Senin, 02 Nov 2026 08:39 WIB

Festival Layang-layang Internasional Digelar di Surabaya, Ayo Tonton Rame-rame!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Okt 2022 14:03 WIB
Festival layang-layang di Surabaya
Festival layang-layang di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar festival layang-layang internasional
pada 1-2 Oktober 2022 setelah vakum selama 4 tahun.

Festival tersebut bekerjasama dengan Persatuan Layang-Layang Surabaya (Perlabaya) yang akan digelar di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Surabaya, mulai pukul 10.00 WIB- 16.30 WIB.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Farah Andita Ramdhani mengatakan, kegiatan Surabaya Kite Festival ke-21 diikuti sebanyak 92 peserta dari beberapa negara.

"Setelah vakum selama 4 tahun, kami kembali menyelenggarakan Surabaya Kite Festival. Kegiatan ini akan diramaikan oleh pelayang dari berbagai kota di Indonesia dan negara asing," kata Farah, Jumat (30/9/2022).

Farah mengatakan, negara yang ikut festival tersebut yakni negara Swedia, Polandia, Jepang, dan Singapura.

Festival tersebut, kata dia, seperti tahun sebelumnya yang juga menggelar perlombaan layang-layang, eksibisi pelayang nasional dan intenasional.

Kemudian, workshop, bazaar UMKM maupun layang-layang, sport Kite Perform, hingga tampilan seni.

Nantinya ada 3 kategori perlombaan, diantaranya kategori layang - layang 2 dimensi, layang - layang 3 dimensi, dan layang - layang Rangkaian/Train Bukan Naga.

"Penilaian perlombaan layang - layang juga masih sama dengan sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Lebih lanjut Farah menjelaskan, untuk pemenang lomba akan merebutkan total hadiah Rp 52.500.00 juta.

Untuk pemenang juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 5 juta, juara kedua sebesar Rp 4 juta, dan juara ketiga sebesar Rp 3 juta.

Lalu, untuk pemenang harapan pertama akan mendapatkan sebesar Rp 2,5 juta, harapan kedua sebesar Rp 2 juta, dan harapan ketiga sebesar Rp 1 juta.

Festival layang-layang itu, lanjut Farah, masyarakat juga bisa mengajak keluarga atau anak - anaknya untuk mengikuti Workshop Pembuatan Layang - Layang.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Jadi bisa ikut menikmati keseruan gelaran tersebut. Selain menonton layang - layang, anak - anak juga bisa mengikuti Workshop Pembuatan Layang - Layang," terangnya.

Farah pun menghimbau ke masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Sebab, lokasi kegiatan yang berada di lapangan terbuka, juga digunakan oleh para pelayang untuk unjuk kebolehan.

"Karena cukup terik, mungkin masyarakat bisa mempersiapkan apa saja yang harus dipakai. Kemudian, memperhatikan lokasi parkir yang telah disediakan agar tidak mengganggu lalu lintas, serta bisa menyaksikan kegiatan di lokasi yang sudah disediakan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Pembaca pemberitaan peristiwa, olahraga hingga harga emas antam.

Pegawai Bank Keliling Ditemukan Tewas Penuh Luka di Probolinggo

Pemuda 19 tahun tersebut tewas dengan sabetan senjata tajam.

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.