Jumat, 05 Jun 2026 20:01 WIB

Mencekam, Cerita Peserta Festival Layang-layang Surabaya saat Diterjang Angin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Okt 2022 17:16 WIB
Suasana di lokasi festival layang-layang Surabaya setelah diterjang angin kencang
Suasana di lokasi festival layang-layang Surabaya setelah diterjang angin kencang

selalu.id - Festival layang-layang Surabaya atau Surabaya Kite Festival 2022 ditunda lantaran terjangan hujan angin yang memporak-porandakan lokasi di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Sabtu (1/10/2022).

Sempat terjadi kemoloran pembukaan lantaran perubahan jadwal secara mendadak oleh panitia. Awalnya, peserta layang-layang dua dimensi dari berbagai negara tersebut, yang semula dijadwalkan terbang hari ini digantikan dengan peserta layang-layang tiga dimensi. Sehingga para peserta harus merakit terlebih dahulu layang-layang yang akan diterbangkan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini

"Iya ini berubah semua. Harusnya kan dua dimensi dulu, tetapi diganti. Jadi, belum siap semua. Punya saya ada yang belum dirakit," ujar Jarot, salah satu peserta Surabaya Kite Festival 2022.

Kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB barulah panitia mengumumkan agar peserta melakukan persiapan penerbangan layang-layang tiga dimensi.

"Ayo semua peserta silakan merapat ke depan tenda registrasi. Ayok mulai terbangkan layang-layang. Penilaian layang-layang tiga dimensi dulu, baru disusul dua dimensi. Besok juga ada dua dimensi lagi," ujar MC.

Selang 10 menit kemudian, tiba-tiba angin kencang menerjang dan merobohkan tenda-tenda yang ada di sekitar lokasi acara.

Baca Juga: Sederet Cara PMI Surabaya Deteksi Dini Penyakit Menular di Tengah Cuaca Ekstrem

Angin kencang yang timbul disertai dengan hujan deras membuat peserta harus menurunkan lagi layang-layangnya agar tidak rusak.

Tenda-tenda roboh, barang-barang peserta dan panitia berterbangan. Beberapa memilih berlindung. Terjadi kepanikan saat itu.

Bahkan, beberapa peserta juga batal menerbangkan layang-layangnya dan memilih untuk melipat.

Baca Juga: Fenomena Baru Muncul di Indonesia, Begini Imbauan Penting dari BMKG

Kondisi cuaca yang ekstrem membuat panitia membatalkan acara Surabaya Kite Festival dan diganti besok, Minggu (2/10/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti mengatakan, kegiatan tersebut ditunda sementara, karena kondisi angin kencang membuat layang-layang tak bisa dilaksanakan.

"Iya (dibatalkan) jadi itu dua hari acaranya sampai besok. Mudahan besok itu cuaca bagus, jadi karena ini kondisi alam,"ujar Wiwiek, saat dihubungi selalu.id via telepon. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.