Selasa, 21 Jul 2026 07:29 WIB

Awas! Gangster yang Tertangkap di Surabaya Akan Diberikan Pendidikan Ala Militer

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Des 2022 02:01 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat patroli
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat patroli

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berupaya membarantas kelompok Gangster yang dirasa sangat meresahkan masyarakat.

Pemkot Surabaya bersama jajaran samping berencana akan memberikan pendidikan kepada gerombolan perusuh atau biasa disebut gangster. Nantinya pemuda yang terlibat gangster, tawuran, balap liar, maupun membuat kerusuhan akan ditangkap dan diberikan Sekolah Kebangsaan.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"InsyaAllah kita bawa anak-anak (yang ditangkap) kita berikan sekolah kebangsaan yang nanti akan di pimipin oleh TNI Polri. Saya yakin anak-anak ini adalah anak yang hatinya masih cinta kota Surabaya,"kata, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (6/12/2022).

Meski begitu, Eri Cahyadi berharap orang tua bisa mendidik anak-anaknya agar tak terlibat hal perilaku negatif. Namun, jika anaknya memang sulit diatur, Eri mempersilahkan orang tua untuk melapor ke Pemkot Surabaya.

Sehingga, nantinya akan diberikan sekolah pendidikan kebangsaan. Pihaknya, akan melakukan anak-anak tersebut dengan diklat bersama TNI- Polri.

"Diklat sebulan nang njeroe (dalamnya markas) TNI Polri dan dia melok (ikut) diklat, (diberikan pendidikan) wawasan kebangsaan. Sehingga dia bisa tahu bagaimana rasanya TNI Polri menjaga kota Surabaya ini,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christianto mengatakan, sebanyak 12 orang yang ditangkap pada saat patroli gabungan bersama Wali Kota Eri pada Sabtu (3/12/2022) lalu itu, ternyata, lima orang diantaranya bukan warga Surabaya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

"Lima orang dari luar kota, sudah kita buatkan surat ke kabupaten untuk diminta ditindaklanjuti nama-namanya. sisanya 7 orang proses dari kemarin sampai sekarang, proses dilakukan oleh DP3A, Dinsos dan kecamatan setempat,"kata Eddy.

Kemudian, pihaknya juga telah menangkap 19 pemuda di wilayah Surabaya Utara pada Senin (5/12/2022) malam. Belasan pemuda itu langsung dibawa ke Puskesmas Ketabang untuk dites urine.

Ternyata, sebagian ada yang positif dan dibawa Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk direhabilitasi. Sedangkan, yang negatif bisa diambil oleh orang tuanya dengan membawa bukti kependudukan.

"Data yang kami peroleh kebanyakan Kota Surabaya, dan itu kita tetap outreach. Sasaran kita untuk dibawa ke sekolah kebangsaan,"tuturnya.

Baca Juga: KBS Bakal Masuk Penataan Besar, Wali Kota Eri Siapkan Satwa Rahasia dari Jepang

Nantinya, saat berada di Sekolah Kebangsaan. Para pemuda itu akan diberi diklat seperti pendidikan semi militer yang biasa dilakukan oleh tentara dan polisi.

"Seperti pendidikan semi militer, fisik, nanti disela-sela itu pemberian materi terkait wawasan kebangsaan oleh Korem, Polrestabes, dan Aparat penegak hukum bagaiman dampak peraturan lalu lintas seperti apa,"terangnya.

"Kalau anak-anak seperti itu (gangster) di Surabaya, bagaimana 10 tahun ke depan, seperti apa generasi kita?,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.