Kamis, 03 Sep 2026 17:12 WIB

Ini Tanggapan Wali Kota Surabaya Soal Mundurnya Azrul Ananda dari Persebaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Sep 2022 14:14 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menanggapi dengan mundurnya Azrul Ananda sebagai CEO atau Presiden Persebaya. Ia menyebut, Pemkot Surabaya tidak bisa mencampuri urusan klub sepakbola profesional

Eri Cahyadi mengatakan, Persebaya sudah menjadi Perseoran Terbatas (PT). Sehingga, Pemkot tidak bisa mencampuri klub bola tersebut seperti dulu yang masih amatir.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Kalau terkait dengan PT kami tidak bisa mencampuri, karena itu memang tidak bisa dicampuri orang lain, karena PT sudah perusahaan dan disitu sudah ada direksi dan macam-macam yang tidak bisa dicampuri. Sehingga ini menjadi permasalahan,"kata Eri, Sabtu (17/9/2022).

Eri berharap Bonek dan Persebaya bisa saling berkaloborasi dan saling memberikan semangat untuk bangkit.

"Satu sisi Persebaya ini bisa mendengarkan dari keinginan Bonek, dan Bonek bisa memberikan semangat kepada Persebaya untuk bangkit,"ujarnya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Surabaya ini membutuhkan sinergi yang kuat. Ketika jatuh, sebagai saudara kita harus menopang, mengangkat kembali menjadi kekuatan yang besar dan luar biasa,"imbuhnya.

Lebih lanjut, Eri mengaku sudah menyampaikan kepada manajemen Persebaya untuk berdiskusi bersama suporter, Jumat (16/9/2022) kemarin.

"Bonek iku apik-apik areke (baik-baik anaknya). Tapi kan ini akumulasi dari kekalahan beberapa pertandingan, ya mungkin rada kecewa. Jadinya harus bisa menengahi (Persebaya), saya yakin Bonek baik-baik," tuturnya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Eri menambahkan, dirinya telah menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan Bupati Sidoarjo terkait insiden perusakan stadion saat pertandingan Persebaya Vs RANS Nusantara.

"Karena bagaimana pun Bonek adalah saudara saya. Aku bapake Suroboyo, aku yo bapake Bonek, Ke depannya, saya menyampaikan ke manajemen, ajaklah bicara dari hati ke hati. Karena sejatinya Bonek itu keras di depan tapi hatinya baik dan lembut,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.