Rabu, 16 Sep 2026 21:08 WIB

Terus Bertambah, 168 Pasien Covid-19 di Surabaya Dinyatakan Sembuh Hari ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Jun 2020 00:14 WIB

Surabaya (selalu.id) - Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani Covid-19 benar-benar membuahkan hasil. Tren kesembuhan pasien dari hari ke hari terus bertambah.

Terbaru, pada Kamis (24/6/2020) pukul 17.00 WIB, sebanyak 168 pasien dinyatakan sembuh setelah melewati masa karantina 14 hari dengan hasil swab negatif.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser mengatakan, total kumulatif pasien yang sembuh sudah mencapai 1.838 orang. Untuk hari ini ada 168 pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka terdiri dari pasien rawat inap rumah sakit, rawat jalan isolasi mandiri, serta tamu atau pasien dari Hotal Asrama Haji.

“Rinciannya 30 pasien dari rawat jalan isolasi mandiri dan rawat inap rumah sakit. Kemudian 138 pasien itu dari Hotal Asrama Haji. Mereka dijemput oleh keluarganya sekitar pukul 19.00 WIB,” kata Fikser di Balai Kota Surabaya, Kamis (24/6/2020).

Fikser menjelaskan, saat ini pasien Hotel Asrama Haji yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 362 orang. Awalnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menyebut, ada sekitar 500 orang yang dikarantina di Hotel Asrama Haji. Namun karena hari ini ada ratusan orang dinyatakan sembuh, maka saat ini tinggal 332 pasien yang menjalani isolasi mandiri di sana.

“Semoga mereka setelah melewati masa karantina dan tes swab hasilnya juga negatif. Biar segera kembali ke rumah,” lanjut dia.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Namun demikian, Fikser menyatakan, meskipun pasien-pasien itu telah dinyatakan sembuh dan boleh pulang, namun bukan berarti mereka bisa melupakan protokol kesehatan. Sebab, mereka harus lebih ketat menjaga kesehatannya. Mulai dari menggunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

“Mereka harus tetap diplin menjaga imun tubuhnya,” ungkap dia.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, ratusan pasien yang sembuh pada hari ini berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Pasien OTG tersebut dinilai cepat sembuh lantaran imunnya kuat. Apalagi selama karantina mereka diharuskan berolahraga, kemudian mengkonsumsi vitamin secara rutin, dan makan-makanan yang bergizi.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

“Dari situ mereka bisa cepat sembuh dan tes swabnya negatif,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini pasien Covid-19 di Surabaya semakin banyak yang sembuh. Kuncinya adalah masyarakat harus disiplin menjaga kesehatannya.

“Penting untuk mematuhi protokol kesehatan agar lekas sembuh,” pungkas dia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.