Minggu, 20 Sep 2026 23:31 WIB

Ini langkah Wali Kota Surabaya Hadapi Resesi 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Okt 2022 18:09 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyiapkan ketahanan pangan untuk menghadapi ancaman resesi global. Meski begitu, Indonesia disebutkan aman soal resesi tahun 2023

"Kemarin kan pak presiden menyampaikan, ada pakar yang bilang di 2023 akan terjadi resesi kecuali indonesia,"ungkap Eri, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Eri mengatakan, pihaknya tetap was-was dengan prediksi tersebut. Sehingga, untuk menghadapi jikalau Indonesia terkena resesi pihaknya tengah menyiapkan sejumlah pangan berupa makanan selain beras.

"Jadi sekarang kalau kita resesi kita menyiapkan untuk pangan. Salah satunya adalah menyiapkan makanan selain beras. Jadi kita ada porang, ketela, dan lain-lain,"kata Wali Kota Eri, Senin (31/10/2022).

Pemkot Surabaya juga telah melakukan kerjasama dengan Sidoarjo dan Gresik. Bahkan, Eri berencana juga bekerjasama dengan Ponorogo. Hal itu dilakukan agar tidak saling tumpah tindih soal Pangan.

Baca Juga: Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri

"Kalau ternyata di Gresik atau Ngawi kemampuan berasnya sangat tinggi, maka kebutuhan kita berapa, kita buat berasnya, nanti porangnya dimana gitu, terus ketela dimana,"ujarnya

Di Surabaya, lanjut Eri, untuk menjaga ketahanan pangan, dirinya memanfaatkan lahan-lahan milik Pemerintah Kota untuk ditanami tanaman selain padi.

"Kalau di Surabaya, lahan-lahan yang kita punya akan tanami tanaman yang bukan padi seperti jagung, ketela, porang, kaya gitu. Moga-moga resesi tidak jadi, ayo berdoa dan berusaha bareng. Yakinlah kalau kita ada pengganti pangan,"jelasnya.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Lebih lanjut Eri menungkapkan, apabila nantinya ada ancaman PHK. Pemkot Surabaya telah mempunyai program padat karya dari aset pemerintah dan dikerjakan oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Inilah sebenarnya untuk mengurangi pengangguran. Kalau kita udah bisa melakukan ini, maka InsyaAllah pengangguran berkurang di Surabaya,"terangnya.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.