Selasa, 03 Feb 2026 05:41 WIB

Ini Langkah Ketua Karang Taruna Surabaya Atasi Masalah Gengster yang Meresahkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Des 2022 16:18 WIB
Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi.
Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi.

selalu.id - Ketua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi berkeinginan mengajak Pemkot Surabaya serta Kepolisian untuk bekerjasama memberantas kelompok-kelompok gengster yang marak di Surabaya.

Keinginan itu karena akhir-akhir ini masyarakat dibuat resah oleh konvoi pemuda-pemuda gengster. Sehingga, masyarakat ketakutan untuk keluar di malam hari.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Kalau kami kalau bisa ngajak juga, karena tidak mungkin bergerak sendiri, tidak punya anggaran. Yang punya anggaran pemkot, yang punya kekuatan pengawasan kan kepolisian. Makanya perlu bersama-sama dalam mengantisipasi dan mencegah gangster," ungkap Fuad, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/12/2022).

Fuad menerangkan, saat ini Karang Taruna Surabaya juga telah melakukan dan sering mengajak para pemuda berkegiatan positif. Ia menilai para pemuda mempunyai jiwa energi yang tinggi.

"Jadi kan kami bergerak disisi teman-teman pemuda Surabaya membuat kegiatan positif para pemuda di Surabaya, kaya kemarin kita buat duta karang taruna dengan menjaring pemuda di Surabaya, dimana nantinya mereka kita bantu wawasan mereka (pemuda) mengembangkan bakat minatnya,"bebernya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Tak hanya sepenuhnya Karang Taruna yang bergerak untuk berkegiatan positif. Fuad menyebut, pihaknya bersama RT, RW kelurahan dan kecamatan saling berkolaborasi mengadakan kegiatan positif bagi para pemuda.

"Kita juga memberikan kegiatan positif pemuda Surabaya juga rutin seperti kegiatan futsal, jalan sehat, hidroponik maupun hal positif yang lainnya. Kita bergerak disitu,"imbuhnya.

Lebih lanjut Fuad menjelaskan, pihaknya dalam memberantas gengster juga tak bisa bergerak sendiri. Sehingga, ia berkeinginan bersama Pemkot Surabaya serta kepolisian juga dilibatkan dalam hal mengedukasi para pemuda.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Namun tidak semua karang taruna di Surabaya aktif dalam keanggotaan maupun kegiatan. Seperti yang ada di Surabaya Selatan dan lainnya. Oleh karena ia ingin mengaktifkan kembali semua karang taruna dan membangun komunikasi.

"Menyelesaikan msalah gengster harus bekerjasama dengan kepolisian dan pemkot Surabaya harus mensupport. Kami organisasi pemuda Surabaya. Ingin mengarahkan anak muda ke hal yang positif,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.