Selasa, 03 Feb 2026 00:45 WIB

Pemkot Bakal Setujui Kenaikan Tarif Angkot di Surabaya, Segini Besarannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Sep 2022 12:30 WIB
Kepala Dishub Surabaya, Tundjung Iswandaru
Kepala Dishub Surabaya, Tundjung Iswandaru

selalu.id - Menanggapi permintaan sopirr angkot, Pemerintah Kota Surabaya dalam waktu dekat ini bakal menaikan harga tarif angkot. Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengusulkan penyesuaian tarif terkait kenaikan harga BBM.

Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Ali Mustofa mengatakan, kenaikan tarif tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Ali menjelaskan, saat ini pihaknya masih menerima usulan kenaikan harga tarif angkot dari Organda sebesar Rp 6.500 ribu.

"Sekarang kami sedang menyusun kajian dibantu tenaga ahli terkait tarif angkot yang pas atau win-win solutions,"kata Ali, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Hal tersebut dilakukan, lanjut Ali, untuk tidak menambah beban masyarakat atau penumpang angkot. Tetapi, pengemudi angkot juga mendapatkan keuntungan.

"Semoga dalam waktu dekat bisa segera keluar perwalinya tentang kenaikan tarif angkot. Kami upayakan percepatan,"jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Ali mengakui, sejak tahun 2014 tarif angkot di Surabaya belum pernah ada kenaikan. Sehingga, pihaknya dalam waktu dekat akan mengabulkan permintaan kenaikan tarif tersebut.

"Kita tunggu saja, segera. Kalau tarif bus masih belum ada perubahan,"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.