Selasa, 03 Feb 2026 01:08 WIB

Festival Layang-layang Internasional Digelar di Surabaya, Ayo Tonton Rame-rame!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Okt 2022 14:03 WIB
Festival layang-layang di Surabaya
Festival layang-layang di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar festival layang-layang internasional
pada 1-2 Oktober 2022 setelah vakum selama 4 tahun.

Festival tersebut bekerjasama dengan Persatuan Layang-Layang Surabaya (Perlabaya) yang akan digelar di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Surabaya, mulai pukul 10.00 WIB- 16.30 WIB.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Farah Andita Ramdhani mengatakan, kegiatan Surabaya Kite Festival ke-21 diikuti sebanyak 92 peserta dari beberapa negara.

"Setelah vakum selama 4 tahun, kami kembali menyelenggarakan Surabaya Kite Festival. Kegiatan ini akan diramaikan oleh pelayang dari berbagai kota di Indonesia dan negara asing," kata Farah, Jumat (30/9/2022).

Farah mengatakan, negara yang ikut festival tersebut yakni negara Swedia, Polandia, Jepang, dan Singapura.

Festival tersebut, kata dia, seperti tahun sebelumnya yang juga menggelar perlombaan layang-layang, eksibisi pelayang nasional dan intenasional.

Kemudian, workshop, bazaar UMKM maupun layang-layang, sport Kite Perform, hingga tampilan seni.

Nantinya ada 3 kategori perlombaan, diantaranya kategori layang - layang 2 dimensi, layang - layang 3 dimensi, dan layang - layang Rangkaian/Train Bukan Naga.

"Penilaian perlombaan layang - layang juga masih sama dengan sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lebih lanjut Farah menjelaskan, untuk pemenang lomba akan merebutkan total hadiah Rp 52.500.00 juta.

Untuk pemenang juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 5 juta, juara kedua sebesar Rp 4 juta, dan juara ketiga sebesar Rp 3 juta.

Lalu, untuk pemenang harapan pertama akan mendapatkan sebesar Rp 2,5 juta, harapan kedua sebesar Rp 2 juta, dan harapan ketiga sebesar Rp 1 juta.

Festival layang-layang itu, lanjut Farah, masyarakat juga bisa mengajak keluarga atau anak - anaknya untuk mengikuti Workshop Pembuatan Layang - Layang.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Jadi bisa ikut menikmati keseruan gelaran tersebut. Selain menonton layang - layang, anak - anak juga bisa mengikuti Workshop Pembuatan Layang - Layang," terangnya.

Farah pun menghimbau ke masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Sebab, lokasi kegiatan yang berada di lapangan terbuka, juga digunakan oleh para pelayang untuk unjuk kebolehan.

"Karena cukup terik, mungkin masyarakat bisa mempersiapkan apa saja yang harus dipakai. Kemudian, memperhatikan lokasi parkir yang telah disediakan agar tidak mengganggu lalu lintas, serta bisa menyaksikan kegiatan di lokasi yang sudah disediakan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.