Harga Beras di Surabaya Naik, Ini Penjelasan Mendag Zulkifli Hasan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 06 Feb 2023 21:40 WIB
selalu.id - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan menggelar sidak pasar di Surabaya, Senin (6/2/2023). Kali ini yang didatangi adalah Pasar Tambakrejo.
Zulkifli mengatakan, harga bahan pokok relatif stabil. Seperti telur yang hanya Rp 26 ribu per kilo itu disebut termasuk harga yang murah, termasuk harga ayam yang berkisar di angka Rp 35 ribu.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Kalau Rp 31 ribu, peternak ayamnya rugi. Telur Rp 26 ribu harga paling bawah, harusnya Rp 26-28 ribu paling sedang. Cabai juga stabil, ayam, telur, bawang sama stabil, bahkan telur ayam agak murah sedikit,"kata Zulkifli saat ditemui usai sidak.
Dalam sidaknya, Zulkifli menemukan ada satu harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, yakni beras. Zulkifli menjelaskan, kenaikan tersebut lantaran saat ini tidak sedang musim panen.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Mengatasi kenaikan beras, Zulkifli meminta Pemerintah untuk melakukan intervensi pasar dengan menggelar operasi pasar. Menurutnya beras Bulog lebih bagus dari beras premium.
"Kalau Beras Bulog saya minta tiap pasar diguyur, setiap pasar ada beras bulog dan dijual dengan harga Rp 9.450 per kilo kalau lima kilo Rp 47.500, "pintanya.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Zulkifli menjamin bahwa beras pemerintah (Bulog) selalu tersedia di pasar-pasar.
"Kalau beras premium harganya beda, ada yang Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu. Tapi beras Bulog dijamin ada dimana-mana. Kedelai sudah turun, kemarin sempat Rp 15 ribu, sekarang antara Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilo," pungkasnya.(Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3497-harga-beras-di-surabaya-naik-ini-penjelasan-mendag-zulkifli-hasan
