Ini Tanggapan Wali Kota Surabaya Soal Mundurnya Azrul Ananda dari Persebaya
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 17 Sep 2022 14:14 WIB
selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menanggapi dengan mundurnya Azrul Ananda sebagai CEO atau Presiden Persebaya. Ia menyebut, Pemkot Surabaya tidak bisa mencampuri urusan klub sepakbola profesional
Eri Cahyadi mengatakan, Persebaya sudah menjadi Perseoran Terbatas (PT). Sehingga, Pemkot tidak bisa mencampuri klub bola tersebut seperti dulu yang masih amatir.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Kalau terkait dengan PT kami tidak bisa mencampuri, karena itu memang tidak bisa dicampuri orang lain, karena PT sudah perusahaan dan disitu sudah ada direksi dan macam-macam yang tidak bisa dicampuri. Sehingga ini menjadi permasalahan,"kata Eri, Sabtu (17/9/2022).
Eri berharap Bonek dan Persebaya bisa saling berkaloborasi dan saling memberikan semangat untuk bangkit.
"Satu sisi Persebaya ini bisa mendengarkan dari keinginan Bonek, dan Bonek bisa memberikan semangat kepada Persebaya untuk bangkit,"ujarnya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Surabaya ini membutuhkan sinergi yang kuat. Ketika jatuh, sebagai saudara kita harus menopang, mengangkat kembali menjadi kekuatan yang besar dan luar biasa,"imbuhnya.
Lebih lanjut, Eri mengaku sudah menyampaikan kepada manajemen Persebaya untuk berdiskusi bersama suporter, Jumat (16/9/2022) kemarin.
"Bonek iku apik-apik areke (baik-baik anaknya). Tapi kan ini akumulasi dari kekalahan beberapa pertandingan, ya mungkin rada kecewa. Jadinya harus bisa menengahi (Persebaya), saya yakin Bonek baik-baik," tuturnya.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Eri menambahkan, dirinya telah menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan Bupati Sidoarjo terkait insiden perusakan stadion saat pertandingan Persebaya Vs RANS Nusantara.
"Karena bagaimana pun Bonek adalah saudara saya. Aku bapake Suroboyo, aku yo bapake Bonek, Ke depannya, saya menyampaikan ke manajemen, ajaklah bicara dari hati ke hati. Karena sejatinya Bonek itu keras di depan tapi hatinya baik dan lembut,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi