Mencekam, Cerita Peserta Festival Layang-layang Surabaya saat Diterjang Angin
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 01 Okt 2022 17:16 WIB
selalu.id - Festival layang-layang Surabaya atau Surabaya Kite Festival 2022 ditunda lantaran terjangan hujan angin yang memporak-porandakan lokasi di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Sabtu (1/10/2022).
Sempat terjadi kemoloran pembukaan lantaran perubahan jadwal secara mendadak oleh panitia. Awalnya, peserta layang-layang dua dimensi dari berbagai negara tersebut, yang semula dijadwalkan terbang hari ini digantikan dengan peserta layang-layang tiga dimensi. Sehingga para peserta harus merakit terlebih dahulu layang-layang yang akan diterbangkan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini
"Iya ini berubah semua. Harusnya kan dua dimensi dulu, tetapi diganti. Jadi, belum siap semua. Punya saya ada yang belum dirakit," ujar Jarot, salah satu peserta Surabaya Kite Festival 2022.
Kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB barulah panitia mengumumkan agar peserta melakukan persiapan penerbangan layang-layang tiga dimensi.
"Ayo semua peserta silakan merapat ke depan tenda registrasi. Ayok mulai terbangkan layang-layang. Penilaian layang-layang tiga dimensi dulu, baru disusul dua dimensi. Besok juga ada dua dimensi lagi," ujar MC.
Selang 10 menit kemudian, tiba-tiba angin kencang menerjang dan merobohkan tenda-tenda yang ada di sekitar lokasi acara.
Baca Juga: Sederet Cara PMI Surabaya Deteksi Dini Penyakit Menular di Tengah Cuaca Ekstrem
Angin kencang yang timbul disertai dengan hujan deras membuat peserta harus menurunkan lagi layang-layangnya agar tidak rusak.
Tenda-tenda roboh, barang-barang peserta dan panitia berterbangan. Beberapa memilih berlindung. Terjadi kepanikan saat itu.
Bahkan, beberapa peserta juga batal menerbangkan layang-layangnya dan memilih untuk melipat.
Baca Juga: Fenomena Baru Muncul di Indonesia, Begini Imbauan Penting dari BMKG
Kondisi cuaca yang ekstrem membuat panitia membatalkan acara Surabaya Kite Festival dan diganti besok, Minggu (2/10/2022).
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti mengatakan, kegiatan tersebut ditunda sementara, karena kondisi angin kencang membuat layang-layang tak bisa dilaksanakan.
"Iya (dibatalkan) jadi itu dua hari acaranya sampai besok. Mudahan besok itu cuaca bagus, jadi karena ini kondisi alam,"ujar Wiwiek, saat dihubungi selalu.id via telepon. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi