Senin, 02 Feb 2026 05:05 WIB

Juragan 99 Mundur dari Arema FC, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 29 Okt 2022 15:12 WIB
Juragan 99, Gilang Widya Pramana
Juragan 99, Gilang Widya Pramana

selalu.id - Juragan 99, Gilang Widya Pramana menyatakan mundur dari Presiden Arema FC pada Konferensi pers di Kantor Arema FC, Malang, Sabtu (29/10/2022).

Meski mundur dari Presiden Arema FC, Gilang menyatakan tetap menyelesaikan tanggung jawab terhadap tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

"Meski per hari ini saya tidak ada di Arema, tapi tanggung jawab moral, tanggung jawab saya di Arema, kepada korban luka dan meninggal saya siap bertanggung jawab," tegasnya,"kata Gilang, dikutip dari website resmi aremaFC.com.

Menurutnya, Jabatan dirinya sebagai Presiden Arema FC adalah posisi kehormatan. Gilang menyebut bahwa dirinya hanyalah sebagai investor, namun diberi istilah Presiden.

"Presiden adalah posisi kehormatan dimana saya sebagai investor diberikan istilah Presiden oleh owner oleh direksi dan ini merupakan suatu kehormatan buat saya," ungkapnya.

Baca Juga: Bendera Onepiece jadi Trending di HUT RI, Legislator Jatim Tuntut Ada Kepekaan Kebijakan

Ia mengungkapkan, alasan keputusan yang dirinya ambil itu karena rasa kesedihanya atas Tragedi Kanjuruhan.

"Dan karena rasa kesedihan, rasa trauma yang mendalam, serasa jatuh rasanya, saya memutuskan untuk istirahat untuk rehat dari dunia sepak bola," jelasnya.

Baca Juga: Persebaya Siap Tempur di Bali untuk Derby Jatim Kontra Arema FC

Dalam pernyataannya, Gilang menyampaikan dari tragedi Kanjuruhan itu, Arema FC butuh sosok yang lebih mampu daripada dirinya agar lebih solid lagi.

"Dan dengan situasi yang terjadi sekarang ini, saya merasa Arema FC memerlukan sosok yang lebih baik yang dirasa mampu dan dirasa bisa membawa Arema ini jadi tim yang solid kuat dan tim yang baik," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.