidak sehat

"Suka makanan manis, fastfood, kurang makan yang berserat (sayur dan buah) gaya hidup yang tidak sehat,"jelasnya.

Kata dia, anak-anak yang cenderung malas beraktifitas, malas gerak, karena sering bermain handphone. Sehingga aktivitas anak berkurang dan menimbulkan penumpukan gula di dalam tubuh anak.

"Juga faktor genetik, keturunan dari orang tua yang juga mengidap diabetes,"ucapnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Pemkot Surabaya melakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan Sosialisasi makanan seimbang seperti perbanyak makan sayur dan buah dan kurangi minuman manis, bersoda dan makanan siap saji.

"Rajin berolahraga secara rutin/aktivitas fisik seperti bermain sesuai usia anak. kurangi penggunaan gadget,perbanyak aktivitas dengan teman sebaya,"terangnya.

Dinkes Surabaya melakukan deteksi dini kepada anak khususnya anak dengan riwayat genetik DM. Lalu, meningkatkan kapasitas petugas dengan pelatihan penanganan kasus Diabetes Melitus anak

"Sistem rujukan bagi anak anak dengan kasus DM yang butuh penanganan lebih lanjut," (Ade/SL1).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.