Kamis, 04 Jun 2026 14:45 WIB

Akan Ada Mutasi di Pemkot Surabaya, Pejabat Tak Penuhi Kontrak Kerja Siap-siap!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Jan 2023 08:32 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah mengirimkan tiga nama calon Sekretariat Daerah (Sekda) Kota yang telah lolos seleksi tahap akhir ke Gubernur Jawa Timur, sekaligus Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Eri mengatakan, pihak Panitia Seleksi (Pansel) Sekda telah melakukan penilaian tertinggi diantara tiga kandidat Sekda yakni, pertama Inspektorat Kota Surabaya, Ikhsan. Kedua, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya (DSDABM) Lilik Arijanto, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Kota Surabaya, Rachmad Basari.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Jadi nanti meminta persetujuan dari bu Gubernur mana diantara tiga itu yang bisa ditetapkan,"kata Eri, saat ditemui selalu.id, di ruang kerjanya Balai Kota Surabaya, Rabu (18/1/2023).

Nantinya pekan depan maksimal tanggal 25 Januari 2023, Eri akan mengadakan pelantikan Sekda yang terpilih. Sebab, Erna Purnawati sebagai Pejabat (PJ) Sekda Surabaya, akan habis masa berlakunya pada tanggal tersebut.

"Jadi InsyaAllah bu Erna sebagai sekda PLH ini berlakunya itu sampai dengan tanggal 25 Januari, berarti tanggal 25 maksimal saya harus melakukan pelantikan. Tadi pagi saya sudah mengirimkan ke Gubernur dan juga ke KSN,"ujarnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Nanti persetujuan Gubernur lah yang menjadi dasar saya untuk melakukan pengangkatan Sekda di Surabaya. Semoga sebelum tanggal 25 udah turun (hasilnya),"tegasnya.

Lebih lanjut Eri juga menjelaskan, nantinya pelantikan Sekda akan bersamaan dengan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. Rotasi tersebut dikarenakan janji kontrak kerjanya atau Output dan Outcomenya tak terpenuhi.

"InsyAllah ada pejabat lain yg output  outcomenya tidak terpenuhi, mereka harus menanggalkan jabatan dari kepala dinas. Eselon 2 ada, 3 juga ada,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Rotasinya pejabat Pemkot Surabaya, Eri membocorkan, nantinya yang akan di mutasi yakni Staf Ahli dan juga ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas yang akan Berputar.

"Tapi meskipun dia berputar, output yang dia tidak capai itu maka dia akan ada peningkatan kualitas. Contohnya, maka kita lihat tidak tercapainya output dan outcome itu karena apa saja. Maka kita latih nanti. Kalau ternyata gak bisa lagi 6 bulan, berarti turun dari kepala Dinasnya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.