Sikapi Tragedi Kanjuruhan, Pembina Syubbanul Muslimin Sebut PSSI Harus Berbenah
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 04 Okt 2022 15:39 WIB
selalu.id - Pembina majelis Syubbanul Muslimin Pengasuh Pon Pes Nurul Qadim Probolinggo Jawa Timur, H Hafidzul Hakim Noer ikut prihatin atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Gus Hafidz mengungkapkan, tragedi tersebut harus ditangani dengan objektif dan kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi dunia sepak bola.
Baca Juga: Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang
"Menurut saya peristiwa ini bukanlah kesalahan siapa siapa, di dalam kondisi seperti ini jangan kita mencari siapa yang salah, Tetapi saatnya kita intropeksi mungkin ini teguran dari Allah yang kadang kita lalai,"ungkap Gus Hafidz, melalui keterangannya, Selasa (4/10/2022).
Menurutnya, Kepolisian atau TNI sudah menjalankan prosedur yang benar. Namun, tentunya kejadian tersebut juga terjadi diluar nalar.
"Tentunya Polisi tidak akan bertindak kalau tidak ada api, memang simalakama ya menjadi polisi,"ujarnya.
Menurutnya, Indonesia harus berbenah dari segala bidang, khususnya dunia sepak bola tanah air. Ia menyebut masyarakat harus bijak dengan media sosial
Baca Juga: Bendera Onepiece jadi Trending di HUT RI, Legislator Jatim Tuntut Ada Kepekaan Kebijakan
"Pesan saya, kita harus dewasa dalam ber medsos , sebab di Indonesia ini kan maha benar netizen atas semua pendapatnya,"ucapnya.
Lebih lanjut Hafidz menjelaskan, dalam kasus tragedi Kanjuruhan tersebut harus ditangani dengan bijak dan tak boleh menyudutkan pihak satu sama yang lain.
"Kita Intropeksi diri agar kedepan sepak bola Indonesia lebih baik lagi dan TNI Polri dapat tetap menjaga rakyat indonesia, apalagi kita melihat jasa mereka untuk mengamankan Indonesia juga besar,"tuturnya.
Baca Juga: Persebaya Siap Tempur di Bali untuk Derby Jatim Kontra Arema FC
Ia menambahkan, untuk suporter juga tidak perlu disalahkn. Sebab, mereka hanya mengalami kekecewaan adanya dugaan wasit yang kurang fair.
Apalagi, kepercayaan publik saat ini terhadap PSSI juga menjadi kondisi yang tidak baik. Hal tersebut harus dibenahi, jika tidak dunia sepak bola tak pernah menjadi baik karena hanya untuk kepentingan.
"Untuk itu saatnya kita berbenah agar PSSI menjadi wadah para pesepak bola yang memiliki kompetensi apalagi kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia, tentu seyogyanya PSSI cepat berbenah demi masa depan Indonesia,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi