Kamis, 04 Jun 2026 15:54 WIB

Tak Tahu Dipindah Kemana, Mutasi Pemkot Surabaya Bikin Bingung Beberapa Pejabat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Okt 2022 19:08 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Gelombang mutasi atau rotasi besar-besaran dan mendadak yang dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi terhadap ratusan pejabat Pemkot Surabaya membuat kaget dan bingung, pasalnya ada beberapa pejabat yang mengaku tidak mengetahui dipindah ke mana.

Mutasi kali ini juga disebutkan menyasar ke Sekretaris Daerah (Sekda) Hendro Gunawan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa rotasinya ratusan pejabat Pemkot tersebut tidak mendadak. Ia menyebut rotasi tersebut adalah hal yang biasa.

"Rotasi itu hal biasa, kalau rotasi tidak mendadak dan semua orang tau berarti rotasi bocor. Rotasi itu gak ada yang tahu kapan dia dirotasi, kapan dia berputar,"tegas Eri, saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Lebih lanjut Eri berharap dengan merotasi pejabatnya kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya akan semakin maksimal.

"Karena berputar dirotasi buat saya hal yang biasa. Sama, saya dulu di rotasi ya biasa. Tapi bagaimana semua yang dirotasi itu bisa menunjukkan kemampuannya,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Eri menyebut rotasi ini untuk penyegaran agar para pejabat  tidak bosan dengan rutinitas pekerjaanya karena sudah lama di posisinya.

"Camat yang lama-lama, 3, 5 sampai 8 tahun harus diputar untuk regenerasi. Terus orang kan bosan. Makanya kata Kartini itu habis gelap terbitlah terang, wong seng bosen 10 tahun disitu, pindah," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.