Selasa, 03 Feb 2026 03:55 WIB

Akan Ada Mutasi di Pemkot Surabaya, Pejabat Tak Penuhi Kontrak Kerja Siap-siap!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Jan 2023 08:32 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah mengirimkan tiga nama calon Sekretariat Daerah (Sekda) Kota yang telah lolos seleksi tahap akhir ke Gubernur Jawa Timur, sekaligus Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Eri mengatakan, pihak Panitia Seleksi (Pansel) Sekda telah melakukan penilaian tertinggi diantara tiga kandidat Sekda yakni, pertama Inspektorat Kota Surabaya, Ikhsan. Kedua, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya (DSDABM) Lilik Arijanto, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Kota Surabaya, Rachmad Basari.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Jadi nanti meminta persetujuan dari bu Gubernur mana diantara tiga itu yang bisa ditetapkan,"kata Eri, saat ditemui selalu.id, di ruang kerjanya Balai Kota Surabaya, Rabu (18/1/2023).

Nantinya pekan depan maksimal tanggal 25 Januari 2023, Eri akan mengadakan pelantikan Sekda yang terpilih. Sebab, Erna Purnawati sebagai Pejabat (PJ) Sekda Surabaya, akan habis masa berlakunya pada tanggal tersebut.

"Jadi InsyaAllah bu Erna sebagai sekda PLH ini berlakunya itu sampai dengan tanggal 25 Januari, berarti tanggal 25 maksimal saya harus melakukan pelantikan. Tadi pagi saya sudah mengirimkan ke Gubernur dan juga ke KSN,"ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Nanti persetujuan Gubernur lah yang menjadi dasar saya untuk melakukan pengangkatan Sekda di Surabaya. Semoga sebelum tanggal 25 udah turun (hasilnya),"tegasnya.

Lebih lanjut Eri juga menjelaskan, nantinya pelantikan Sekda akan bersamaan dengan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. Rotasi tersebut dikarenakan janji kontrak kerjanya atau Output dan Outcomenya tak terpenuhi.

"InsyAllah ada pejabat lain yg output  outcomenya tidak terpenuhi, mereka harus menanggalkan jabatan dari kepala dinas. Eselon 2 ada, 3 juga ada,"jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Rotasinya pejabat Pemkot Surabaya, Eri membocorkan, nantinya yang akan di mutasi yakni Staf Ahli dan juga ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas yang akan Berputar.

"Tapi meskipun dia berputar, output yang dia tidak capai itu maka dia akan ada peningkatan kualitas. Contohnya, maka kita lihat tidak tercapainya output dan outcome itu karena apa saja. Maka kita latih nanti. Kalau ternyata gak bisa lagi 6 bulan, berarti turun dari kepala Dinasnya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.