Selasa, 03 Feb 2026 02:20 WIB

Tak Tahu Dipindah Kemana, Mutasi Pemkot Surabaya Bikin Bingung Beberapa Pejabat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Okt 2022 19:08 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Gelombang mutasi atau rotasi besar-besaran dan mendadak yang dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi terhadap ratusan pejabat Pemkot Surabaya membuat kaget dan bingung, pasalnya ada beberapa pejabat yang mengaku tidak mengetahui dipindah ke mana.

Mutasi kali ini juga disebutkan menyasar ke Sekretaris Daerah (Sekda) Hendro Gunawan.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa rotasinya ratusan pejabat Pemkot tersebut tidak mendadak. Ia menyebut rotasi tersebut adalah hal yang biasa.

"Rotasi itu hal biasa, kalau rotasi tidak mendadak dan semua orang tau berarti rotasi bocor. Rotasi itu gak ada yang tahu kapan dia dirotasi, kapan dia berputar,"tegas Eri, saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lebih lanjut Eri berharap dengan merotasi pejabatnya kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya akan semakin maksimal.

"Karena berputar dirotasi buat saya hal yang biasa. Sama, saya dulu di rotasi ya biasa. Tapi bagaimana semua yang dirotasi itu bisa menunjukkan kemampuannya,"jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Eri menyebut rotasi ini untuk penyegaran agar para pejabat  tidak bosan dengan rutinitas pekerjaanya karena sudah lama di posisinya.

"Camat yang lama-lama, 3, 5 sampai 8 tahun harus diputar untuk regenerasi. Terus orang kan bosan. Makanya kata Kartini itu habis gelap terbitlah terang, wong seng bosen 10 tahun disitu, pindah," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.