Rabu, 04 Feb 2026 04:24 WIB

Ini langkah Wali Kota Surabaya Hadapi Resesi 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Okt 2022 18:09 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyiapkan ketahanan pangan untuk menghadapi ancaman resesi global. Meski begitu, Indonesia disebutkan aman soal resesi tahun 2023

"Kemarin kan pak presiden menyampaikan, ada pakar yang bilang di 2023 akan terjadi resesi kecuali indonesia,"ungkap Eri, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Eri mengatakan, pihaknya tetap was-was dengan prediksi tersebut. Sehingga, untuk menghadapi jikalau Indonesia terkena resesi pihaknya tengah menyiapkan sejumlah pangan berupa makanan selain beras.

"Jadi sekarang kalau kita resesi kita menyiapkan untuk pangan. Salah satunya adalah menyiapkan makanan selain beras. Jadi kita ada porang, ketela, dan lain-lain,"kata Wali Kota Eri, Senin (31/10/2022).

Pemkot Surabaya juga telah melakukan kerjasama dengan Sidoarjo dan Gresik. Bahkan, Eri berencana juga bekerjasama dengan Ponorogo. Hal itu dilakukan agar tidak saling tumpah tindih soal Pangan.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

"Kalau ternyata di Gresik atau Ngawi kemampuan berasnya sangat tinggi, maka kebutuhan kita berapa, kita buat berasnya, nanti porangnya dimana gitu, terus ketela dimana,"ujarnya

Di Surabaya, lanjut Eri, untuk menjaga ketahanan pangan, dirinya memanfaatkan lahan-lahan milik Pemerintah Kota untuk ditanami tanaman selain padi.

"Kalau di Surabaya, lahan-lahan yang kita punya akan tanami tanaman yang bukan padi seperti jagung, ketela, porang, kaya gitu. Moga-moga resesi tidak jadi, ayo berdoa dan berusaha bareng. Yakinlah kalau kita ada pengganti pangan,"jelasnya.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

Lebih lanjut Eri menungkapkan, apabila nantinya ada ancaman PHK. Pemkot Surabaya telah mempunyai program padat karya dari aset pemerintah dan dikerjakan oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Inilah sebenarnya untuk mengurangi pengangguran. Kalau kita udah bisa melakukan ini, maka InsyaAllah pengangguran berkurang di Surabaya,"terangnya.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.