Awas! Gangster yang Tertangkap di Surabaya Akan Diberikan Pendidikan Ala Militer
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 07 Des 2022 02:01 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya membarantas kelompok Gangster yang dirasa sangat meresahkan masyarakat.
Pemkot Surabaya bersama jajaran samping berencana akan memberikan pendidikan kepada gerombolan perusuh atau biasa disebut gangster. Nantinya pemuda yang terlibat gangster, tawuran, balap liar, maupun membuat kerusuhan akan ditangkap dan diberikan Sekolah Kebangsaan.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir
"InsyaAllah kita bawa anak-anak (yang ditangkap) kita berikan sekolah kebangsaan yang nanti akan di pimipin oleh TNI Polri. Saya yakin anak-anak ini adalah anak yang hatinya masih cinta kota Surabaya,"kata, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (6/12/2022).
Meski begitu, Eri Cahyadi berharap orang tua bisa mendidik anak-anaknya agar tak terlibat hal perilaku negatif. Namun, jika anaknya memang sulit diatur, Eri mempersilahkan orang tua untuk melapor ke Pemkot Surabaya.
Sehingga, nantinya akan diberikan sekolah pendidikan kebangsaan. Pihaknya, akan melakukan anak-anak tersebut dengan diklat bersama TNI- Polri.
"Diklat sebulan nang njeroe (dalamnya markas) TNI Polri dan dia melok (ikut) diklat, (diberikan pendidikan) wawasan kebangsaan. Sehingga dia bisa tahu bagaimana rasanya TNI Polri menjaga kota Surabaya ini,"jelasnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christianto mengatakan, sebanyak 12 orang yang ditangkap pada saat patroli gabungan bersama Wali Kota Eri pada Sabtu (3/12/2022) lalu itu, ternyata, lima orang diantaranya bukan warga Surabaya.
Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot
"Lima orang dari luar kota, sudah kita buatkan surat ke kabupaten untuk diminta ditindaklanjuti nama-namanya. sisanya 7 orang proses dari kemarin sampai sekarang, proses dilakukan oleh DP3A, Dinsos dan kecamatan setempat,"kata Eddy.
Kemudian, pihaknya juga telah menangkap 19 pemuda di wilayah Surabaya Utara pada Senin (5/12/2022) malam. Belasan pemuda itu langsung dibawa ke Puskesmas Ketabang untuk dites urine.
Ternyata, sebagian ada yang positif dan dibawa Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk direhabilitasi. Sedangkan, yang negatif bisa diambil oleh orang tuanya dengan membawa bukti kependudukan.
"Data yang kami peroleh kebanyakan Kota Surabaya, dan itu kita tetap outreach. Sasaran kita untuk dibawa ke sekolah kebangsaan,"tuturnya.
Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan
Nantinya, saat berada di Sekolah Kebangsaan. Para pemuda itu akan diberi diklat seperti pendidikan semi militer yang biasa dilakukan oleh tentara dan polisi.
"Seperti pendidikan semi militer, fisik, nanti disela-sela itu pemberian materi terkait wawasan kebangsaan oleh Korem, Polrestabes, dan Aparat penegak hukum bagaiman dampak peraturan lalu lintas seperti apa,"terangnya.
"Kalau anak-anak seperti itu (gangster) di Surabaya, bagaimana 10 tahun ke depan, seperti apa generasi kita?,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi