Jumat, 05 Jun 2026 09:15 WIB

PAD Surabaya Tak Capai Target, DPRD Soroti Proyek Penanganan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Jan 2023 14:56 WIB
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

selalu.id - Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022 Surabaya gagal mencapai target 96 persen atau Rp 9,5 triliun dari kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. PAD 2022 tersebut hanya mampu terealisasi sebesar Rp 8,57 triliun atau mencapai 87,15 persen saja.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati mengatakan bahwa Pemkot memastikan PAD yang berasal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya mencapai 96 persen keatas. Namun, ternyata tidak tercapai.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Rata-rata (PAD) 96 persen ditarget. Nyatanya, sekarang ada beberapa dibawah 80-86 persen tidak sampai 96 persen,"kata Aning, saat ditemui selalu.id, di gedung DPRD Surabaya, Jumat (6/1/2022).

Aning menjelaskan, dari Komisi C, dirinya menyoroti PAD Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) soal penanganan atau pengendalian banjir. Salah satunya, pemasangan utilitas yang memang mempunyai undang-undang sendiri dengan Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Sehingga, pemanfaatan drainase itu sendiri masih terkendala serta masih dipindah lain-lain. Sehingga tidak terserap sempurna,"jelasnya.

Apalagi, kontraktor yang menangani proyek tersebut juga ada yang terblacklist.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Sementara sampai dengan bulan November dan Desember masih ada dua yang di blacklist yang lainnya saya belum dapat informasi resmi,"jelasnya.

"Rata-rata infrastruktur yang di blacklist, karena mereka tak sesuai dengan kontrak pemkot Surabaya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.