Selasa, 03 Feb 2026 18:57 WIB

Mencekam, Cerita Peserta Festival Layang-layang Surabaya saat Diterjang Angin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Okt 2022 17:16 WIB
Suasana di lokasi festival layang-layang Surabaya setelah diterjang angin kencang
Suasana di lokasi festival layang-layang Surabaya setelah diterjang angin kencang

selalu.id - Festival layang-layang Surabaya atau Surabaya Kite Festival 2022 ditunda lantaran terjangan hujan angin yang memporak-porandakan lokasi di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Sabtu (1/10/2022).

Sempat terjadi kemoloran pembukaan lantaran perubahan jadwal secara mendadak oleh panitia. Awalnya, peserta layang-layang dua dimensi dari berbagai negara tersebut, yang semula dijadwalkan terbang hari ini digantikan dengan peserta layang-layang tiga dimensi. Sehingga para peserta harus merakit terlebih dahulu layang-layang yang akan diterbangkan.

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

"Iya ini berubah semua. Harusnya kan dua dimensi dulu, tetapi diganti. Jadi, belum siap semua. Punya saya ada yang belum dirakit," ujar Jarot, salah satu peserta Surabaya Kite Festival 2022.

Kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB barulah panitia mengumumkan agar peserta melakukan persiapan penerbangan layang-layang tiga dimensi.

"Ayo semua peserta silakan merapat ke depan tenda registrasi. Ayok mulai terbangkan layang-layang. Penilaian layang-layang tiga dimensi dulu, baru disusul dua dimensi. Besok juga ada dua dimensi lagi," ujar MC.

Selang 10 menit kemudian, tiba-tiba angin kencang menerjang dan merobohkan tenda-tenda yang ada di sekitar lokasi acara.

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Angin kencang yang timbul disertai dengan hujan deras membuat peserta harus menurunkan lagi layang-layangnya agar tidak rusak.

Tenda-tenda roboh, barang-barang peserta dan panitia berterbangan. Beberapa memilih berlindung. Terjadi kepanikan saat itu.

Bahkan, beberapa peserta juga batal menerbangkan layang-layangnya dan memilih untuk melipat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

Kondisi cuaca yang ekstrem membuat panitia membatalkan acara Surabaya Kite Festival dan diganti besok, Minggu (2/10/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti mengatakan, kegiatan tersebut ditunda sementara, karena kondisi angin kencang membuat layang-layang tak bisa dilaksanakan.

"Iya (dibatalkan) jadi itu dua hari acaranya sampai besok. Mudahan besok itu cuaca bagus, jadi karena ini kondisi alam,"ujar Wiwiek, saat dihubungi selalu.id via telepon. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.