Rabu, 21 Okt 2026 17:17 WIB

Marak Kekerasan di Surabaya, Apa Kabar Predikat Kota Layak Anak?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Nov 2022 07:39 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Menanggapi banyaknya kekerasan terhadap anak di kota Surabaya yang menyandang predikat Kota Layak Anak (KLA), Ketua Bidang Data, Informasi dan Litbang LPA Jatim, M Isa Anshori menyebut bahwa predikat KLA harus dibuktikan secara implementatif.

"Kasus yang terjadi di SMPN 1 yang melompat dari gedung akibat sering dikasari oleh ibunya dan kasus yang terjadi di bulak banteng seorang anak yang dianiaya oleh ibunya sampai meninggal adalah contoh bahwa tidak cukup predikat itu didapat secara administratif, tapi juga harus dibuktikan secara implementatif," ujar Isa kepada selalu.id, Sabtu (26/11/2022).

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Isa menyebut bahwa penyematan predikat Kota Layak Anak (KLA) tidak berlandaskan pada nol kasus kekerasan, namun kota tersebut punya sistem upaya perlindungan terhadap anak.

"Sehingga kota itu punya sistem pencegahan, penanganan bila terjadi masalah termasuk didalamnya proses rehabilitasi nya," imbuhnya.

Isa mengakui bahwa Kota Surabaya telah memiliki perangkat sistem dan ekosistem upaya perlindungan anak, dan karena itu disebutkan telah memenuhi unsur administrasi KLA.

"Itulah yang membuat Surabaya dinobatkan sebagai kota layak anak," jelasnya.

Menanggapi kasus kekerasan terhadap anak, Isa menyebut sekolah-sekolah harus memiliki sistem yang lebih peka, guru-guru di setiap sekolah harus mempunyai rasa peka dengan persoalan atau permasalahan yang dihadapi ataupun dirasakan oleh siswa-siswinya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

"Agar anak menjadikan sekolah sebagai rumah kedua," harapnya.

Lebih lanjut Isa menerangkan, terkait dengan perilaku orang tua yang kasar terhadap anak, maka seharusnya, Pemerintah Kota Surabaya hadir untuk memberikan edukasi atau pemahaman terhadap orang tua.

"Pemkot harus hadir memberikan pemahaman bagaimana melakukan pengasuhan yang baik terhadap anak,"jelasnya.

Saat ditanya bagaimana upaya Pemkot Surabaya yang menyediakan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dimasing-masing RW untuk mengedukasi masyarakat terhadap kekerasan perempuan dan anak ataupun rumah tangga? Menurut Isa, upaya tersebut tidak cukup.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Puspaga itu kan menunggu, bukan turun kelapangan, baru akan turun kalau sudah terjadi sesuatu, sifatnya mereaksi, sehingga tidak akan mampu menangani semua persoalan yang ada,"tegasnya.

Isa pun menjelaskan, langkah yang sebaiknya dilakukan oleh Pemkot Surabaya adalah melakukan aksi. Bukan hanya sekedar menunggu yang datang ketika ada kasus saja.

"Yang diperlakukan adalah melakukan aksi dan membangun jejaring seluas luasnya sebagai upaya perlindungan anak. Serta memperkuat dan memperbanyak jaringan dengan masyarakat,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.