Senin, 09 Nov 2026 03:52 WIB

Ini langkah Wali Kota Surabaya Hadapi Resesi 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Okt 2022 18:09 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyiapkan ketahanan pangan untuk menghadapi ancaman resesi global. Meski begitu, Indonesia disebutkan aman soal resesi tahun 2023

"Kemarin kan pak presiden menyampaikan, ada pakar yang bilang di 2023 akan terjadi resesi kecuali indonesia,"ungkap Eri, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Eri mengatakan, pihaknya tetap was-was dengan prediksi tersebut. Sehingga, untuk menghadapi jikalau Indonesia terkena resesi pihaknya tengah menyiapkan sejumlah pangan berupa makanan selain beras.

"Jadi sekarang kalau kita resesi kita menyiapkan untuk pangan. Salah satunya adalah menyiapkan makanan selain beras. Jadi kita ada porang, ketela, dan lain-lain,"kata Wali Kota Eri, Senin (31/10/2022).

Pemkot Surabaya juga telah melakukan kerjasama dengan Sidoarjo dan Gresik. Bahkan, Eri berencana juga bekerjasama dengan Ponorogo. Hal itu dilakukan agar tidak saling tumpah tindih soal Pangan.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

"Kalau ternyata di Gresik atau Ngawi kemampuan berasnya sangat tinggi, maka kebutuhan kita berapa, kita buat berasnya, nanti porangnya dimana gitu, terus ketela dimana,"ujarnya

Di Surabaya, lanjut Eri, untuk menjaga ketahanan pangan, dirinya memanfaatkan lahan-lahan milik Pemerintah Kota untuk ditanami tanaman selain padi.

"Kalau di Surabaya, lahan-lahan yang kita punya akan tanami tanaman yang bukan padi seperti jagung, ketela, porang, kaya gitu. Moga-moga resesi tidak jadi, ayo berdoa dan berusaha bareng. Yakinlah kalau kita ada pengganti pangan,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Lebih lanjut Eri menungkapkan, apabila nantinya ada ancaman PHK. Pemkot Surabaya telah mempunyai program padat karya dari aset pemerintah dan dikerjakan oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Inilah sebenarnya untuk mengurangi pengangguran. Kalau kita udah bisa melakukan ini, maka InsyaAllah pengangguran berkurang di Surabaya,"terangnya.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.